Xi Who Became A Fight For Spirit Animals

Xi Who Became A Fight For Spirit Animals
Chapter 9



setelah ku berlari aku pun sampai di rumah aku pun melihat ada anjing putih aku pun memeluknya, aku bilang "Aku sangat takut hari ini." lalu Aku melepaskannya dan pergi ke kamar untuk tidur.


setelah aku bangun aku melihat ternyata hewan-hewan tadi sedang tidur lalu aku pergi ke kolam untuk mandi. saat aku berendam aku mencoba untuk menenangkan diriku sendiri, di sisi lain.



hewan-hewan tadi mengikuti aku ke kolam mandi juga, dan mereka ke kolam pria juga lalu mereka berubah menjadi manusia. lalu mereka berendam dan mendengarkan keluhan Xi tadi.


lalu disisi lain Xi. Xi sedang bermain air dan berkata "Hah... lupakan Xi jangan diingatkan lagi." lalu aku pun bernyanyi lagu Cina kuno tapi sedih.


aku tanpa sadar menikmati lagu tersebut dan membuat aku pun tertidur. Dan hampir saja aku tenggelam lalu tiba-tiba ada tangan yang menarik aku tapi aku tidak tahu siapa yang menarik aku.


pandanganku mulai kabur dan pingsan. lalu keesokan harinya aku pun terbangun dan masih mengenakan baju mandi Hanfu. lalu aku pun mencoba mengingatnya, lalu aku ingat apa yang terjadi di semalam "tapi aku melihat seorang pria berambut putih panjang."


aku pun turun dan berganti baju. lalu aku keluar dan menitipkan pesan kepada hewan-hewanku "bahwa aku akan keluar untuk mencari karyawan untuk tokoku."


lalu hewan-hewan tadi mengganguk. lalu aku pun keluar dari Mansion ku. aku berjalan-jalan dipasar, barang kali ada orang yang mau jadi karyawan ku, dalam benak Xi.



aku pun berjalan-jalan dan aku melihat ada seorang pemuda asing yang tampak kebingungan. lalu aku pun menghampirinya, aku pun bertanya kepadanya "permisi Tuan, tadi aku melihat tuhan tanpa gelisah emangnya ada apa ya Tuan"?


lalu aku pun menjawab langsung sambil memegang tangannya "Tuan kamu bisa bekerja di tokoku, tapi kamu jadi tabib dan menjaga tokoku bagaimana!!!) sambil mata berbinar.


lalu Tuan tadi menjawab "emangnya tidak apa-apa, tapi kalau jadi tabib itu memang sudah keahlianku tapi nona memangnya aku tidak apa-apa."


lalu Xi menjawab "tidak apa-apa, kalau begitu ikut aku ke tokoku, untuk menunjukkan di mana letak tokoku dan di mana letak obat-obatanku."


lalu aku tanpa sadar memegang tangannya. lalu Tuan berkata "Anu... nona, bisakah kamu melepaskan tanganku bukankah tidak boleh wanita dan pria memegang tangan." (sambil menahan malu (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)).


lalu aku menjawab "Hah.., apa yang kamu maksud (sambil melihat tanganku (⁠@⁠_⁠@⁠)) lalu aku pun terkejut dan langsung melepaskan tanganku.


aku pun langsung meminta maaf dan aku bilang "nama kamu siapa"? lalu dia menjawab "nama aku Xue Ye kalau kamu."?


lalu aku pun menjawab "perkenalkan nama aku Xi Shan." lalu aku bilang "Ayo kita berangkat ke tokoku." lalu aku pun bertanya lagi "Anu... Tuan aku lupa menanyakan nama panggilan Tuan apa ya."?


lalu Tuan tersebut menjawab "kamu bisa panggil aku Xue yang artinya Salju." lalu aku pun menjawab "baik Tuan Xue, lalu kenapa kamu bisa ke sini pasti buka mencari pekerjaan pasti ada yang kamu cari di sini, Hmm... "?


lalu Xue menjawab "kamu memang benar Xi, aku ke sini ada tujuannya tersendiri, tapi maaf nona Xi. ini adalah masalah pribadi saya."


lalu aku pun menjawab "Oh... tidak apa-apa Xue, itu adalah masalahmu tersendiri."