A Contract Marriage without Love

A Contract Marriage without Love
Lembaran Baru



Tut..tut. setelah tersambung Dave langsung berbicara


"Selamat pagi. Honey!". Caroline mengangkat telepon dan mengucapkan ucapan selamat pagi kepada pacar nya dan Dave yang tanpa menjawab ucapan selamat pagi dari Caroline


"Caroline!! kau ga datang dan malah mengirimku perempuan yang masih perawan maksud mu apa? Coba jelaskan". bentak Dave lewat telepon caroline yang tersenyum senyum tanpa bisa di liat Dave secara langsung


"Maaf saya karena aku lagi ga enak badan, jadi aku memberi mu hadiah yang sangat spesial dari ku. Gimana hadiah dari ku apa kamu menikmati nya semalam Dave sayang ku?". jawab Caroline yang beralasan dia sesang sakit dan tidak memberitahu bahwa wanita itu adalah sahabat nya


"Kau sungguh keterlaluan Carol! Memberi hadiah Wanita yang masih perawan untuk ku. Kita putus!! Karena kau telah membuat ku kecewa Carol". bentak Dave dan langsung nutup telepon nya


"Dave...dave tung-". Caroline membanting hape nya dan kemudian


"Ckk!! Langsung di tutup dasar tidak sopan!". marah Caroline kepada Dave karena langsung menutup telepon nya


Di rumah Ibu angkat Lizzie Mary. Lizzie langsung masuk begitu saja tanpa memberi salam kepada sang ibu dan juga nenek nya.


"Anak angkat mu yang sangat kamu sayangi sikap nya sudah tidak sopan!". bentak sang nenek kepada bu Mary


Ibu nya yang melihat nya sedikit khawatir karena Lizzie tidak pernah bersikap tidak sopan seperti itu langsung menuju ke kamar Lizzie


Tok....tok..tok


Ibu Mary mengetuk pintu kamar Lizzie


"Lizzie buka pintu nya, sayang. Kamu ada masalah apa nak ceritakan saja ke ibu. Ibu akan mendengarkan mu". pinta bu Mary sambil mengetuk pintu Lizzie tapi Lizzie tidak membukakan pintu nya dan Bu Mary pun meninggalkan kamar Lizzie


Drap...drap


Ibu nya kembali lagi ke ruang tamu dan mulai duduk di kursi kayu. Di samping ibu nya bu Mary


"Kan sudah ku bilang seharus nya kamu jangan manjain dia dan memungut dia sembarangan. Sifat nya malah semakin tidak sopan". bentak Nenek Terry kepada anak nya bu Mary


"Sudah lah bu, mungkin Lizzie sedang ada masalah di kampus nya". jawab bu Mary untuk menenangkan ibu nya agar tidak marah - marah lagi


Setelah hari Esok nya . Lizzie bangkit dari atas kasur dari keterpurukan nya dan Lizzie mulai bersemangat agar bisa melupakan malam buruk nya itu agar ibu angkat nya tidak kepikiran lagi dan membuat beban lagi. Lizzie bersiap siap untuk berangkat kuliah yang sudah memasuki ujian Akhir kelulusan


Kemudian dia bergegas memakai dress santai dan flat shoes nya. Dia mencoba menghubungi Caroline tapi tidak di angkat oleh sahabat nya itu. Mungkin Lizzie berpikir


"Aduh Carol, mungkin dia masih bermimpi di alam tidur nya kali ya.. hehehe". batin Lizzie dan mulai memasukan Hp nya kedalam Tas nya dan mulai turun dari anak tangga


Dan kemudian berpamitan dengan Ibu nya dan nenek nya


"Bu, nenek. doakan ya semoga Lizzie bisa mengerjakan soal ujian akhir dengan mudah". Lizzie meminta Ibu nya dan nenek nya agar di beri ke lancaran dalam mengerjakan soal ujian akhir kuliah


Dan setelah 11 minggu Caroline tidak ada kabar juga dan mereka pun jarang bertemu begitupun dengan Erick yang tak bisa di hubungi lagi. Lizzie khawatir dengan keadaan sahabat baik nya itu


"Carol, angkat lah. Se engga nya kasih kabar ke aku kalo kamu baik - baik saja". batin Lizzie yang menghela nafas panjang


Dan pagi pun menyambut Lizzie untuk berangkat bekerja sampingan yang biasa iya lakukan ketika pulang kuliah, tapi karena kemarin Ujian Akhir Kelulusan. Lizzie meminta Izin kepada manager Perusahaan Earth tapi dengan 1 syarat bahwa ketika Lizzie sudah selesai dengan Ujian Ia harus rela di beri Shift Full. Dan Lizzie pun menyetujui nya karena menurut Lizzie dari pada di pecat