
Ling menatap gumpalan gabut perlahan menghilang menyisakan bangunan di jantung hutan terlihat sudah tinggal reruntuhan saja, anehnya tidak bisa dilihat oleh mata biasa .
"Bangunan apa itu kayaknya sudah ditinggal lama ,aku mau mengeceknya dari dekat"
Ling melompat turun dari menara tanah menuju jantung hutan letak reruntuhan,
ling tiba di tanah lapang kosong tanpa pohon apapun.
"Aneh tadi aku lihat reruntuhan itu di sini kok tidak ada coba saja deh mata dimensi langit"
Aura biru memancar keluar
dari mata birunya ling, tembok pertahanan hancur juga reruntuhan
bangunan juga pilar pilar batu tertumbuhi lumut termakan waktu terlihat jelas dari mata ling ada cuma satu bangunan yang masih utuh juga yang terbesar bentuknya seperti bangunan bertingkat.
"Sebuah bangunan di tempat seperti ini?,apa tujuan orang itu sebenarnya"
Ling berjalan memasuki bangunan masih utuh itu ,setelah depan gerbang
ling membuka gerbang besar itu menyerap kekuatan Qi-nya,degan
cepat menarik kembali tangannya
"Gerbang ini menyerap Qi milikku ,tidak aku rasa seluruh bangunan ini menyerap QI alam juga QI mahluk hidup disekitarnya,benar ini tempat menarik"
Ling mengunakan pedang katana memotong gerbang itu menjadi pecahan serpihan, ling melangkah masuk ke bagian dalam dari jalan yang sisi kanan dan kirinya kolam air di ujung jalan ruangan terdapat prasasti batu seperti nisan dibelangkanya lukisan dari ukiran batu raksasa menggambarkan perang antar manusia dengan makhluk aneh juga monster, disisi ruangan lainnya kosong tidak ada benda sama sekali di.
"Prasasti ? ,apa lagi ini sebenarnya tempat apa sih"
Ling mendekati prasati itu mengamati tulisan yang sama sekali tidak dimengerti oleh ling,
"Sial tulisan ini seperti ini sulit di terjemahkan ,oh ya catty bantu aku menerjemahkannya"
[Baik tuan]
sambil menunggu ling mengamati ruangan sekitarnya mengamati ukiran lukisan
[menganalisis..... selesai]
"oke catty terjemahan tulisannya"
[Adanya hasil dari kesaksian,
jalan tak ada hal sebaik kasih sayang,
hukum dari Permulaan,
air dan minyak terus bertukar,
lindungi kemurnian dari kegelapan,
suatu bagian membawa perubahan,
lainya lagi membawa kerusakan,]
"Ini apa ini teka-teki benar benar rumit cuma beberapa berkataan tidak aku pahami di sini apa sebenarnya tujuan pembuatannya,catty apa kamu tau maknanya"
[Ya tuan ,itu arti dari sebuah perjalanan hidup dari tindakan membawa perubahan besar dari niatan dalam suatu bagian dalam diri sendiri yaitu hati ,apapun tindakan dilandasinya akan membawa perubahan baik kerusakan atau kebaikan yang akan dihasilkan
oleh kesaksian orang lain , melindungi hati dari kegelapan,pahit manis hidup terus bertukar, kasih sayang adalah yang terbaik dari hati adalah hukum
dari permulaan,itu semua hal yang tidak terjadi tidak akan terjadi]
"Aku lumayan paham maknanya sih jadi perang pada ukiran ini juga sebagai contoh ya, dilukisan ini ada kejanggalan bayangan orang orang di atas awan itu hanya diam menyaksikan perang itu,apa kamu tau siapa mereka catty"
[mereka adalah kaum setengah dewa(half God) ]
"oh jadi manusia setengah dewa ya aku pikir mereka juga tidak ikut campur"
Ling mengamati ukiran lukisan itu dengan seksama menemukan lubang bulat sempurna dibawah ukiran itu,
"Apa ini sebuah kunci ya"
Ling meraba cekungan kecil itu sebuah jarum emas menusuk jari,ling kaget .
"Aduhh "
ukiran batu itu bergetar membelah dirinya menjadi gerbang raksasa,ling melihat itu terbuka menjadi waspada ada bila ada sesuatu di dalam,terlihat sebuah cawan emas di atas batu persis ditengah ruangan seperti goa luas sebagian lainnya gelap gulita .
"Ada cawan emas di tempat seperti ini apa sebenarnya tujuan pembuatannya"
Ling melangkah masuk menghampiri cawan itu ,ling Ingin memegang cawan itu akan tetapi yang terjadi justru cawan itu menghilang menjadi asap di udara
"Apa yang terjadi mengapa begini"
merasa dirinya diawasi sesuatu dari sudut kegelapan aura membunuh datang dari kegelapan ling tidak melihat apapun terdengar suara wanita
"Tuan tolong aku !"
Seorang gadis cantik keluar dari kegelapan goa dari ruang goa yang sangat luas itu,ling mengaktifkan Mata dimensi langit terlihat jelas seluruh bagian dari goa,seorang gadis berbaju hitam dengan shal merah menghampiri ling dengan menangis
"Tuan muda tolong"
Ucap si wanita ingin memeluk ling dengan gerakan santai menghindarinya
"Di sana ada kakakku dikurung siluman didalam goa ini dibagian sana" ucap gadis menunjuk arah depan
"Ah biar aku periksa dulu " ling menuju kearah yang ditunjuk
Si gadis mengeluarkan pisau merah dari belakang bajunya bersiap menikam jantung ling,ling melihat itu dengan sudah persiapan menghindari dengan mudah.
