Ultimate System

Ultimate System
Kesalah pahaman



Feng Yan bersama Yun Zhi tiba didesa dimana energi spiritual pemberian sedikit dari ling sewaktu menyembuhkan pria kurus mendapati aura terpancar jelas pria kurus itu yang hendak memasuki gerbang sambil melihat kantung uang,badanya kotor sekali bajunya rusak compang camping karena pertarungan bersama gadis rubah


"Itu dia aura spiritual cocok dengan yang dicari selama ini kita tidak boleh membiarkan dia kabur lagi " ucap gelang naga ditangan Yun Zhi,


Yun Zhi dan Feng Yan tiba didepan pria kurus tak terawat itu dengan cekatan menghampirinya memastikan apakah benar,pria kurus itu sangat terkejut melihat kedatangan mereka


"Tidak salah lagi aura energi spiritual dari tubuh utama pada sosok didepanmu meski lemah energi spiritualnya,dia adalah tubuh utama juga kekasihmu" gelang naga


Yun Zhi menatap tajam pria kurus itu dari atas hingga kebawah menyipitkan matanya dengan seksama hanya beberapa detik kemudian ingin memeluknya karena rindu yang teramat dalam pada kekasih itu,untuk Feng Yan memasang senyum gembira oleh teman lamanya itu,


"Akhirnya kami menemukanmu temanku" Feng Yan memasang senyum ramahnya


"Tuan bisa langsung memulai pengabunganya bila sudah siap" ucap gelang naga.


"Sayangku apa ini benar benar kau?" Yun Zhi masih ragu ragu memastikan bila benar maka Yun Zhi akan memeluknya tidak peduli penampilannya


Tapi tidak dengan pria kurus terlihat sangat kebingungan sekali oleh tingkah ketiganya itu membuatnya menjadi orang gila tidak tertolong lagi


"A-Ada apa ini apa kalian ingin membunuhku atau menjualku ha?!"


Kepanikkan pria kurus kurus itu menjadi jadi ketika dia ingin dipeluk oleh Yun Zhi, gelang naga menghentikannya .


"Tunggu!" teriak gelang naga


"Ada apa " tanya Yun Zhi dengan tatapan tajam kearah gelangnya


"Kita lihat dulu apa ada simbol di kedua tangannya aku juga meresa aneh kekuatan aura spiritual orang ini mulai berubah ubah " ucap gelang naga


Feng Yan meraih tangan kurus itu"Aku juga tidak melihat apapun di telapak tangannya apa mungkin dia bukan orang yang kita cari,oh iya Yun Zhi kamu bisa menguna jurus membaca pikiranya lewat ciuman orang itu lagian ciuman pertamu sudah diambil temanku itu"ujar Feng Yan memberi saran dengan polosnya.


BHUUUKKKK!


Feng Yan membuka matanya menahan rasa sakit benjol dikepalanya tubuhnya tertanam di tanah sampai leher.


"Ciuman pertama juga selanjutnya hanya milik sayangku ,kau cium saja tanah itu" Yun Zhi berkata dingin


"Katakan siapa kamu sebenarnya, kenapa kau miliki kekuatan energi spiritual dari tubuh utama"


gelang naga berbicara serius, diikuti Yun Zhi menodongkan senjata pedang sangat cantik tapi berbaya ke leher pria kurus menjadi ketakutan


"Katakan " Yun Zhi menatap dingin niatan membunuhnya


"Aku cuma penduduk biasa disini aku tersesat di hutan roh bulan waktu itu sampai aku diselamatkan oleh seorang pria muda aku tidak melihat jelas wajahnya sebelum aku pingsan dia menyembuhkan aku dan memberi sedikit kekuatan energi spiritualnya"


jawab pria kurus bercucuran keringat dingin di badannya takut dia akan dibunuh.


"Begitu hah kita gagal lagi sial,pergi kearah mana dia?" tanya Feng Yan masih dalam tanah.


"Aku tidak tau" jawab pria kurus


"Kamu beruntung aku belum memelukmu kalau sudah hidupmu tidak lama lagi" Yun Zhi menghilangkan pedang


"Sudahlah lagian aura spiritual akan menghilang dari pria kurus ini dalam beberapa jam lagi, digantikan dengan aura spiritual miliknya sendiri karena semua aura spiritual berbeda-beda dengan lainya " ucap gelang naga


"kalau begitu kita lanjutkan pencarian jangan buang waktu"


Yun Zhi melesat hilang meninggalkan Feng Yan masih tertanam didalam tanah.


"Hei! keluarkan aku kenapa kau meninggalkanku " Feng Yan kesal mengalihkan pandangan ke pria kurus.


"Hei bantu aku " Feng Yan memintanya


"Aku bisa apa" jawab singkat pria kurus


"Sudahlah" Feng Yan melesat pergi meninggalkan pria kurus


"Haha jalan tak ada hal sebaik kasih sayang, kau benar benar sulit di tebak" pria kurus berjalan masuk ke desa kecil


Sementara Itu di kediaman pribadi ling...


