
Keesokan harinya, adalah hari pertama pelaksanaan latdis atau latihan kedisiplinan.
Pagi ini mereka di beri arahan terlebih dahulu oleh para guru dan panitia.
Seperti biasa seorang gadis menggunakan baju putih dan celana hitam serta jilbab putih ini berlari larian menuju aula.
Karena memang nadhirah sempat tertidur setelah sholat shubuh berjamaah di masjid tadi.
Dan parah nya tidak ada yang membangunkan nya atau lebih tepat nya nadhirah yang susah di banguakn.
" Aduhhh, kenapa sii ga ada yang bangunin, gimana inii, caca sama Luna udah di aula lagi " gumam nadhirah kebingungan
Sayup sayup ia bisa mendengar suara dari aula bahwa acara pembukaan telah di mulai.
Sedangkan di sisi lain.
" Ca lo ada liat rara ga, dari tadi ga muncul muncul tu anak " Tanya Luna yang belum melihat batang hidung nadhirah sedari setelah sholat shubuh berjamaah tadi.
" eh iya ya, gue juga ga ada liat rara dari tadi shubuh " Jawab tasya.
" Aduhh, jangan bilang ketiduran ni anak " Ucap Luna yang khawatir pada nadhirah.
" gimana ya apa kita cari aja? " Tanya Luna
" Gausah aah, nanti juga ada kok, kalo kita keluar lagi nanti bisa kena hukum lun " Balas tasya yang memang benar ada nya.
" Ya allah lewat mana ya " gumam nadhirah, ia bingung harus masuk dari mana agar tidak ketahuan.
Nadhirah mengendap - endap berjalan menuju aula agar tidak di ketahui oleh siapa pun.
" Eh siapa sii asal pegang pegang aja " Imbuh nadhirah yang terkejut saat ada seseorang memegang bahu nya.
Saat memutar kepala nya ke belakang, 'Astagfirullah ya allah, ketauan lagi' batin nadhirah.
Ternyata orang yang memegang bahu nya itu adalah seorang laki laki yang mengenakan nametag bertuliskan panitia.
" Eh kakk hehe " Ucap nadhirah yang bingung harus bagaimana.
" Ga bisa baca pengumuman kemaren? " Tanya senior nadhirah itu.
" Bisa kok kak " Jawab nadhirah dengan polos nya.
" Kemaren di pengumuman sudah kami peringati jam 7.00 udah ada di aula, dan sekarang sudah jam 7.30 " Imbuh lelaki itu mengintimidasi nadhirah.
" Emm, tadi saya ketiduran kak, ga ada yang bangunin, maaf kak " Balas nadhirah yang sudah pasrah.
" Terus lo mau nyalahin yang ga bangunin gitu? " Ucap lelaki itu.
Nadhirah hanya tersenyum pasrah mendengar ocehan kakak kelas nya ini.
' Oke nadhirah, sabar nadhirah, ga boleh emosi, ini baru hari pertama ' Batin nadhirah memperingati diri nya.
" Oke lo bakal gue hukum sesudah acara pembukaan, jangan coba kabur " Ucap lelaki itu sambil menatap nya tajam.
" B-baik kak " Nadhirah menjawab dengan sedikit takut dan kesal.
Pasal nya ini bukan pertama kali nya ia dimarahi oleh kakak kelas nya ini, ya dia zhafran yang kemarin memarahi nadhirah ketika ingin menyerobot antrian.
" Zhafran! " Panggil seorang lelaki yang sebaya dengan zhafran dari kejauhan.
Nadhirah menoleh ke sumber suara begitupun dengan zhafran.
Nadhirah terkejut melihat siapa yang memanggil zhafran, ternyata ia adalah akhtar yang minggu lalu menolong nayla.
' Ya allah, jodoh ga kemana ' Batin nadhirah
Akhtar berjalan mendekat ke zhafran dan nadhirah. Nadhirah yang melihat nya segera menampilkan senyum nya untuk menyapa akhtar.
" Eh ini nadhirah kan ya temen nya Luna? " Sapa akhtar.
