
Part 5
Jiyu Terbangun dengan nafas terengah - engah. Jelas dia masih bingung apa yang barusan terjadi ! Syukur semua hanya mimpi.
"Apa tadii ! siapa dia, apa tujuannya mengatakan itu ! !" Jiyu masih belum sadar sepenuhnya dan masih membayangkan tentang mimpinya , Hanya bayangan putih yang berbicara seperti itu. Karena terlalu larut dan membuatnya pusing Jiyu pergi meminum obat penenangnya dan langsung berlari ke kelas nya.
"Ini jam istirahat lebih baik gw balik daripada makin angker , Bisa gila gua" Gumam Jiyu sambil berlari.
-
"Woi , Lu ngapa lari - lari kesini? habis mimpi buruk lo?" Ledek Zerolith atau yang biasa di sapa Jiyu Nol banyak Bicit, temen segengnya Umbrella yang melihat Jiyu datang dengan keadaan mengenaskan.
"Kalo gw jadi dia, gabakal namaanya gw balik mending gw menghilang seumur hidup gw" Sekali lagi ucapan itu keluar dari gengnya Umbrella. Jiyu benar benar marah sekarang , moodnya hilang, dia ketakutan, dia despresi, ingin sekali rasanya mencambuk cambuk mereka , Umbrella , Zero dan Salju. Jiyu mencoba melangkah maju untuk melawan mereka yang sedang tertawa setelah meledek Jiyu.
"Seharusnya mereka yang malu" Gumam Jiyu Sembari melangkahkan Kakinya.
Disisi lain , Foxxy melihat apa yang terjadi. Dengan cepat ia Mengambil 3 Spidol papan tulis di pencil casenya dan dilemparkan ke arah Zero , Umbrella Dan Salju secara bergantian, disusul ringisan sakit dari mereka. Foxxy Tida terima sahabatnya di tindas jadi dia melakukan itu, Jiyu yang sadar pun hanya menjempoli dan tersenyum bangga.
Ia keluar melalui pintu belakang dan masuk melalui pintu depan guna menyusul Foxxy dan bertos ria ala Foxxy dan Jiyu.
"Yak Kaliann !" Ucap Umbrella marah lalu ia berdiri yang tadinya duduk diatas meja untuk membalas tetapi terlambat.
"Umbrella ! mana sopan santunmu turun dari sana !"
Jiyu dan Foxxy Kaget karena kedatangan wali kelasnya secara tiba tiba. Lalu ia kembali ke bangkunya disusul anak anak lain.
"Maaf mengganggu jam kosong kalian" Buka wali kelas kami , Bu Aleyya. Sembari melihat sekeliling , sepertinya akan ada pengmuman yang penting.
"Park Jiyu ! Ada apa dengan kepalamu? kenapa ter perban penuh dan berlumur obat merah , apa yang telah terjadi?" Tanya bu Leyya yang membuyarkan Lamunan Jiyu.
"iya bu?! Ah ini gwenchana. Tadi hanya sedikit pertengkaran karena si cewe cemburu hehe. Gaperlu dibesar-besarkan bu, tapi klo si yang cemburu besar-besarin yah saya juga boleh balas ya ga bu?" Tanya Jiyu kepada Bu Leyya lalu melirik Umbrella.
"Kalo ada apa apa , ke ibu aja yah" Titah Bu leyya dan diangguki oleh Jiyu, disisi lain Umbrella hanya memasang wajah kesalnya.
"Anak anak, Minggu depan Sekolah akan mengadakan study tour sesuai dengan mata pelajaran yang akan kalian pelajari , kalian akan menginap di asrama sekolah selama 4 Hari 3 Malam. 1 hari kalian akan berkunjung ke 4 tempat, pagi di hari keempat kalian baru diperbolehkan pulang, apa ada pertanyaan?". Tutur Bu Leyya panjang x lebar dan dilanjut pertanyaan teman teman satu persatu.
"12 mapel 12 tempat bu?" Dibalas anggukan oleh bu Leyya.
"Sponsor acaranya bu?"
"Orang tua kalian sendiri" Jawab Bu Leyya.
"Boleh tau ga bu? Siapa aja?" Umbrella bertanya dengan menyombongkan dirinya.
"Ini ada proposalnya, udah kamu gaperlu tanya lagi pula bukan urusanmu kan siapa aja yang planning kelas kita, kita harus bersyukur masih ada orang tua yang mau bantu klo ga yang lain study tour kalian ga" Tutur Bu Leyya sekali lagi dengan panjang kali lebar.
"Ketua kelas"
"loh bu? Masi jadi ketua kelas? Guru sebelah aja udah ngomong ga guna ngapa masi dijadiin ketua kelas, bu" Ledek Umbrella disusul tawa teman segengnya.
"bagikan ini yah"
"Iya bu"
Bu Leyya udah pergi keluar kelas. Luki membagikan proposal dengan menunduk, banyak di kelas ini yang peduli Luki tetapi mereka takut pada Umbrella.
"Ngapa si takut sama anak gatau diri" gumam Jiyu sendiri.
Saat Luki mula membagikan proposal di meja Jiyu, Jiyu mengambil Tumpukan proposal , yang tersisa untuk meja Umbrella di belakang meja Foxxy.
"Gw bantu" Ucapnya langsung mengambil proposal tersebut.
"Eh gaus-"
Jiyu membuang proposal tepat diatas cermin yang Umbrella pakai untuk bercermin,sedangkan Umbrella hanya melotot.
"Tuh, kalo gamau harga dirinya dijatuhin jangan jatuhin harga diri orang lain" Ucap Jiyu lalu menarik Luki dan Foxxy untuk meninggalkan kelas,sekarang Umbrella benar-benar kesal.
Disisi lain,
"Lo tuh jngan mau Luk, klo ditindas. Lawan !" Ucap Foxxy menyemangati luki hanya mengangguk.
"Sekarang, lu sama kita aja!" Lanjutnya, membuat Jiyu dan Luki kaget bukan main.
"Boleh Kan yu?" Tanya Foxxy. Jiyu tersenyum dan mengangguk senang, dia berfikir apa salahnya jika punya sahabat baru dan memulai semua bertiga sekarang, pasti seru !.
"Ayok ! Kita harus mulai menyiapkan study tour kita" Ucap Foxxy sambil merangkul kedua temannya karena posisinya yabg ditengah.
"Kira kira kita bakal kemana yah?"
"Aku harus berdandan, supaya terlihat cantik !"
"Aku ikut tidak ya?"
"Hei ! Kau harus ikut !"
"Iya iya !"
Mereka pergi sembari tertawa ria bersama, imutnya !
Jangan pernah takut memulai kehidupan baru, jangan takut jika direndahkan kita tak jauh berbeda dengan mereka. Sama sama manusia yang diciptakan oleh tuhan yang sama, makan nasi di tanah yang sama. Bedanya kita berotak manusia mereka berotak binatang - Park Jiyu
Hidup itu seperti bunga mawar, cantik jika dibayangkan sakit jika kita rasakan. Tapi jangan pernah ingin menjadi mawar karena mawar menggambarkan cantik, tetapi menyakitkan. -Foxxyllayie
Jangan pernah berharap krang peduli padamu, berharaplah disekeliling kita masih ada yang mendukung kita. -Lukita Naya.
To be continued . . .