
Ling bersama Yun Zhi bergandengan tangan memasuki ruangan khusus pemandian wanita,Yun Zhi mengeluarkan botol kecil dari cincin ruang penyimpanan ketika dibuka aroma semerbak wangi menyebar ke semua ruangan termasuk ruangan Feng Yan.
Feng Yan mengendus bau wangi memasuki Indra penciuman " Memang gunung es ini dimanapun selalu membawa wangi ini" Feng Yan melanjutkan minumnya tapi .
"Ahh aku kehabisan arak aku akan keluar membelinya lagi" Feng Yan melangkah kaki memakai semua pakaiannya, segera setelah itu Keluar dari tempat pemandian.
Ling mengangkat sudut bibirnya teryata wanita suka hal yang membuat mereka merasa nyaman, Yun Zhi melepaskan bajunya helaian benang kain sudah tidak terlihat di tubuhnya lagi.
Ling dalam batinya" Aku tidak akan menatapnya ini sangat memalukan."
Sementara itu catty ditempat batinnya seperti ruangan penuh kecangihan proyeksi gambar rumit kebiruan system,ia hanya menyimak bila tuanya membutuhkan sesuatu darinya.
Yun Zhi menatap ling" Tunggu apa lagi ayo masuk" Yun Zhi sekali lagi menarik lengan ling ,ling hanya bisa pasrah.
Keduanya tidak berbincang bincang dalam waktu lama membuat suasana menjadi canggung sekali.
Ling sebenarnya ingin mencari tau kenapa keduanya mencarinya apa sebenarnya yang mereka inginkan darinya apa keluarganya ?,kebebasan ?dia tidak akan membiarkannya walaupun orang yang akan dilawanya ditahap tinggi sekalipun ling sebisa mungkin melindungi orang terdekatnya sampai selesai.
ling memberanikan diri mengambil nafas dalam "Sebenarya kenapa kalian mencari pelaku orang yang mencelakai ye mo itu ?" tanya ling agak ragu tidak menoleh ke arah Yun Zhi.
Yun Zhi berkata dingin" Ini bukan urusanmu kau tidak usah ikut campur sekarang setelah ini kita akan berpisah melanjutkan hal yang harus diurus kau juga punya bukan katamu tadi" jawabnya bernada dingin.
Yun Zhi tidak mau ada orang lain yang akan menyaingi Yun Zhi dimasa depan .
Ling tidak mendapat kepastian dari Yun Zhi tidak tau apa niatan sebenarnya mereka mencarinya setelah ling memahami isi dan makna teka teki itu ling harus lebih hati-hati dalam mengambil keputusan untuk melakukan bertindaknya.
Ling menjadi penasaran akan keadaan kedua orang tuanya dan xiao ning juga siluman rubah di dunia kecilnya ling berdiri keluar dari kolam memakai pakaiannya .
"Yun Zhi aku akan kesuatu tempat dan tidak kesini aku harap kita akan bertemu lagi" ujarnya ling lalu membalikkan badan.
Yun Zhi mengangguk pelan" Ya terima kasih sudah menemani kami seharian ini" balasnya singkat Yun Zhi memejamkan mata.
Gelang naga perak dilengan Yun Zhi merasa sedikit lega "Wanita ini benar benar misterius apa dia ada hubungannya dengan tuan aku harus memastikannya" gumam naga perak.
Gelang naga melepaskan dirinya dari lengan yun Zhi terbang keluar dari tempat itu mengikuti arah ling ,Yun Zhi hanya membiarkanya mungkin dia tau kalau naga perak akan bosan terus menempel dilenganya.
Sang naga perak mengunakan tehnik tingkat tinggi membuat dirinya tidak terlihat terus mengikuti ling dari kejauhan dengan terus menekan hawa kekuatannya serendah mungkin agar tidak diketahui dan dirasakan tapi sayang sekali hal ini tidak berlaku bagi ling ,ling bisa saja menekan kekuatannya sampai semua energi spiritual tidak bisa dirasakan oleh orang lain (menghilang tidak pernah ada) tapi ia urungkan itu untuk sedikit berjaga ,
ling merasakan dengan jelas ada yang mengikutinya" Hmm? ada yang membututi aku siapa dia kekuatan cukup besar " ling merasakan kehadirannya mencoba mengunakan mata dimensi langit.
"Mata dimensi langit " ucapnya dalam pikirannya.
