
Ekh?! Xi pun terkejut dan akhirnya diam, dan Lai pun keluar dari Ruang makan ke kamar, setelah sampai dikamar mereka pun diletakkan di kasur dan bilang "kita tidur bersama, tapi ini untuk keamanan kita." ucap Lai
Oh.. jadi begitu, tapi tidak apa-apa jika aku tidur dipojok kan dan ditengah itu Lui, bagaimana... tanya Xi
terserah kamu saja Xi, jawab Lai
dan mereka pun pergi untuk tidur. tring...tring.. suara mainan lonceng yang ada didekat jendela Karna tertiup angin malam yang masuk melewati jendela kecil/fentilasi.
hish... Xi yang memegang tubuhnya Karna sebagian tubuh nya tidak tertutup selimut dan Xi pun langsung dipeluk oleh Lui.
kakak Xi jangan jauh-jauh nanti kedinginan, ucap Lui
akhirnya Xi pun mendekati Lui dan dipeluk oleh Lai dan Lui, Xi pun awal nya kaget... pun akhirnya membiarkan saja.
pada di tengah malam hari...
umm... ini.. apa yang keras dan lembut ini, ucap Xi
Xi pun menyipitkan matanya dan terkejut "ini bagaimana bisa" dalam benak Xi dan Xi pun melihat kebelakang ternyata ada Lui.
ini... bagaimana bisa tertukar posisinya, batin Xi. tanpa pikir panjang Xi pun menarik tangan nya yang tadi memegang dadanya Lai.
hmm... ternyata begini ya.. ulah dari Xi, ucap Lai
Akh?! Xi pun melepas tangannya dan duduk dan turun dari kasur, tapi hendak mau pergi tangan Xi ditarik oleh Lai dan membuat Xi dipeluk oleh Lai.
Ah?! lepaskan aku Lai... jawab Xi. tiba-tiba mulut Xi ditutup dengan tangan Lai
hush... Xi diamlah, ucap Lai
umm... suara rintihan Lui, seketika Xi dan Lai pun berbalik tubuh dan Xi pun memeluk Lui dan menutup mulutnya dan Lai pun memeluk Xi kearah pojokan dan duduk dipojokkan sambil memeluk Xi.
Xi pun menenangkan Lui yang hendak menangis dan Xi pun menidurkan Lui, setelah beberapa menit.
Xi.. apakah kamu tidur tanya Lai
Umm... iya, aku mau tidur.. hoam.. jawab Xi dan Xi pun langsung tidur.
Lai pun hanya menghela napas dan membaringkan Xi dan Lui dan memeluk Lui dan berpikir "aku tidak akan membiarkan kamu melarikan diri Xi" ucap Lai
pada pagi hari nya...
umm... apakah ini sudah pagi, sambil menggosok matanya. Xi pun duduk dan melihat kalau Lui dan Lai sudah tidak ada.
Xi pun langsung terkejut dan turun dari kasur dan keluar dari kamar dan turun tangga dan melihat bahwa Lui dan Lai sedang duduk diruang tunggu.
Xi pun menghampiri nya dan bilang "apakah kalian sudah berkemas-kemas dan sarapan pagi, tanya Xi
kami sudah berkemas-kemas dan kamu sedang menunggu mu untuk sarapan bersama, kamu bersih-bersih dulu Xi, jawab Lai
baiklah kalau begitu, jawab Xi dan pergi
setelah beberapa menit Xi datang dan duduk dimeja makan mereka pun makan bersama, setelah makan Xi pun memberitahukan ke Lai dan Lui "baiklah ayo pergi ketempat pengusingan untuk mengobati orang yang terluka"
dan Lai pun mengusulkan untuk pergi bersama dan Xi pun mengizinkan nya, lalu mereka pun pergi dan menuju ke kamp. pengusingan.
setelah sampai xi pun meminta izin ke penjaga kamp dan memberikan surat tabib dan Xi pun diizin kan masuk, dan disana Xi merawat atau menyembuhkan selama 3 hari, setelah 3 hari.