"hihihi boleh juga si tampan ini" ucap si gadis berniat menyerang lagi
"Ya siluman itu sangat mengerikan"
ucapan ling dengan nada datar
"Datang lagi seorang manusia lainnya untuk makananku pada baru kemarin aku kedatangan tamu belum aku makan hihihi"
"Hah~sial apa sebenarnya kesalahanku sih dibuat makanan sama siluman jahat" ling mehela nafas
"Manusia ini tampan sekali sayang kalo kubunuh untuk ku ambil hatinya makan pasti sangat enak"
"Apa?,aku bilang ya dagingku ini alot
malahan tidak bergizi juga" ucapan ling dengan datar
"Biarpun begitu tetap enak memakan hati dari kegagahmu itu"
Wanita itu mengeluarkan semacam cakram diselimuti api melempar
sekuat tenaga kearah ling ,menangkis dengan tangan kosong tanpa hambatan, kemudian mengambil kesempatan wanita melesat menyerang mengunakan pedangnya serangan demi serang di kerahkan gerakkanya semakin sulit dibaca ling dengan santai menghindari semuanya,menurut ling pemahaman pedangnya di tahap handal tepat dibawah ling ,si gadis mundur beberapa langkah
"Hmm lumayan juga mari kita lihat apa kau bertahan kau akan merasakan serbuk tong xueku (sejenis serbuk racun)"
wanita mengeluarkan sesuatu dari lengannya dilempar ke udara berubah menjadi kehijauan,
"Arghh,sakit sekali apa ini!,uhuhk,uhuhk," ling memegang dadanya
"hihihi" si gadis memasang wajah kemenangan.
"Haha cukup tadi aku hanya sandiwara"
tidak berefek pada ling yang masih normal bernafas
"Bagaimana,kenapa tidak bekerja seharusnya munusia ditahap kaisar kebawah akan mati oleh racunya" si gadis heran
"Ini tidak akan berefek pada malah semakin menjadi kuat " ling dengan membersihkan sisa racun menempel di pakain
"Huh baiklah siluman rubah ini mengaku kalah kau menang manusia" ucap si gadis rubah kecewa.
"Haha baik baik sekarang aku ingin kau melepaskan pria kurus di sana" ling menunjukkan pria kurus di gelapnya goa.
"Tidak bisa aku tidak punya sumber daya juga aku butuh energi kehidupan dengan memakan hati manusia"ucap si gadis rubah dengan kesal.
"Energi kehidupan?,catty apa itu"
*[ Energi kehidupan terdapat pada sumber daya dan juga mahkluk hidup lainnya,untuk itu banyak siluman/ hewan buas menginginkan manusia yang jumlah energi kehidupanya lebih banyak.]*
"Sekarang aku paham,lalu bagaimana caraku mendapatkanya untuk menyelamatkan orang itu"
[Tuan bisa menukarya 100 poin
system\=1000 energi kehidupan]
"Jadi sekarang kau sudah menang sebaiknya kamu pergilah aku ingin memakannya" gadis rubah mengusir pergi ling
Ling menatap gadis rubah didepanya,
gadis rubah memiringkan kepalanya
"Apa ada yang salah denganku kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya sang gadis rubah heran
"Nona apa maksudnya ini"
Ling menggadahkan tangan butiran butiran kecil cahaya unggu kebiruan muncul di telapak tangannya, sang gadis rubah terbelalak melihat itu bagaimana tidak setidaknya 90-112 energi kehidupan yang bisa dirasakan berada di mahluk hidup seperti manusia sangat jarang sedangkan ling memiliki 1000 energi kehidupan lebih pengendaliannya juga sulit bila dikeluarkan,gadis rubah sudah bersiap menangkap tangan ling penuh energi itu ling cepat cepat menghilangkannya.
"Bagaimana aku akan memberikan semuanya nanti kau lepaskan dulu pria kurus itu" ling wei membujuk gadis rubah.
"Baiklah aku setuju"jawab gadis rubah gembira
Ling memegang tubuh orang kurus sudah pucat pasi itu disembuhkan dengan kemampuan tubuh cahaya luka lukanya sembuh total ling mengalir energi spiritualnya degan energi kehidupan seketika badannya tidak pucat lagi .
"Baiklah mana cepat cepat energi kehidupannya "gadis rubah tak sabar
"Iya iya setelah aku mengeluarkan pemuda ini dari hutan "
ketiganya menghilang ke dunia kecilnya ling si gadis rubah berniat bertanya ke ling tapi sudah berpindah lagi ke sebuah jalan menuju desa terdekat,ling meletakkanya pria kurus masih pingsan di samping gerbang dengan sedikit uang di sampingnya,secepatnya menghilang dari sana si pria kurus tersadar .
"Ah aku masih hidup kelihatannya aku diselamatkan seseorang,siapapun itu dia orang baik yang memahami arti dari teka-teki itu"
sementara itu...
"Aku menemukannya di dekat desa kecil sebelah hutan roh!"
Gelang naga ditanggan Yun Zhi berbicara serius,kedua pemuda itu menuju ke desa tersebut.
continue>>>