Ling terkejut melihat jelas ada naga perak kecil sedang meliuk liuk mengikuti kemanapun dirinya .Ling mulai memikirkan cara tepat menyingkirkan kecurigaan sang naga
"Ahha saatnya memainkan karakter dari orang terdekat yang mereka cari apa reaksinya ya ?" ling tersenyum dibalik skenario yang ia buat ini sempurna untuk mengetes niat rencana salah satu dari mereka .
Ling mulai berbicara " Lihat dirimu aku sangat sayang padamu kakak tapi orang sampah dirimu tidak mau bertanggung jawab bulan lalu meski ini jebakan untuk kamu menikahi aku, semua informasi tentangmu akan terkubur bersamaku dalam kematianku, tunggu kakak aku menjadi hantu dan menghatuimu seumuran hidupmu,dikehidupan berikutya aku harap kita bersama kakak " ling menitikkan air mata palsu
Sang naga tentunya tidak percaya tuanya seperti itu dengan yakin dia merelakan tidak mendapatkan informasi dari wanita licik didepannya ini meski statusnya sebagai adik tuanya, informasi berikutnya bisa dia dapat diwaktu lain ,tanpa bertindak sang naga hanya nampak terdiam menyaksikan langkah selanjutnya.
Lalu melempar batu kearah jurang
setelah itu muncul kalajengking merah raksasa dari dasar jurang banyak bagian ditumbuhi kristal tinggi 6 meter ,ling tersenyum tanda provokasi menantangnya si kalajengking merah menatap tajam ling .
"Hei manusia kau berani sekali memasuki diwilayahku kamu akan jadi makanan " ucap kalajengking meremehkannya.
Ling memandangnya berpura pura putus asa" Aku juga sudah tidak punya harapan hidup bila mau bunuh aku dengan racunmu saja yang mematikan itu katanya bisa membunuh kultivator penguasa itu kalo tidak bisa membunuhku itu berarti sengatanmu seperti semut" ucapnya memprovokasi si kalajengking.
Kalajengking tertawa terbahak bahak "Hahahaha baru kali ini aku melihat orang bodoh sepertimu "
Si kalajengking nampak emosi ditantang manusia kecil didepanya mengayunkan ekornya menusukan ke tubuh ling, kalajengking menyuntikkan racun berjumlah besar.
"Arrghh" teriak ling dengan suara merintih kesakitan.
Tapi dalam benaknya " Racun ini seperti cairan penambah energi saja "
Ling mengeluarkan darah berwarna unggu dari sudut bibirnya berpura pura batuk kesakitan.
"Hahahaha " tawa lepas kalajengking
Si kalajengking merasa ling dalam sekejap akan mati memasang wajah gembira.
Sang naga perak tanpa bertindak sang naga hanya nampak terdiam menyaksikan wanita ini terbunuh secara perlahan,andai tuanya disini itu pantas untuk dilihat tuanya sebagai hadiah Karena menjebaknya untuk menikah denganya menggunakan cara licik.
Dalam benaknya naga perak "Wanita licik semertimu mati saja sana aku tidak peduli kamu mau apa kamu bahkan tidak pantas menjadi adik dari tuanku " sang naga pergi dari tempat itu meninggal ling masih tetap tertusuk ekor kalajengking rakasa itu.
Ling menatap naga perak pergi dia tidak bertindak kalo begini dia tidak tau motifnya apa ,jika naga perak mau menyelamatkan dia lalu mengajaknya mencelakai ling bersama itu jelas motif mereka tidak baik atau menyelamatkannya untuk mendapat informasi mencari ling serta menyelamatkan adiknya yang meskipun dibencinya setidaknya ling bisa tau dari pengakuan alasan mereka mencari dia sebelum memberi informasi, dengan bantuan catty ling bisa membaca kebohongan orang lain tanpa harus merasakan perubahan spiritual dalam diri seseorang bila tingkatan orang itu lebih tinggi tidak bisa dirasakan.
Ling mengerutkan alis kesal aktingnya yang luar biasa ini tidak membuahkan apa apa
"Ckckck padahal aku sudah bersusah payah berakting tidak ada hasil?" ucap ling masih memegang ekor kalajengking di dadanya.
Si kalajengking nampak kebingungan berkeringat didahi "Loh kok manusia ini belum mati ya?" kalajengking menyuntikkan lebih banyak racun.
Ling menatap kala jeng "Sudah, aku sudah selesai akting kok terima kasih telah membantuku '' ling melepas ekor kalajengking dari tubuhnya.
Ling meninggalkan kalajengking masih dalam keadaan linglung" Apa racunku ini racun semut?, manusia itu bukan manusia dia Monster !" kalajengking merah bingung memutuskan kembali memasuki jurang
continue>>>