Ultimate System

Ultimate System
Ajal Xiao Ghu



Sesampainya mereka dekat desa siluman tempat para siluman berbagai jenis tinggal dikejutkan dengan pandangan yang mereka saksikan .


"Apa yang terjadi ?!" ling menatap kosong kearah desa.


"Kakek !" xiao Ning berusaha memangil nama sang kakek xiao Ghu.


Keadaan desa siluman luluh lantah rumah-rumah hancur separuhnya lagi hangus terbakar mayat mayat bebagai jenis siluman tergelatak dimana mana banyak dari mereka anak anak masih dalam pertumbuhan , beberapa siluman dewasa sudah berubah dan mati dalam keadaan wujud aslinya pemandangan desa tempat Xiao Ning tumbuh bersama kakeknya penuh pengalaman bermain dari teman kecilnya serta penduduk yang damai itu menjadi pemakaman bagi warga desa siluman,air mata Xiao Ning menetes ketanah pupil merah horizontal xiao ning berkaca-kaca.


"Hiks Hiks kakek ,warga desa ! " Ning tidak kuasa menahan air matanya.


Ling mengedarkan pandangan ke bebagai arah mencari korban selamat ling mendapati pria paruh baya dengan cangkang kura kura di punggunya tertimpa pilar besar sudah kehilangan mata penglihatan, ling menghampirinya


"Bertahanlah paman "serunya menyemangati


"Uuhhggg"


Ling menyalur kekuatan cahaya ia mengunakan kemampuan tubuh cahaya untuk menyembuhkan tapi kakek kura-kura itu menepis pelan tangan ling ,tentu ling bingung tindakannya ditolak.


"Sudahlah tidak usah lakukan itu sia-sia" kemudian mengangat kepala matanya yang sudah hilang itu seolah olah masih ada mata lalu menatap ling kemudian tersenyum


"Sekarang aku bisa menyusul semua keluargaku dengan tenang ,melihat masih ada manusia semurni dirimu mungkin semua alam akan mencapai kedamaianya suatu saat nanti" ucapnya terengah-enggah setelah itu menghembuskan nafas terakhir kalinya.


Ling mendengar kata manusia dari kura kura didepanya sedikit keterkejutannya dibenaknya ,ia kemudian berdiri melakukan penghormatan.


"Beristirahatlah dengan tenang paman "


Sementara itu xiao ning mulai mencari cari kakeknya berharap menemukannya namum hasilnya nihil "Kakek kamu dimana !" teriaknya.


Ning terus mencari cari keberadaan kakeknya sesat setelahnya air matanya mengalir kembali melihat ada teman lamanya mati tragis pandangan menjadi buram inggin pingsan saat itu juga


"Ini Fei Shan! teman bermain masa kecilku...Hiks Hiks" lutut Ning menjadi lemas terjatuh ketanah


Ling merasa iba dengan Ning keberuntungan dirinya masih terbilang tinggi dibandingkan dengan orang lain,ia juga ingin mencari pelakunya memberinya hal yang baginya,


"Aku akan mengunakan pandang mata dimensiku" Ling mengunakan kemampuan mata dimensi.


Ling memunculkan banyak sekali sebaran retakan dimensi di langit memungkinkan untuk melihat dari banyak sudut pandangan lalu salah satu retakan bagian timur bawah kaki gunung terlihat adanya dua siluman ular putih raksasa penuh luka bertarung dengan 3 laba-laba hitam bersaudara.


"Xiao Ning aku menemukan kakekmu ayo ikuti aku " ling menghampiri Ning masih dalam keadaan menangis.


"kemana?!" tanyanya


Ling memegang tangan Xiao Ning.


"Tidak ada waktu lagi " ujarnya tergesa.


Ling membuka retakan dimensi sebesar ukuran tubuh keduanya,Ning kaget akan hal terjadi barusan ada sebuah retakan dimensi didepanya hendak bertanya namun menarik lengan xiao ning memasuki retakan dimensi itu, sementara itu seorang pria misterius melihat keduanya menghilang dari kejauhan pohon kembali memakan roti dari tangan kurusnya.


"kau memang tidak sesederhana yang terlihat master, murid kecilmu ini akan selalu mengikuti mu" gumamnya kembali melahap roti.


Tiga laba laba itu menatap sang ular yang sudah penuh luka, salah seorang dari mereka tertawa


"Hahaha lihatlah dirimu tua bangka kau sudah tidak sehebat dulu kau bukan lawan kami" ujarnya mengejek.


