
LIKE 👍
FAVORIT ❤
VOTE ⭐
Di kamar terdapat satu orang wanita yang sedang sibuk memakaikan Gaun Dress untuk Nona muda.
"Nona muda, Anda sangat kurus, ini adalah ukuran terbaru dan paling kecil di musim ini, dan pinggang Anda masih agak longgar". stylist nya melihat bahwa gaun nya sangat longgar setelah Lizzie memakaikan gaun nya
"Semuanya akan baik baik saja. Saya bisa mengubahnya. Ini akan sangat cepat". lanjut stylist itu yang akan menjahit gaun nya agar tidak terlalu longgar di Lizzie
Mengeluarkan.... stylist nya mengeluarkan jarum jahit dan bersiap untuk menjadi gaun Lizzie yang longgar tetapi kemudian....
"Saya tidak membawa perlengkapan menjahit!". batin Stylist nya yang lupa tidak membawa benang karena benang nya tertinggal di tas nya
"Nona muda, tolong tahan tempat ini, saya akan mendapatkan perlengkapan menjahit". ucap Stylist segera mengambil benang nya untuk memulai menjahit dan menyuruh Lizzie untuk memegang bagian belakang Dress nya
Gemetar... tangan Lizzie sudah gemetar setelah 2 menit memehang bagian belakang gaun nya
"Tanganku agak mati rasa, apakah lengan dan kaki ku mulai tidak baik apa karena aku sedang hamil?". gumam Lizzie tangan nya dan kaki nya mulai gemetar karena berdiri walaupun tidak menunggu lama tapi karena dia sedang hamil dia sangat sering kecapean
Memegang... suara nafas berat dari belakang punggung Lizzie dan tangan pria yang memegang gaun dress Lizzie
"Dave Ricardo?". batin Lizzie tampal terkejut karena tiba tiba Dave ada di belakang nya
"Terima kasih ...". ucap Lizzie yang tidak lupa berterimakasih kepada Dave karena nya dia tak perlu repot memegang bagian belakang Dress itu yang membuat tangan nya mati rasa
"Dia ... kenapa dia masuk ke dalam ruangan ...". batin Lizzie masih bertanya tanya kenapa Dave tiba tiba masuk ke dalam ruang ganti nya
"Uhm? .. gadis yang ceroboh, dia bahkan tidak tahu bahwa rambutnya tersangkut di gaun ...". gumam Dave dalam hati nya mihat rambut panjang Lizzie yang tersangkut di dalam rangkepan gaun nya
Menyentuh rambut.... mengeluarkan
Dave menyentuh rambut Lizzie yang tersangkut di gaun nya
"Uhmm!". Lizzie terkejut karena tiba tiba Dave menyentuh rambut nya
Sangat lembut
"Dave Ricardo, apa yang ingin dia lakukan?". batin Lizzie karena Dave membuat dia sangat gugup pipi Lizzie tampak merah dan juga telinga nya ikut memerah karena saking gugup nya
"Uhm, ini baru benar dan tampak rapi. Kenapa wajahnya sangat merah? Merah seperti apel, aku ingin ....". batin Dave mendekatkan wajah nya ke arah telinga Lizzie yang tampak seperti apel di mata nya
"Pre ... presdir, aku ... aku akan melakukannya sendiri". suara Lizzie yang sangat gugup hingga Lizzie melangkah sedikit kedepan membuat gaun nya yang belum di kecilkan terlepas
!!
Terlepas ...
Ah....
Menelan .....
"Perasaan ini terlalu aneh, apa yang terjadi?". batin Lizzie jantung nya mulai berdebar terus menerus dan sangat cepat
"Sangat memalukan...". lanjut Lizzie dia mendengar detak jantung nya sendiri karena saking gugup nya
Deg.... Deg .... Deg....
"Sekarang kita tidak di perusahaan, kamu dapat memanggilku dengan nama". perintah Dave memberitahi kepada Lizzie bahwa seharus nya dia memanggil nama nya bukan memanggil dengan sebutan Presdir seperti di kantor
Malu.... gugup
"Dav ... Dave Ricardo ...". jawab Lizzie suara nya sangat gugup karena baru pertama kali dia memanggil Dave menggunakan nama panjang nya yang biasa nya dia memanggil presdir
"Panggil aku Dave ...". perintah Dave dia merasa Lizzie mengucapkan nama panjang nya terdengar sangat aneh untuk sepasang suami dan Istri dia ingin Lizzie memanggil nama depan nya
"Da ... ve ... Dave". suara gugup Lizzie mengucap nama depan
"Apa yang sedang kamu coba lakukan!". batin Lizzie karena Dave terus mendekati nya dan belum pergi dari kamar ganti nya
Drap...drap... stylist nya kembali ke kamar ganti setelah 10 menit mencari dan mengambil peralatan jahit nya
"Maaf, maaf, saya sudah lama mencari perlengkapan menjahit". suara Stylist nya membuat Dave memberhentikan langkah nya
"Ah! Presiden!". ucap Stylist itu melihat presdir dan nona muda sedang bersama di dalam satu ruangan jarak nya sangat dekat dengan nona muda
"Aku akan menunggumu di lantai bawah". Dave akhir nya pergi dari kamar ganti dan memberitahu Lizzie kalau dia akan menunggu nya di ruang tamu hingga Lizzie selesai make up
..... Lizzie tidak menjawab satu kata pun. Hingga membuat Dave heran dan berpikir
"Apakah saya membuatnya takut?". batin Dave karena reaksi Lizzie yang hanya diam dan gemetar
5 menit kemudian....
Lizzie turun dari tangga setelah selesai di make over oleh stylist nya
"Dave, maaf membuatmu menunggu, aku siap". ucap Lizzie yang turun dari tangga dengan penampilan yang sangat berbed
Menatap terus.... fokus..... terpesona
"Ternyata dia terlihat sangat cantik setelah berbusana dan berdandan". batin Dave yang menatap Istri kontrak nya yang sangat cantik tidak seperti biasa nya membuat seorang presdir Ricardo terpesona
Menatap .....
"Kenapa dia terus menatapku? Ini sangat buruk!. Siapa pun, tolong hancurkan situasi ini.". batin Lizzie rasa guugup nya datang kembali karena Dave terus menatap nya membuat perasaan Lizzie campur aduk. Dia memohon agar ada seseorang yang datang untuk menghancurkan situasi yang membuat dia sangat canggung
Sangat cepat.... pelayan Ren tiba tiba datang di tengah tengah situasi canggung mereka berdua
"Hhhm, tuan muda saatnya untuk pergi". suara pelayan Ren berhasil menghancurkan situasi canggung mereka walau menurut Dave itu sangat menganggu nya
Memberi sinyal... Tangan Dave memegang pingang nya dan memberi sinyal kepada Lizzie untuk mengandeng lengan tangan nya
"Hmm!". ucap Lizzie tampak masih binggung dan akhir nya dia pun mengerti apa yang dimaksud Dave. Tangan mungil nya sangat gugup untuk memegang lengan Dave
"Untuk pertama kalinya .... saya punya perasaan aneh untuknya". batin Lizzie yang menatap wajah Dave dari samping. Lizzie merasa perasaan yang sangat aneh dengan pria yang di samping nya itu
^^^Thank You^^^ 🥰🥰