
Setelah bersiap aku pun turun dan Shi mengeluarkan portal, kami pun masuk dan kami pun tiba di Istana.
Di Istana banyak sekali orang, tiba-tiba aku mendengar suara orang yang berbisik dan mereka mengatakan "Wah!!! Lihat itu, itu mereka Pangeran-pangeran dari Negeri Salju, mereka sangat Tampan sekali."
Aku yang mendengar hal tersebut menatap pada mereka, dan dalam benak aku berkata " memang benar mereka sangat Tampan ಠ‿ಠ."
Lalu aku mendengar lagi, dan mereka bilang " Hey! Apakah kalian tahu gadis yang ada di samping Pangeran tersebut"?
Lalu ada yang menjawab " itu adalah istri mereka."
Lalu aku yang mendengar hal tersebut, aku pun tidak sengaja mendengar.
lalu Chi tiba-tiba bicara ditelinga ku dan berkata "kamu jangan khawatir Xi, apa yang mereka katakan adalah rumor, untuk mengelabuhi si Kaisar itu."
Aku yang mendengar hal tersebut aku langsung tidak sengaja terpleset dan langsung dipegang tanganku oleh Shi dan Feng dan sembari berkata "hati-hati Xi."
Lalu Feng bilang "kamu harus hati-hati, karena nanti anak kami terluka Xi."
Aku yang mendengar hal tersebut, aku langsung bilang "apa yang kamu katakan (sambil malu)."
Lalu aku pun pergi berjalan cepat, dan Ji bilang "Xi !!! jangan jalan nya cepat."
Setelah aku sampai di pintu, yang lain baru saja menyusul aku, dan Shi berkata "Xi aku minta tolong kamu jaga sikap, karena Putri ini sangat mendominasi."
Lalu aku menjawab "aku tahu rencana kalian, kalau begitu mari kita masuk."
Lalu kami pun masuk, dan kami pun berjalan dan menghadap kaisar untuk memberi salam.
Lalu Kaisar itu bilang "ini apakah istri kalian, dia sangat cantik."
Lalu Feng bilang "iya benar dia adalah istri kami, kalau begitu kami undur diri untuk duduk."
Lalu Kaisar mengizinkan nya.
Lalu Putri Raja telah datang dan duduk disamping Kaisar, Lalu semua para tamu menyerahkan hadiah dan kami pun juga, tiba-tiba saat giliran kami memberi hadiah.
Putri itu menolak karena tidak ingin hadiahnya, lalu Kaisar bertanya "kamu ingin apa Putriku"?
Lalu Putri itu ingin memiliki semua Pangeran Salju."
Lalu Putri itu menjawab "aku tidak peduli, yang kuingink hanya mereka, kalau Ayah tidak mau mengizinkan nya, aku akan kabur dari Istana ini!!!"
kaisar yang ingin Putrinya untuk berada di Istana, tapi malah menginginkan suami orang dan Kaisar pun bingung pilih yang mana, antara Putri terkasih atau menolak nya.
Lalu Xi menjawab "apa maksud Putri tadi ingin suami orang, dasar Putri tidak tahu diri!!!"
Semua para tamu dan Kaisar yang mendengar kan perkataan Xi tersebut sangat terkejut dan Putri itu tidak terima atas hinaan Xi.
Dan dia langsung memberi tantangan untuk Xi, dan siapa yang lebih pantas bagi mereka.
Dan Xi pun menerima nya, lalu pertandingan pun dimulai, pertandingan nya adalah Melukis, Menari, Menulis Puisi, Menyulam dll dalam bidang wanita.
Tapi semuanya mendapatkan poin yang seimbang, lalu Putri itu menatang untuk adu kekuatan Spiritual, semua orang pun terkejut atas mendengarkan perkataan Tuan Putri itu.
Lalu Xi pun termenung.
Lalu Mei bilang "jangan Xi, nanti kamu terluka."
Lalu Xi pun menoleh ke mereka.
Dan Xi menjawab "kalian jangan menghalangi ku dan beraninya dia merebut orang ku."
Lalu Kaisar pun memberi perintah untuk Putrinya, untuk tidak boleh mengambil tindakan itu.
Tetapi Putri itu membantah perintah kaisar dan malah mengejek Xi, bahwa Xi tidak mempunyai kekuatan spiritual.
Lalu disisi lain Xi memenjamkan matanya dan saat Xi membuka mata, semua para tamu tiba-tiba merasakan Spritual yang sangat kuat dan Baju Xi pun berubah menjadi pakaian seorang Dewi.
dan setelah Aura itu menurun, tiba-tiba Kaisar dan Putri itu pun terkejut, karena Xi telah berubah menjadi Dewi dan dibelakang nya ada hewan Phoenix, Rubah ekor sembilan, dan Naga.
Lalu Xi menyerang Putri itu dengan Naga, seketika Putri itu terluka parah.
Setelah Xi mengalah kan nya, Xi pun memasukan hewan tersebut kedalam dirinya.
Lalu Xi mendekati nya dan Xi pun membisikkan ke Putri dan berkata "Kamu!!! Jangan coba-coba memprovokasi dengan ku dan jangan merebut orangku, kalau tidak akan kuhancurkan dirimu dan kekaisaran ini (tatapan dingin)."
Lalu Xi pun mengeluarkan portal dan dia dan lainnya pun masuk dan kembali, semua orang yang ada disana tiba-tiba hening.