Satunya lagi menatap sinis"Sebelum kau menjemput ajalmu lebih baik kamu berikan beda itu"


"Ya saudara saudaraku benar serahkan saja artefak jade hitam itu, saat kami tiga bersaudara ini bisa menguasai dunia manusia ini begitu kami akan mengurung mereka semua dalam Gucci penyegelan ini"


xiao Ghu berubah menjadi sosok kakek Ketiga laba-laba berubah menjadi sosoknya masing masing degan raut wajah terlihat seram saat dipandang , salah satu dari mereka mengeluarkan Gucci hijau zamrud .


"Ini bukannya artefak tingkat bintang tinggi ini bisa menyegel banyak kultivator tahapan saint 1 di dunia manusia " penjelasanya disertai rencana jahat.


"Hahaha kau benar kita bisa kuasai bagian yuenjin timur ini''


"Banyak bicara matilah tua bangka! " pedang menancap di tubuh xiao Ghu


"Tidak kakek!" teriak Ning mengagetkan semua orang.


"Ning'er jangan kesini cepat lari! " xiao Ghu berter ia sekencang mungkin sebelum pandangannya melemah


"Hohoho ini cucumu itu gadis ular ini dan siapa wanita cantik ini temanmu?, cantik juga kita dapat tangkap lebih besar Hahahaha" kata dari ketiganya bertubuh paling besar.


"Ya benar kakak pertama aku ingin gadis bermata biru itu sangat cantik " ucapnya memasang wajah gembira


Dalam benaknya ling"Dasar humu " .


"Kak kita serang langsung saja aku sudah tidak sabar"


Ketiganya maju melancarkan serangannya ,ling dapat menghindari pedang pedang itu dengan mudah karena ini kemampuan tubuh dewa perang ahli bertarung jarak dekat dan jauh, namun mereka juga menargetkan Ning dalam seranganya melawan orang terbesar ling memunculkan dinding tanah hanya bisa berhasil menahan 2 orang.


"Ning awas !"


Ning berhasil mengelak pedang hanya mengenai bahunya tapi kemudian tendangan kaki menghantam tubuh Ning terlempar menabrak pohon tubuhnya dipenuhi luka .


"Ning!, dasar kalian para seranga " Ling marah ke tiganya mengeluarkan pedang pelebur jiwa


"wah baru pertama kali dipanggil serangga memang kami siluman termasuk kategori serangga tapi belum pernah ada yang menyebut kami serangga manusia lemah"


"Kakak pertama bagaimana kalau kita pakai gucci ini untuk menyegelnya aku penasaran akan cara kerjanya" saran seolah anggota


"Itu bisa kita coba ayo lakukan formasinya,hei manusia kau akan terkurung selamanya"


ketiganya membuka kertas segel Gucci penyegelan mereka mengucapkan mantra yang sama sekali tidak dimengerti oleh ling, udara sekitar berubah hening tiba tiba tubuh ling ingin tersedot masuk dalam Gucci,


"Benda ini menghisapku sungguh sangat kuat "


ling berusaha sekuat tenaga bertahan dari daya hisapnya namun dirinya tetap terhisap masuk gucci, ketiga orang tersebut tertawa lepas .


"Dimana ini gelap sekali, huh kalian pikir bisa mengurungku di mainan ini kalian sudah memaksaku "


Diluar mereka gembira, sementara xiao ning masih sadar kawatir akan keadaan Ling.


"Ling aku mohon jangan tinggalkan aku kamu seorang yang berarti bagiku" Ning menitikkan air matanya lagi


"kakak pertama benda ini luar biasa kita bisa menyegel ratusan orang tahapan tinggi" ucap anggotanya


"Kita harus cari artefak jade hitam di mayat xiao Ghu"


Saat mereka asik berbincang keadaan Gucci penyegelan menjadi retak mereka panik akan hal yang terjadi.


"Ada hal apa ini kakak !"


"Aku tidak tau apa ini adik kedua apa yang terjadi"


"Ini Gucci penyegelan dirusak paksa dari dalam olehnya kalau begini gawat"


Mereka sekarang dilanda kepanikan, gucci pecah menjadi serpihan pancaran cahaya keemasan disertai merah dan ungu membumbung tinggi ke langit terlihat dari semua daratan benua, burung burung dekat hutanf berhamburan menjauh.


Sosok kepala naga hitam yang lebih besar daripada gunung dibawahnya ia bermata merah menyala seperti makhluk buas yang sangat berbahaya ingin memakan apapun, ling menatap tajam ke arah ketiganya membuatnya bergidik ketakutan keringat dingin mulai keluar setelah itu ling berkata bernada berat layaknya sosok penguasa yang berwibawa.


"Berani sekali kalian sudah memaksaku melakukan ini, serangga seperti kalian ini harus dibasmi" ucapnya menggelegar kesemua penjuru daratan membuat tanah bergetar.


continue>>>