Xi Who Became A Fight For Spirit Animals

Xi Who Became A Fight For Spirit Animals
Chapter 20



Setelah mengikuti Xi, Xi pun berhenti dan mulai membangun kemah.


Lalu Chi bertanya "kita akan tidur di Padang rumput, memangnya tidak kedinginan.


Lalu Xi menjawab "tidak dingin, sini bantu aku untuk bangun kemah."


Setelah membangun kemah, kita pun mulai makan-makanan dari Festival tadi, setelah makan kami pun berbaring sambil menatap langit.


Lalu Xi bertanya "Anuu... Wujud kalian sebenar nya apa"?


Lalu Shi menjawab "wujud kami adalah Hewan/manusia Spritual, tetapi jika kami berubah wujud, baju kami akan berubah."


Lalu Mei menjawab "dan wujud kami adalah:


•Shi\= Rubah Putih


•Ji \= Anjing Putih


•Chi\= Serigala Salju


•Mei\= Ular Putih


Lalu Xi pun termenung dan berpikir "bagaimana mereka bisa mengikuti Xi yang seorang dari dunia Modern"? Dan tanpa sadar Xi mengucapkan


Lalu Xi bilang"lalu bagaiman dengan kalian bisa"?


Lalu Shi menjawab "apanya bagaimana"?


Lalu Xi pun terkejut dan bilang "itu tentang bagaimana kalian bisa ikut aku kedunia ku."


Seketika suasana menjadi hening...


Lalu Shi menjawab "kami tidak tahu, bagaimana kami bisa ikut kamu Xi. (sambil memandang Xi)"


Lalu Xi bertanya "lalu bagaimana kalian bisa ingat atau tahu bahwa yang selalu menjaga kalian itu adalah aku."


Lalu Chi menjawab "emm... Awalnya kami tidak ingat kalau kami sudah berada ditempat lain, tetapi saat engkau menceritakan kami tentang bahwa kamu memiliki tanda 3 saat itulah ingatan kami muncul satu-persatu."


Dan Mei bilang "dan saat itulah kami berkeliling 1 kota untuk mencari informasi dari kota ini tapi tiba-tiba ada hujan, kami memutuskan untuk menginap.


Dan saat Chi sedang melihat jendela dan dia mengajak kami untuk melihat di jendela dan saat itulah kami melihat Xi yang sedang ada dipelukan si brengsek ini (sambil menunjuk Xue), tetapi Shi melarang kami untuk tidak mengambil tindakan, meskipun begitu kami pun merasa kesal "


Lalu Xue menjawab "eehh... Itukan Xi yang sedang ketakutan dan hampir jatuh dari kursi dan aku menangkap nya, tapi kenapa kalian memanggil ku Brengsek."


Lalu Chi pun menjawab "tetap saja, kalau kamu memeluk Xi. (sambil mengangkat kerah baju Xue)"


Lalu Ji dan Mei melerai mereka dan Ji bilang "sudah-sudah jangan bertengkar, apakah kalian tidak melihat Xi."


Lalu mereka pun melihat Xi dan berhenti bertengkar.


Lalu Xi bertanya "itu... Sebenarnya, apakah benar bahwa kalian itu pangeran dari Negeri Salju"?


Lalu Mei menjawab "itu semua adalah benar bahwa kami adalah Pangeran Salju terkecuali Xue dan Feng."


Lalu Xi menjawab "emm... Kalau tentang Feng aku tahu kalau dia adalah RAJA IBLIS, tapi kalau Xue aku tidak tahu."


Lalu Ji menjawab "emm.. Kalau Xue, tidak salah kalau dia adalah DEWA PENGOBATAN."


Lalu Xi terkejut "Apa!!! Kamu adalah DEWA."


Lalu Xue menjawab "iya Xi"


Lalu Xi bilang "ada apa dengan ku, apakah ini keberuntungan dari langit kah, Mei, Ji, Shi, Chi adalah Pangeran Salju, dan Feng adalah Raja Iblis ditambah lagi Xue adalah Dewa Pengobatan, dan aku hanyalah Tabib Biasa.


huhuhu.... Nasibku sangat menyedihkan (sambil memegang pohon yang disamping kemah)."


Lalu Feng bilang "tidak Xi nasib kamu sangat beruntung."


Lalu Xi menoleh kearah Feng dan bilang "beruntung dari mana Feng"?


Lalu Xue menjawab "itu... Kamu adalah."


Lalu Mei menepuk pundak Xue dan bilang "beritahu kan saja Xue, biarkan Xi mengetahui nya."