Ultimate System

Ultimate System
Istana Kecil



Saat mereka berdua sampai di Dunia alam bawah sadar ling pemandangan epic memukau mata merah xiao ning hamparan pandang bunga sudah mekar mewarnai daratan gunung-gunung tingginya menjulang ke langit terselimuti salju di bawah kaki terdapat seperti tempat kediaman layaknya istana sangat megah disampingnya danau dikelilingi pohon persik juga kebun anggur . ling menantikan sesuatu


[Bawa orang pertama ke Alam dunia bawah sadar [✓] syarat upgrade selesai,


apa tuan akan upgrade?]


[Yes ] x [No]


"Ya upgrade sekarang system"ucap ling alam hati


[System akan upgrade 1 hari harap tuan berhati hati saat saya tidak ada]


"Selamat datang di dunia kecilku ini"


ucap ling dengan sudah di pinggir Ning duduk di kursi sederhana yang baru dibuat,xiao ning bingung oleh pernyataan ling soal dunia kecilnya tidak ada mahkluk hidup di luasnya daratan hanya suara hembusan angin sepoi-sepoip


"Maksudnya daratan ini milikmu ya,aku sama sekali tidak mengerti ini kita sekarang di bagian benua mana dari benua yuenjin, aneh kenapa tidak ada mahkluk hidup apapun disini sebenarnya daratan apa"xiao ning melihat kanan kekiri tidak menemukan adanya kehidupan


"Sudah kubilang kita sudah tidak didunia yang ada namanya benua yuenjin itu, kita sudah berpindah dimensi alam berbeda di bawah kendaliku ,selain planet ini juga matahari dan bulan itu diluar planet hanya ada materi gelap dan kehampaan tanpa ujung sama sekali ,dengan kata lain ini ruang dan waktu di alam ini dalam genggamanku sepenuhya, mematahkan hukum ruang waktu di sini sangat mudah saja tapi untuk sekarang belum terbiasa mengunakanya ,nanti aku akan buat bintang bintang di langit agar bulan ditemani bintang dan untuk makhluk hidup aku bisa saja membawa dari alam dunia lain atau membuatnya tapi belum bisa karena suatu alasan ,ini adalah dunia alam bawah sadarku"


"?... katakan intinya saja "


Peryataan ling benar benar membuat Ning pusing memikirkannya, sedangkan ling hanya menghela nafasnya panjang


"Alam Dunia pribadi yang masih dalam pengembangan menjadi semesta pararel "


jawab ling dengan singkat dipikiran Ning membuatnya sedikit paham tentanya bahwa memang memang ling tidak sesederhana perkiraannya


"ck,sudahlah jangan dibahas lagi ,lebih baik kau ganti baju di kediaman ku tidak ada siapapun di sana aku juga akan menyiapkan pakaianya dan menunggu diluar ,ayo masuk setelah selesai aku akan menjemput kakek mu,aku takutnya ia kawatir sesuatu terjadi padamu"


ling mengeluarkan baju yang ia buat dari skill master of creation ,xiao ning tidak habis pikir semua ini jelas diluar nalar pemahamannya yang tidak bisa dilogika dengan akal sehat,.


"terima kasih"Ning mengambil pakainya


"hhh sudahlah, cepat ganti bajumu aku juga harus segera pergi menuntaskan sesuatu dengan para manusia hina itu untuk apa yang disembuyikan di hutan roh bulan akan kuurus nanti "


ling pergi keluar berjalan kearahnya taman menikmati keindahan alam masih asri tanpa polusi ,seperti dunianya dulu di bumi sudah banyak sekali polusi dan pencemaran di mana mana ,untuk itu sampai orang orang kaya raya sudah membuat hunian di planet mars .


"Aku sudah selesai sekarang kita akan menjemput kakek , cepatlah pasti sudah kawatir"Ning keluar dengan baju setelan merah muda


"Tenang saja waktu di sini berbeda 1 jam disini sama dengan 10 menit disana dan juga aku bisa mengatur perbedaan kok tapi tidak terlalu stabil kadang berubah ubah jika aku tidak konsentrasi mengaturnya"king menjelaskan


"entah apapun itu aku tidak tau dan tidak ingin tau , pokoknya telah aku putuskan untuk memberi pelajaran karena telah merusak pakaianku nanti"jawab ning tidak peduli


"Aku kan sudah meminta maaf juga sudah mengajakmu ke sini,untung kau bisa ganti baju gratis seharusnya kita impas "ling kerepotan mengurusi mahkluk wanita ini ,


"tidak sampai sepenuhnya selesai"


"terserahlah"


ling menjentikkan jarinya keluar langsung menuju di depan goa,Ning menemui kakeknya menjelaskan mereka akan tinggal sementara di Dunia alam bawah sadarnya ling, sempat ragu karena hal itu sangat tak masuk akal tapi ling menjelaskannya dengan rinciannya,


"Apa yang dikatakan Ning'er benar ?"nada kakek dengan ragu


"Ya,itu benar"


"Baiklah aku percaya padamu "


mereka tiba di istana megah ling wei sudah menyiapkan berbagai kebutuhan mereka,segera ling pamit keluar untuk mengurusi mahkluk hina ,


"aku harus bergegas"


"Hei apa si sampah itu akan datang dengan pancingan ini bersama orang yang membantu membunuh dua tuan muda itu?" prajurit gerbang berbicara dengan rekannya


"Tentu saja,baginya harta paling berharga sisampah yaitu siapa lagi kalo bukan orang tuanya ,kita sudah nyebar desas desus pelaku pembunuhnya, juga aku dengar sekte tombak angin dengan awan iblis memburu orang yang sama"


"hhh pasti sekarang dia ketakutan bersembunyi ya hhhh"dua prajurit asik mengobrol,


dari kejauhan melihat seorang berjubah hitam dengan bertopeng menutup kedua matanya berjalan menuju keduanya ,


"Hei siapa kau tidak sembarang orang masuk sini jika kau mau mengemis pergi sana" prajurit menodongkan pedang ke wajah ling wei ,


"Aku kesini untuk membunuh orang yang terlibat saja kalian menyikirlah"ling berkata dengan nada dinginnya,


kesal tindakan mulai menyerang


"cari mati kau!"


Pedang berjarak satu jengkal dari lehernya , ling mengengam katananya di tangan kiri mengeluarkan dengan mendorong lewat jari jempol ,


SHHIIINGGGG!


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Pedang itu terbelah menjadi dua keping tak berhenti sampai disitu tangan kanan parajurit itu sudah terbelah dari ujung jari tengah hingga siku, prajurit ingin berteriak tapi pandangan sudah menjadi menghitam terjatuh dari di tanah meninggalkan tubuhnya masih berdiri, untuk prajurit satunya ingin berteriak meminta pertolongan tidak bisa mengeluarkan suaranya ia melihat kebawah tenggorokanya sudah tertanjap pisau tajam entah sejak kapan.


"Aku sudah memperingatkan"ling menyarungkan katananya, matanya masih menutup


CLAKKK!


ling berjalan memasuki kediaman lebih jauh beberapa orang menyadari kehadiran ling belum sempat bernafas tubuh mereka terpisah mengenaskan ,


"Beristirahatlah dengan tenang"


sampai di sana kedua orang tuanya ia di sergap berbagai orang terutama kedua Patriak ,ling tersenyum dibalik topenya


continue>>>