
Dengan argumen dari sang kekasih hati, akhirnya Ryuna mau pergi ke kantor appanya itu seperti apa maklumat dari appanya. Menggunakan mobil sederhananya itu, tas selempang yang bertengger di bahu kanannya, dan jas putih kedokterannya itu, gadis ini segera bergegas pergi menelusuri setiap kilometer jalan hingga pada akhirnya Ryuna tiba di area parkir perusahaan Kim gold. co group milik appanya itu. Segera melangkahkan kaki jenjangnya itu masuk ke dalam kantor itu.
"Nona Kim Ryuna. Annyeonghaseyo. Ada keperluan dengan Mr. Kim? " tanya sekretaris Mr. kim, bibi Han.
"Annyeonghaseyo Bibi Han. Nee, aku dipanggil appa untuk datang menemuinya. Beliau ingin mengatakan hal penting pada saya. apa Mr. kim ada? "
"Oh.. nee Nona.. Mr. kim ada didalam. Nona bisa masuk kedalam"
"Kamsahamnida (Terima kasih) " masuk ke ruangan Mr. kim
Seorang CEO dari perusahaan itu tatkala melihat kearah datangnya putri tunggal kesayangannya itu. Menatap senang dan tersenyum bahagia karena anaknya itu mau datang ke kantornya.
"Ryuna anak kesayangannya appa sudah datang!! kemarilah putriku!! appa benar-benar merindukanmu!! "
"Aku sudah datang kemari, sekarang katakan apa yang ingin appa sampaikan. aku masih harus bekerja lagi selesai jam makan siang"
"Putriku, kau kini sudah tumbuh dewasa. Sangat cantik, manis dan baik serta pintar. Ryuna.. hmm.. appa akan menjodohkanmu dengan seorang CEO dari perusahaan terbesar kedua dikorea selatan ini. "
Deg.. hatimu seketika berhenti berdetak. Tak percaya akan semua ucapan dari pria tua di hadapannya.. Perjodohan? Maksudnya menikah dengan orang yang tak dicinta?
"Apa kau bercanda appa?! Kau tau bahwa aku mencintai Kim seokjin kekasihku.. aku tidak mau di jodohkan.. " Ryuna menentang itu.
"apa maksudmu Ryuna? Bukankah kau juga tau appa tidak menyukai dokter itu yang menjadi kekasihmu saat ini?! berhentilah mencintainya karna appa telah mencarikan yang lebih baik darinya"
"Tidak... Aku tidak mau.. appa dan eomma tidak ada hak mencampuri urusan asmaraku!"
"Kenapa kau berbicara seperti itu?! tentu saja appa dan eomma ada hak karna kau anak kami"
"hehe.. anakmu?! kau bilang aku anak kalian?! sekarang kau menjodohkanku dengan iming-iming dia lebih baik dari seokjin oppa dan aku harus menuruti keinginan kalian karna kau bilang aku anakmu?! Kemana kalian selama ini?!!! Sejak kecil hingga aku dewasa, dimana kalian? aku bahkan merasa bahwa aku adalah anak yatim piatu yang amat menyedihkan di dunia"
Parrrrr...
Satu tamparan keras mendarat di pipi kanan lembut putih Ryuna. Sontak Ryuna terkejut hampir tak percaya bahwa ia ditampar untuk pertama kalinya dan itu dengan orang yang disebut-sebut sebagai ayahnya itu. Sakit dan bekas yang tertinggal dipipi kanan sang gadis pujaan hati seokjin itu. Ingin menangis, tapi gadis ini dengan tegas melarang airmatanya jatuh ke pipi meski setetes saja. Dengan mata yang telah memerah dan hidung yang memerah menahan tangis, gadis ini menghadap wajah appanya itu dan menatap ayahnya.. bukan tatapan takut tapi tatapan kebencian yang amat besar. Mengeraskan rahangnya dan memegang pipi kanannya, gadis itu mencoba untuk terlihat seakan-akan tidak terjadi apa-apa.