" Heheh, iya kak " Jawab nadhirah sambil tersenyum ramah
" Ohh ternyata sekolah di sini juga, Luna sama temen kamu yang satu lagi disini juga? " Tanya akhtar pada nadhirah.
nadhirah mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan akhtar sambil tersenyum
" Kenapa ini zhaf? " Tanya akhtar, ia melihat zhafran dan adik kelas nya ini sudah sekian lama berdiri di depan aula.
' nyenyenye ' Nadhirah mengejek ucapan akhtar dalam hati.
" Yaudah kamu masuk bareng kita aja biar ga ketahuan telat oleh guru dan yang lainnya " Ajak akhtar, karena yang menghadiri acara pembukaan ini bukan hanya pihak sekolah saja.
' Bijak banget MasyaAllah ' Batin nadhirah mengagumi akhtar
" Baik kak " Balas nadhirah dengan sopan.
Mereka bertiga akhirnya masuk ke dalam aula bersama sama.
' Ya allah, malu banget ' batin nadhirah kala menahan malu saat di lihat semua orang.
Beruntung tempat duduk tasya dan Luna serta satu bangku kosong yang telah mereka siap kan untuk nadhirah tidak terlalu jauh dari pintu utama.
Nadhirah dengan cepat menuju tempat tasya dan Luna.
" Ra, lo dari mana aja gila, lama banget udah setengah jam lebih " Tanya tasya penasaran.
" Iya ra, untung gue siapin tempat duduk ini, kalo ga, gabisa duduk lo ra " Ucap Luna
" Woi, gue tadi ketiduran, gue ga tau deh memang ga ada yang bangunin ato gue yang terlalu nyenyak " Adu nadhirah pada kedua sahabat nya.
" Ya lagian lo ***** banget jadi orang " Imbuh tasya.
" Hilih, kayak lo ngga aja ca " Balas nadhirah.
" Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh - " Ucap seseorang yang berada di atas panggung.
Mereka bertiga sontak menoleh ke atas panggung.
" Eh kak akhtar ga si? " Tanya Luna.
" Iya emang kak akhtar itu " Jawab nadhirah
" hah emang iya, sempit banget dunia " Imbuh Tasya.
" -saya Hamzah Akhtar Fawwaz selaku ketua pelaksana kegiatan latihan kedisiplinan ini, saya harap adik adik dapat mendapat manfaat dari kegiatan ini- " Akhtar menyampaikan kata sambutan nya di atas panggung.
" Eh snack gue mana woii " Ucap nadhirah sambil menoleh kanan kiri mencari snack nya.
" Udah gue abisin tadi " Jawab Luna dengan tidak bersalah nya.
" Gila lo lun, laper banget? perasaan tadi udah sarapan deh " Imbuh nadhirah.
" Ya terus gue mau makan apa dong, tega lo berdua " Ucap nadhirah sembari ber akting menangis.
" Eh bahlul, jijik gue " Ucap tasya sarkas
" Apaan si, emang gue semenjijikan itu? " Balas nadhirah dengan bola mata memutar.
Sekitar 2 jam mereka diberikan arahan, kini saat nya mereka baris di lapangan.
Beruntung nya tasya dan luna mendapat kelas yang sama sedangkan nadhirah sendiri yang berbeda kelas.
Hingga mereka harus berpisah dengan nadhirah karena barisan nya ditentukan per kelas.
" Aelahh, kenapa gue beda sendiri sii " Imbuh nadhirah.
" Kasian deh loo " Ejek tasya.
" gue ga butuh di kasihanin " Balas nadhirah sambil memutarkan bola mata nya.
" Yaudah atuh ayok lun ke barisan " ajak tasya.
Mereka akhirnya masuk ke barisan masing masing. Di sini mereka di beri pelatihan baris berbaris oleh 3 orang tentara.
karena hari sudah mulai siang dan sudah mau memasuki waktu dhuhur, jadilah mereka di istirahatkan untuk makan siang dan sholat zuhur.
" Hay qaqaaa " panggil nadhirah pada tasya dan luna.
" Eh raaa, kok lo ngitem sii HHAHAHA " Ejek tasya yang memang benar adanya.
Nadhirah adalah tipe orang yang mudah menghitam ketika terkena panas berlebihan.