A Contract Marriage without Love

A Contract Marriage without Love
Dia kenapa?



Di belakang mereka terlihat manager Reni yang tak terima karena dia di pecat oleh Dave


"Aku tidak terima! Aku adalah manager terbaik di perusahaan ini! Anda tidak bisa sebegitu mudah nya memecat saya!". teriak Reni yang langsung di halangi oleh Brian agar Reni tak mengejar Direktur dan Brian menatap nya dengan wajah serius


"Jika kamu tidak segera pergi dari sini! Mungkin kamu tak akan mendapatkan kompensasi". perintah Brian kepada manager Reni agar segera pergi tanpa harus ada paksaan


"Bagaimana ini bisa terjadi!". batin Reni yang duduk di lantai karena dia tak percaya bahwa dia di pecat dan juga di usir selama lamanya dari perusahaan


"Direktur benar - benar sangat marah, semoga saja aku tidak di pecat juga". batin Brian yang ketakutan karena dia sedikit lalai dalam menjalankan tugas nya sebagai tangan kanan Dave


Di tempat ruangan kantor Dave yang masih mengandeng tangan Lizzie dengan erat


"Lepas kan tanganmu!". perintah Lizzie agar Dave melepaskan genggaman tangam Lizzie


"Kenapa kamu tadi membantuku? Bukan nya kamu tidak peduli dengan ku?". tanya Lizzie yang sekarang sedang bingung dan di kepala nya hanya ada pertanyaan tentang itu


"Aku membantumu karena bayi yang sedang kamu kandung, sekarang kamu seorang ibu jika kamu emosi itu bisa mempengaruhi perkembangan bayi ". jawab Dave dengan menatap tajam Lizzie seperti elang


"Ya maaf kan aku karena membuatmu malu". jawab Lizzie yang menunduk ke bawah dan Dave tersenyum seperti iblis mulai melangkahkan kaki nya mendekati Lizzie yang masih menunduk


"Karena itu sudah membuatku malu, aku harus menghukummu!". sahut Dave yang mengangkat jari telunjuk nya ke area bibir Lizzie dan kemudian Lizzie menolak juga mendorong tubuh kekar Dave


"Ti....tidak mau!". jawab Lizzie yang mengeluarkan seluruh tenanga nya untuk mendorong Dave walaupun tidak berpengaruh apa apa dengan Dave


"Biarkan aku pergi. Aku harus cepat keluar dari sini". lanjut Lizzie yang masih berusaha mendorong Dave seketika Lizzie berhasil mendorong Dave sedikit,


Lizzie dengan cepat meraih gagang pintu ruangan mereka tetapi Lizzie kalah cepat oleh Dave sebelum Lizzie membuka pintu nya, tangan Dave sudah memblok tubuh mungil Lizzie dengan pintu yang di belakang Lizzie dan menarik kasar lengan Lizzie agar Lizzie menatap wajah Dave yang seperti iblis yang tersenyum licik


"Kamu pikir bisa pergi dariku!". bentak Dave yang menatap Lizzie penuh dengan nafsu dam juga melonggarkan dasi nya


Lizzie yang menatap Dave seperti ketakutan dan berteriak


"Jangan!!". teriak Lizzie yang tidak mungkin terdengar dari luar karena ruangan mereka yang lumayan jauh dari ruangan yang lain nya


Suara ketukkan pintu dan suara orang memanggil dirinya membuat Dave terganggu karena nya dan mengerutkan dahi juga menyipitkan mata


Tok....tok....tok


"Direktur...direktur". suara Brian yang tidak tau kalo memanggil direktur di saat situasi paling tidak pas


"Ada apa?". jawab Dave dari dalam ruangan


"Kedutaan Jerman mengirim sebuah Email,dan beliau meminta anda segera membalas nya sekarang juga". sahut Brian yang masih di balik pintu


Dave pun melepas kan Lizzie yang tadi memblok nya dengan kedua lenagn tangan kekar Dave


"Selamat". batin Lizzie yang mengela nafas lega


Dan akhir nya mereka kembali ke tempat meja masing masing. ketika Brian masuk ke ruangan Dave dan Lizzie yang tampak seperti merasakan aura canggung dan juga tatapan menyeramkan dari Dave


"Aku merasa.... sepertinya aku sudah melakukan sesuatu hal yang salah". batin Brian yang membaca situasi ruangan mereka sedikit cangung dan menunduk kepala


"Brian sangat menganggu! Aku harus segera menyingkirkan nya". batin Dave yang masih menatap dengan tatapan pembunuh


"Ah! Seperti nya aku akan di pecat". batin Brian yang bisa membaca situasi yang sedikit sulit


"Aku selamat, Brian adalah penyelamat ku. Aku harus memperlakukan nya dengan baik mulai sekarang". batin Lizzie yang melihat Brian dengan tubuh yang gemetaran menghadap Dave


"Direktur, jika tidak ada yang aku lakukan lagi. Aku akan--". jawab Brian yang belum selesai berbicara dan kemudian langsung di potong oleh Dave


"Kau harus lembur sampai pagi!". perintah Dave dengan mata yang menyeramkan


"I-i-iya". jawab Brian dengan nada terbata bata


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