"Apa gunanya appa membunuh anak appa sendiri?! "
"Lalu apa gunanya kalian bekerja keras jika kalian yang cuma memiliki satu anak, kalian terlantarkan terabaikan?! Apa kalian tau, aku selalu cemburu dengan laptop yang selalu kalian temani! aku selalu iri dengan makanan dan minuman yang kalian butuhkan setiap harinya! Jika kalian memang tidak mengharapkan kehadiranku, seharusnya sejak awal sebelum aku lahir, gugurkan saja aku! itu lebih baik daripada yang sekarang! hikkss.. hidup tanpa kasih sayang dan perhatian sedikitpun dari orang tua, itu membuatku hampir gila menahan penderitaan! Selalu iri melihat teman-teman semasa sekolahku yang selalu di antar jemput oleh orang tua mereka.. bermain bersama di taman belakang sekolah dan berada di pelukan hangat orang tua. apa itu begitu sulit untuk kalian kerjakan?! .hikkss.. aku hanya ingin perhatian kalian tapi apa yang aku dapatkan?! dan kini dengan seenaknya kalian memintaku untuk menerima perjodohan paksa ini"
"Putriku.. appa mohon maafkan appa dan eomma.. ka.. kami me..memang sangat sibuk. tapi itu semua demi kamu demi kemewahan hidupmu" terbata-bata.
"Aku lebih baik hidup di keluarga sederhana yang tidak memiliki harta yang berlimpah asalkan aku mendapatkan kasih sayang, cinta dan perhatian lebih untukku! harta yang berlimpah ini tidak berguna bagiku!! "
"Mianhae Ryuna.. tapi ini demi kebaikanmu kedepannya"
"Jika aku memang menginginkan semua harta kalian, aku bisa saja berhura-hura dengan temanku, travelling ke seluruh dunia, dan tidak perlu bekerja.. tapi apa kenyataannya?! aku memilih bekerja menjadi dokter magang di rumah sakit kekasihku bukan di rumah sakit eomma"
Menangis.. ya hanya itu yang bisa gadis manis ini lakukan. Meluapkan segala hal yang menyesakkan di dadanya sejak ia masih kecil. Bukan ia tidak bisa mengatakannya sejak kecil, tapi tak ada waktu untuk ia bertatap wajah dengan orang tuanya. Pergi pagi hari saat Ryuna masih terlelap dan pulang ketika Ryuna sudah berselancar indah di mimpinya. Hari-hari Ryuna kecil hanya di temani oleh bibi Choi pembantu di rumah istana Keluarga Kim itu. Miris.. tentu saja. Siapa yang ingin berada di posisi seperti ini? hanya mereka yang tidak memperdulikan perhatian saja yang ingin berada diposisi Ryuna yang malang ini.
"Aku ulangi sekali lagi. hikkss.. aku tidak akan mau menikah dengan pria pilihan appa ataupun eomma. "
"Bersikeraslah terus dan tolaklah perjodohan ini jika kau mau aku merusak hubunganmu dengan dokter seokjin itu"
Sebuah kalimat yang diucapkan oleh appa Ryuna berhasil membuat Ryuna habis-habisan memikirkan apa yang dimaksud Mr. kim itu.
"Apa maksud appa? "
"Kau ingin membangkang hanya demi Seokjin. jadi lebih baik seokjin yang aku singkirkan agar kau tidak menjadi anak pembangkang"
"Appa kumohon jangan lukai dia.. Jika kau berani menyakiti Seokjin oppa, akan kupastikan kalian akan menemukan mayat ku sesegera mungkin"
"Kalau begitu terima saja perjodohan ini!! apa susahnya!? kau akan hidup bahagia Ryuna! "
"Aku tidak menyangka.. appa akan mengancamku?! membuat seokjin oppa jadi korban bila aku menolak?! " lirih gadis itu terdengar sangat hancur saat itu juga.
Tak ada pilihan yang terbaik untuknya dan kekasihnya itu. Memilih menerima perjodohan paksa itu agar seokjin aman-aman saja atau menolak semua itu karna ia mencintai seokjin. Entahlah.. intinya Ryuna tengah di ombang-ambing kebingungan yang membuatnya dilema.
📌Hai i'm Jeon Min Jee
do you Like this novel? come on.. follow this novel.. ❤S️❤A️❤️R❤️A❤️N❤️G❤️H❤️A❤️E❤️📌