
"Nyonya jika ada makanan yang harus di hindari, bisa katakan padaku". sahut Brian dengan wajah polos nya memberitahu Lizzie
"Kamu Takut?". tanya Dave yang sembari memberi senyuman iblis dan menengok wajah Lizzie
"Aku sebagai Istri dari pemimpin perusahaan, cepat atau lambat akan menghadapi beberapa situasi sulit seperti ini". batin Lizzie dengan wajah serius nyanya
"Aku tidak akan mengecewakan mu". jawab Lizzie menampilakan tatapan mata yang serius dan membuat Dave sedikit mempercayai nya
Dan Dave pun meninggalkan ruangan nya
"Pria ini bisa nya memerintah saja. Huft". batin Lizzie yang juga meninggalkan meja kerja nya tak kama setelah Dave pergi . Tepat setelah Lift berhenti di lantai 3 dan Lizzie mulai berjalan tiba tiba seorang menarik tangan Lizzie dengan kasar
"Lizzie!!!". suara marah sang manager Reni
"Karena kamu akujadi di marahin oleh pak direktur Dave. Sebetulnya kamu memiliki hubungan apa dengan Direktur Dave? Sampai seorang manager hebat seperti aku di marahin oleh nya". lanjut Reni yang ingin menampar pipi Lizzie.
"Aku jangan ikut kebawa emosi, demi anak yang ada di perutku". batin Lizzie yang terus menerus mengelus perut nya
"Apa kamu mengoda Direktuer Dave?". tanya Reni yang tampak kesal setelah melihat Lizzie mengelus perut nya
Brian yang melihat itu pun langsung menuju ke tempat mereka berdua
"Nyonya. Anda sudah di tunggu oleh Tuan Dave". kata Brian yang memberitahu kepada Lizzie agar segera cepat ke ruangan meeting Dave
"Sebenar nya cara apa yang kamu gunakan hingga bisa menjadi Istri dari Direktur Dave?". batin Reni yang langsung menurunkan tangan nya
"Untung saja aku tak terlambat, kalo terlambat, sudah gaji saya bisa di potong oleh Tuan Dave". batin Brian karena dia dapat datang tepat waktu sebelum Lizzie kena tamparan Reni
Drap...drap..drap
"Silahkan Nyonya". pinta Brian yang mempersilahkan Lizzie untuk masuk terlebih dahulu
"Aku sedikit gugup... karena pertama kali menerima posisi ini di perusahaan. Aku telah mengalami banyak tekanan dari rekan kerja ku". batin Lizzie yang memikirkan kejadian manager Reni yang marah kepada nya
Tiba tiba di dari dalam ruangan itu Lizzie mendengar suara perempuan sangat lembut yang sedang berbicara kepada Dave
"Dave kamu sangat hebat. Karena berhasil meningkatkan perusahaan dengan keuntungan 20%". tanya Perempuan yang berada di dalam ruangan bersama Dave
"Dave.. jangan lakukan ini! Keuntungan nya akan sangat rendah, lebih baik gabungan dengan perusahaan West". lanjut obrolan mereka di dalam
Lizzie yang mendengar suara seorang wanita di dalam ruangan tersebut
"Suara wanita... dan sangat lembut". batin Lizzie yang berusaha menengangkan diri dari rasa cemburu
"Hah? Aku kenapa?". lanjut Lizzie yang mengingat kejadian Dave ingin mencium nya
"Silahkan masuk. Ketua Tim". sahut Brian yang sedari tadi berdiri di samping nya
"Apakah percakapan itu membuat nya salah paham". batin Brian yang melihat wajah sedih Lizzie
"Ya". jawab Lizzie dengan tatapan mata serius melihat pintu itu
"Aku hanya Istri kontrak nya. Dia menikah karena demi anak ini. Siapa yang dia temui tidak ada hubungan nya dengan ku!". batin Lizzie yang mulai membuka pintu yang berada di depan nya
JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