You'Re My Mine, Andrea

You'Re My Mine, Andrea
Part 2



Tepat seminggu ujian kenaikan kelas telah usai. Hari ini adalah hari terakhir ujian yang hanya diisi oleh 1 mata pelajaran yaitu Sejarah. Baik anak jurusan IPA maupun IPS sama-sama mengerjakan soal ujian Sejarah. Namun jangan harap soal mereka sama, yang pasti soal mereka berbeda karena porsi pelajaran yang mereka dapatkan pun berbeda. Beruntungnya Andrea memiliki kekasih yang berada di jurusan IPS, dia pun meminta bantuan pada sang kekasih. Bukan Andrea memanfaatkan kekasihnya, hanya saja Andrea sangat lemah untuk mata pelajaran menghafal.


"Ssst....sayang gimana bisa ngerjain soalnya?sini kertas ujian kamu. panggil Exel pada Andrea yang mengetahui sang kekasih lemah pada pelajaran menghafal."


"Belum, masih kurang setengah lagi. kamu udah selesai?"


"Udah, sini kertas kamu, aku bantuin kerjain."


Beneran Exel?makasih ya sayang" sahut Andrea penuh syukur dengan menampilkan senyum manisnya, yang membuat Exel gemas melihat pacarnya sendiri.


Untung saja bangku Exel yang berada di depan bangkunya, memudahkan dia mengoper kertas ujiannya tanpa ketahuan guru penggawas.


Begitulah Exel, saking sayangnya dia pada Andrea sampai rela bantuin, sebut ajalah dia bucinnya Andrea.


Setelah berkutat dengan ujian pelajaran Sejarah, usai sudah semua ujian semester ini. Dan untuk besok hari Sabtu masih mewajibkan semua siswanya untuk masuk, hanya untuk kerja bakti sebelum liburan semester selama 2 minggu dilaksanakan.


Karena ujian hari ini hanya 1 mata pelajaran, jadi setelah ujian selesai, semua boleh pulang.


"Dre, jalan-jalan kuy, refreshing habis ujian", ajak Dira.


"Sorry Dir, sorry Ra, gue ga bisa, udah janji mau jalan sama Exel, mumpung pulang awal. Jadi ada alasan buat berduaan."


"yahh ga seru lu Dre."


"Sorry sorry, besok deh gue janji kita jalan-jalannya habis pulang sekolah, ya ya ya." pinta Andrea dengan perasaan bersalah dan muka memelasnya.


"Kuy lah, janji ya besok kita jalan-jalan. Kan bentar lagi kita liburan, pasti pada susah ketemunya."


"Iya iya, makasih sayang-sayangku." kata Andrea sambil memeluk sahabat-sahabatnya.


"iih lebay deh lu, ga jijik apa diliatin orang-orang noh. Dah sana pergi lu, tuh udah di tungguin pangeran lu di pintu." sambil dorong Andrea keluar pintu


"Gitu amat lu Ra ma gue," sahut Andrea dari depan pintu dengan muka pura-pura sebalnya.


"Bodo amat", sahut Rara dan Dira bersamaan saat melihat kelakuan drama Andrea.


Didalam mobil Exel.


"Kita mau kemana dulu sayang?"


"Langsung ke mall aja deh, sekalian cari makan disana aja." sahut Exel sambil mengacak rambut Andrea.


"Ish sayang, rambut aku kan jadi berantakan nih."


"Udah gapapa, kamu tetep cantik kok."


"huuu gombalan kamu receh banget sih."


"Tapi kamu baper kan?" Andrea pun tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya memandang jendela mobil, untuk mengalihkan wajahnya yang sekarang merona.


"Ngapain hadap sana?malu ya ketahuan merona."


"Ish udah deh sayang, aku malu tauk." jawab Andrea sambil memeluk lengan Exel dari samping dan di balas Exel dengan mencium pundak kepala Andrea.


"Sayang, kamu jadi liburan ini ke Jogja?" tanya Exel yang di jawab Andrea dengan anggukan.


"Yahh bakalan kangen dunk, ga ketemu kamu 2 minggu?"


"Mau gimana lagi sayang, ayah bunda ngajakin liburan ke jogja ke rumah nenek, katanya ada acara keluarga. Aku juga bakalan kangen banget sama kamu sayang." Balas Andrea dan dibalas pelukan oleh Exel.


"Kamu jangan nakal ya selama di Jogja, jangan genit kalau ada cowok."


"Heee bukannya aku yang harusnya bilang gitu ke kamu, kamu tuh yang jangan suka tebar pesona sama cewek-cewek."


"Mana pernah aku tebar pesona, aku tuh cuman tebar pesona sama kamu aja sayang, biar kamu makin sayang sama aku."


"Tuh kan gombal lagi, gimana coba aku ga khawatir ninggalin kamu di jakarta."


"Apasih, aku tuh cuman gombal ke kamu aja, ga ke lain kok, sumpah deh."


"Awas aja klo suka tebar-tebar ke cewek lain."


"Berapa hari kamu di jogja?"


"Gak tau, mungkin seminggu atau lebih, soalnya kami


berangkatnya hari rabu nunggu kerjaan ayah selesai. Kenapa?"jawab Andrea sambil menatap sayang ke pacarnya.


"Gak apa-apa semakin kamu cepet balik jakarta kan, semakin cepet kita ketemunya. Hmmm..berarti kita masih ada hari sabtu, minggu, senin buat ketemu sayang sebelum kamu berangkat."


"Yahhh kalau besok ga bisa, aku udah janji hangout sama Rara dan Dira."


"Ya udah deh, kita ketemunya hari Minggu aja, seharian kita jalan-jalan bareng."


"Siap bosku," jawab Andrea dengan gaya hormat yang dibalas Exel dengan mengelus puncak kepala Andrea.


Hingga makanan mereka datang, obrolan-obrolan ringan dan canda tawa mereka mengiringi makan siang kali ini. Setelah makan siang, dilanjut dengan jalan-jalan dan nonton bioskop.


Tak terasa waktu sudah menuju malam, saatnya untuk mereka pulang.


"Sayang, kamu pulangnya aku anter aja ya."


"Ga usah sayang, aku naik taxi online aja."


"aku ga tega kalau kamu naik taxi online."


"Udah gak apa-apa, dari pada kamu anterin nanti malah di tanyain macem-macem sama bunda."


"Ya udah deh, aku tungguin kamu sampai taxi online nya dateng." yang hanya di jawab anggukan saja oleh Andrea.


Beberapa menit kemudian, taxi online yang dipesan Andrea datang, dan Andrea langsung masuk kedalam.


"Hati-hati dijalan ya sayang, selamat ketemu besok. Love you." ujar Exel sambil mencium puncak kepala Andrea yang menyembul dari kaca mobil taxi online


"Love you too sayang, kamu juga hati-hati nyetir mobilnya." balas Andrea dengan melambaikan tangan setelah mobil mulai berjalan.