"HACHIHHHH!... aduh aku kelihatnya terkena flu, sudahlah aku ingin menempa raga ini catty berikan aku cairan kematian"


[Baik tuan harap berhati hati]


Ling mengambil dua botol kecil dari tanah liat kecil dibukanya keluar bau wangi menusuk sangat tajam warna dari cairan itu Hitam kehijauan


"Aroma tidak seperti yang aku bayangkan ini kebalikan dari mengeringkan"


"Huff aku pasti berhasil"


ia memberanikan dirinya menyentuh air dengan telunjuknya rasa sakit dari sentuhan air merambat ke tangan.


"Ukhh!... sakit sekali rasanya jariku tersayat benda tajam tapi aku harus berani apapun resikonya "Ling menceburkan dirinya


"Uhukk!...argghh...sakit sakit sekali aku harus.... menyerap.... semuanya ...uhkhh"


Ling memuntahkan seteguk darah segar dari rasa sakit luar biasa yang belum pernah ling rasakan sakit ini ,tulang organ lainya sumsum sampai pembuluh darah semuanya merasakan sakit teramat sangat, untungnya hal ini hanya dilakukan 6 bulan sekali karena catty melarang mengunakan sebelum waktunya.


"Uhukks...aku...berhenti...arrghhtt..... jangan ...harap! "


ling terus mengeram kesakitan memuntakan darah tubuhnya tubuh penuh luka luka sayatan darah mengalir di setiap lukanya sampai 10 jam berlalu cepat air sudah kembali seperti semula,


"Hohs...Hohs... ternyata menempa raga benar benar menyakitkan, aku tarik kembali ini sangat mengerikan"


[Tuan telah mencapai raga perunggu]


Ling menutup mata tertidur karena lelahnya dibaskom kayu ,menjelang pagi ling bersiap menemui Xiao Ning dan orang tuanya ling berjalan menuju kediaman pribadinya menemukan xiao ning sedang berkultivasi dekat batu danau cantiknya memasang posisi duduk lotus ditemani gadis rubah disisinya bernama Yin Luan,ning membuka matanya menatap kaget mendapati gadis berambut merah mengkilap berwajah cantik dengan telinga rubah diatasnya,


"Kamu siapa kok bisa disini "


"Perkenalkan senior namaku Yin Luan baru datang kesini dibawa oleh orang itu entah siapa namanya " Yin Luan seraya tersenyum hangat


""Maksudmu kamu dibawa ling wei ya "


"Oh namanya ling wei,iya aku kesini untuk memintanya menyerahkan energi kehidupan "yin Luan mengangguk


"Apa itu artinya kamu ingin memakan hatinya! " Ning menjadi curiga niatan Yin Luan


"Bukan begitu dia menebusnya untuk menyelamatkan nyawanya seorang pria kurus , ling juga bisa mengendalikan energi kehidupan semudah membalikkan telapak tangannya" Yin Luan menjelaskan kesalahan pahaman Ning


"Energi kehidupan bukankah itu sangat sulit dikendalikan ling benar benar sulit ditebak ya,kalau begitu namaku Xiao Ning senang bertemu denganmu Yin Luan aku ingin kau menemaniku sewaktu berlatih." Xia Ning tersenyum ramah.


Ling menghampiri mereka yang tengah asik berbincang bincang.


"selamat ya xioa ning kau sudah di tahap kondenasi roh 6 dalam 3 hari" ling memberi apresiasi


"Ini semua berkatmu QI alam disini liar biasa banyak dan sumber daya kelas tinggi yang kamu berikan" ucap Ning seraya bibir indah Ning tersenyum senang.


"Ling cepat mana aku sudah tidak sabar untuk menyerap energi kehidupan itu" ujarnya Yin Luan menagih janji ling.


"iya iya sebentar setelah itu kamu pergi" ucap ling bernada datar


"Kapan kita membuat perjanjian sesudah memberi aku pergi? " Yin Luan menggoda ling.


"Apa kenapa begitu,ah memang rubah terkenal licik ya" ling sedikit keberatan.


"Ling biar saja aku juga butuh teman untuk menjelajahi tempat luas ini" ujar Ning memohon, ling hanya bisa menghela nafas berat


"Hah kalo jika itu maumu aku tidak ingin kau kesepian didunia luas ini" ling pasrah beranjak pergi.


"Terima kasih ling" ucap ning senang mendapat teman


"Hei ling mana energi kehidupannya"


Teriak Yin Luan dari kejauhan ling melambai tangan ke udara energi kehidupan menuju Yin Luan antusias menangkap dan menyerapnya.


"Kesulitan apa lagi yang kudapat ini,hah sekarang aku akan menemui orang tuaku saja kemudian mengurus masalah berikutnya"


Ling berjalan menuju tempat orang tuanya sedang berkultivasi.


"Ayah ibu aku ingin keluar sebentar aku tidak akan lama" ling meminta izinnya


"wei'er kamu tidak perlu selalu meminta izin kami sudah tau kamu banyak urusan yang harus diurus" Yao Yun


"Itu kulakukan agar ayah ibu tidak kawatir" ling menjawab santai dengan senyum kecil,lalu terdengar suara berat


"Kami mengerti wei'er pergilah ketempat yang kamu tuju" ling Zhao


Ling menghilang dari dunia kecilnya menuju sekte tombak angin.


continue>>>