Who I Am

Who I Am
Part 6



Malamnya,


"Appa ! Jiyu tegaskan ! Jiyu tidak gila !" Ucap Jiyu lantang kepada Appanya yang ingin membawa Jiyu kembali ke rumah sakit. Hello ! Jelas Jiyu masih ingin berkumpul dengan sahabatnya dan ia masih ingin ikut study tour itu.


"Sayang ! Tolong Mengertilah ini anakmu, aku mohon ! Dia harus menikmati masa mudanya" Ucap eomma Jiyu kepada suaminya dengan kesan memohon.


"Appa! Jiyu mohon" Ucap Jiyu memohon kepada appanya.


Appanya yang merasa kasihan kepada anak perempuan tunggalnya itu akhirnya berkata,


"Duduklah Appa ingin bicara padamu" Jiyu menuruti, akhirnya ia duduk di depan appanya bersama dengan eommanya.


"Apa yang terjadi antara kau dengan Umbrella, Wali kelasmu menelfon eomma bahwa kepalamu tadi terluka? Apa kau melakukan hal yang tidak tidak lagi?" Tanya Appanya,


"Aku tidak melakukan apa-apa, Sungguh! Dia berusaha menindasku karena pria yang ia sukai mendekatiku."


Lalu Jiyu menyetel rekaman suara Umbrella selama ia menindas Jiyu.


"Appa dengar? Dia menindasku!"


Appanya terkejut akan kata-kata Umbrella yang berasal dari rekaman hp Jiyu.


"Appa! Aku tidak ingin Appa memperbesar masalah ini, apalagi menyangkut pautkan bisnis Appa, Umbrella masih temanku Appa." Ucap Jiyu meyakinkan Appanya guna untuk mencegah agar appanya tidak melibatkan bisnis papa Ella, appanya hanya mengangguk faham dan disusul senyum dari Jiyu dan Eommanya.


"Tapi, sebelum study tour kau harus sering pergi ke dokter choi untuk mengambil obat penenang dan mengecek mentalmu oke"


"Oke appa!"


Jiyu kembali ke kamar dan langsung menghubungi teman - temannya.


"Bagaimana Teman Teman?" Tanya Foxxy.


"Bagus!" Ucap Jiyu dan Luki Secara Bersama Dan Disusul Tawa Mereka bertiga.


"Besok kita harus belanja owmaygad" >Foxxy


"Yak Foxxy ! Kau tau? Semakin lama kau semakin lama" >Jiyu


"Hey! Aku tidak alay jangan mengadi ngadi" >Foxxy


"Foxxy-ya Mengada ngada bukan mengadi ngadi" >Luki


Dan Disusul Tawa Mereka Bertiga Bersama.


Tampak begitu bahagia bukan? Tapi kita tetap tidak bisa menghindari kehendak bahwa mereka bertiga adalah manusia yang dipilih untuk memiliki kelebihan.


-


Keesokannya,


Mall Terang Bulan


"Hallo Jiyu? Foxxy? Aku suda sampai, ku tunggu di Strobak yah" Ucap Luki Dan Langsung memutus Sambungan Teleponnya. Luki segera bergegas pergi ke Strobak dan memutuskan hanya memesan minuman saja, sampai dia mendengar percakapan oranng" sangat berisik sekali, padahal disana semuanya sedang terdiam.


"Apa ini? Semua terdiam kenapa aku merasa disini berisik sekali. Aku sedang tidak menghalu kan?" Batin Luki sambil melihat sekelilingnya. Luki Cemas Suara itu semakin lama semakin keras seiring dengan kecemasannya yang semakin meronta ronta.


Karena dia menyadari jika semakin ia cemas semakin berisik suara itu mengganggu telinganya, dan memutuskan untuk menenangkan dirinya.


Berhasil !!


"Tapi? Kenapa tiba tiba bisa mendengar pikiran Ataupun Suara Hati mereka?" Gumam Luki.


