Xi Who Became A Fight For Spirit Animals

Xi Who Became A Fight For Spirit Animals
Chapter 1



...Perkenalkan namaku Xi Shan, aku tinggal di Distrik Shao Feng. aku membuka usaha pengobatan di Desa Yin. dan aku bekerja sebagai Tabib. suatu saat aku mau mencatat resep-resep obat. tetapi ada 1 item yang kehabisan stok. lalu aku bingung. Bagaimana nih item ini sangat susah ditemukan....


lalu aku menghampiri jendela dan berkata "Bagaimana nih stok itu sangat susah ditemukan dan ditambah lagi sekarang musim salju." aku membutuhkan waktu 2-3 Minggu sebab sekarang musim salju.


lalu aku merenung dan aku berkata "tidak apa-apa. aku juga seorang tabib dan tugasku adalah mengobati orang-orang yang sakit, kasihan orang-orang nanti." setelah aku berpikir aku langsung mempersiapkan diri.


setelah aku berkemas lalu aku lupa, tidak membawa peralatan pengobatanku. aku membawanya setiap kali aku mau pergi aku selalu merasa diperjalanan pasti ada orang terluka atau tidak aku yang terluka saat perjalanan. makanya aku membawanya untuk berjaga-jaga.


setelah aku bersiap-siap aku langsung berangkat tetapi aku mau menitip pesan ke tetangga ku yang ada dibawah pegunungan. karena aku tinggal ditengah hutan dan toko ku di bawah pegunungan. aku bilang ke tetangga ku "Bibi aku mau menitip pesan bahwa aku akan pergi mencari bahan obat, paling aku pulang sekitar 2-3 Minggu. Bibi tolong jaga toko ku ya." lalu Bibi bilang" Baik Xi, bibi akan jaga toko kamu." lalu aku berkata " terima kasih Bibi."


lalu aku terkejut disana ada 4 hewan buas, yaitu ada Serigala Salju, Rubah putih, Ular putih, dan ada seekor Anjing putih. tapi semuanya masih kecil. tapi aku takut hingga aku bergetar. Aku mau keluar tapi ada badai sedangkan di rumah ada hewan buas aku bingung pilih yang mana lalu aku sudah memutuskannya untuk keluar.


Tiba-tiba ada rintihan Anjing. lalu Aku menoleh, aku terkejut ternyata 4 hewan tadi terluka parah. lalu aku mengobati anjing terlebih dahulu setelah mengobati, lalu aku menoleh bagaimana nih 3 hewan buas ini. Aku sangat takut dan bimbang, tapi jika aku tidak mengobatinya, mereka akan terluka lebih parah. akhirnya aku memutuskan untuk merawat mereka. Aku berjalan ke mereka sambil grogi. lalu aku bilang "Hey!! kalian mau ku obati luka kalian, hewan-hewan tersebut menatapku dengan tajam dan waspada. lalu aku bilang kalian tenang saja aku tidak akan membunuh kalian.


aku hanya kasihan sambil takut dan malu. lalu mereka mau mendekati aku dan memberi ekor mereka ketanganku, lalu aku mengobati mereka 1 persatu, akhirnya selesai sambil mengusap keningku. lalu aku bersandar ke dinding, lalu mereka menghampiri aku dan tidur di pangkuanku. lalu aku juga tertidur, setelah keesokan harinya aku mau berangkat lagi, tiba-tiba mereka menghentikan aku, sambil Aku bergerak mereka mengikutinya.


lalu aku marah dan aku bilang kalian pergilah jangan hentikan aku. tapi mereka diam saja dan tatapan mereka sangat tajam. lalu aku bilang "kalian mau ikut aku atau melarang pergi karena nanti bahaya karena sekarang musim salju." lalu mereka mengangguk, gini saja yah kalian ikut aku saja kalau ada apa-apa beri aku peringatan, Bagaimana!! lalu mereka setuju.