"Karena kau salah satu dari tiga manusia pilihan untuk memiliki kelebihan, kelebihanmu adalah di telinga, telingamu bisa mendengar yang selama ini belum pernah kamu dengar. Jadilah manusia yang bijak, jangan beritahu siapa" atau kau akan dikatakan bodoh! Dan tak ada yang mempercayaimu, tak perlu mencariku aku hanyalah suara fatamorgana yang dibuat untuk menyampaikan pesan ini"


Audio itu selesai berkata kata, begitupun lamunan Luki. Walaupun melamun Luki bisa merasakan itu sungguhan bahkan telinganya sekarang bisa mendengar pikiran orang" ataupun suara hati yang ada disekitarnya.


"LUKI-YYA !"


Luki sadar dari lamunannya dan melihat kedatangan sahabat"nya.


"Apa kami membuatmu menunggu lama?" >Jiyu


"Ah, Tidak kok. Lagi pula kalaupun disuruh menunggu aku rela walau menunggu selama 100 hari" >Luki


Dan disusul tawa mereka bertiga bersama sama.


10 Jam Mereka Menghabiskan Waktu di Mall dan memutuskan untuk pulang bersama.


Foxxy Melihat jam tangannya , Oh My God ! Dia mulai merasakan pusing sekarang. Dan Boom ! Seakan akan dia mengulang kejadian sekitar 2 menit yang lalu, dan ia kembali mengalami sakit kepala yang lebih sakit dari tadi, dan semua kembali semula.


Sama seperti Luki, dia bisa mengendalikan karena ia tenang sekarang, sebentar jelas Foxxy masi kebingungan apa yang terjadi, dan lagi lagi ia mendengar suara yang didengar luki di strobak. Namun ia bodo amat denga mn yang barusan terjadi dan kembali tertawa dengan temna"nya.


Luki Merasa Aneh dan kaget Dengan Ekspresi Foxxy Yang Dari Melamun lalu langsung tertawa.


Ia pun berfikir, "Apa tadi? Kenapa aku tak bisa membaca pikirannya saat melamun?, kenapa sebenarnya. Apa yang terjadi?" Ucap Luki


Sesampainya dirumah, Jiyu langsung pergi tidur. Tidak dengan Foxxy dan Luki mereka masih sibuk browsing apa yang terjadi pada mereka.


-


1 Minggu Kemudian . . .


Hari Study Tour tiba, jelas Jiyu Foxxy dan Luki sangat menanti hari ini. Bahkan saking antusiasnya mereka memakai pakaian yang sama mulai dari baju hingga celana.


Mulai dari outfit Jiyu dengan atasan kaos berwarna hitam putih dan hotpants jenis denim abu abu dengan aksesoris Topi baret hitam yang senada dengan bajunya dan tak lupa angkle boots hitamnya yang memberi kesan swag pada Jiyu


Sedangkan Foxxy atasan kaos dengan design yang sama berwarna peach dan celana jeans panjang dengan rambutnya yang diurai, dan Sepatu T-Straps nya yang memberi kesan Mewah Pada Foxxy, itu foxxy dia lebih pandai fashion dari kita bertiga


Lalu Luki, Atasannya Kaos Berwarna merah muda yang dipadukan dengan Overalls denim pendek dan Sepatu Boots hingga 3 cm bawah lutut. Jangan lupakan aksesoris Luki, walau sekedar bando tapi dia memperkihatkan betapa luas dahinya.


"Anak Anak ! Ayo berkumpul !" >Bu Leyya


"Luki Apa ada yang tidak ikut hari ini?" >Bu Leyya


"Tidak bu, Semua lengkap !" >Luki


"Good Job Luki, Kerja Bagus ! Anak anak nanti kalian liat ke papan pengumuman yah, kita di asrama blok berapa. 1 kamar 3 Orang !" Ucap Bu Leyya membuat Jiyu, Foxxy, Dan Luki Senang dan segera Bergegas mengecek papan pengumuman.


"Kita Di Blok B-2 ! Ayo Pergi Teman-Teman !" Ucap Luki Senang Dan berlari disusul teman" yang lain.


Tanpa mereka sadari, ada pria yang sedang mengawasi murid murid kelas 2-2 sekarang.


"Ternyata kalian target selanjutnya ! Aku makin tak sabar haha ! Halo Luki, Foxxy, Jiyu bersiap - siap lah"


To Be Continued . . .


Jangan lupa like, komen dan vote sebanayak banyaknya😊 terima kasih