
Ling mengingat dirinya sendiri belum memilih jalan kultivasinya untuk di tempuh yaitu jalan penguasaan iblis dan juga jalan surgawi yang masing masing memiliki bertolak belakang.
"Aku harus memilih salah satunya dan agar bisa menstabilkan lautan QI spiritualku yang dari tadi tadi tidak bisa tenang"
Sehingga dia terbangun dan memposisikan dirinya berkonsentrasi untuk merasakan dua perbedaan energi spiritual di dalam tubuhnya berlawanan tapi anehnya malahan dua perbedaan mendatanginya dan mengelilingi tubuhnya yang seharusnya memilih dua unsur itu.
"kenapa seperti ini?, tunggu menurut pemahaman dari tubuh yin yang seperti ini hanya bisa tindakan terbaik dilakukan dengan penyatuan unsur ,jadi dua unsur berbeda berebut posisi yang sama jika orang itu menarik bagi unsur ini dan mendapat pemahaman spiritual dengan tajam,namun itu hanya satu unsur saja belum pernah ada dua sekaligus ,sebaiknya aku mulai saja tidak sia sia aku memilih kemampuan tubuh ini juga"
Ling mencoba menggabungkan mereka untuk bisa menjadi jalan kultivator baru di seluruh semesta ini,dua energi spiritual sebesar anggur berbeda berada di lautan QI spiritual warna hitam kelam dan cahaya putih ke'emasan di satukan di, proses ini Ling cukup kesulitan sampai berkeringat saat itu juga ,
"Ayo,sedikit lagi"gumam Ling bercucuran keringat.
Hinga 3 jam berlalu sampai penyatuan unsur sempurna di lautan QI spiritualnya dan ling kelelahan sampai tertidur pulas,tidak menyadari apa yang terjadi di tubuhnya.
Malam yang dingin sudah diganti oleh sinar mentari pagi hangat dari arah timur desa sampai ke penginapa menerpa wajah tampannya Ling dengan perlahan membuka matanya,di ikuti dengan langkah membuka jendela.
"Udaranya di dunia ini memang berbeda dengan duniaku dulu saat tinggal di villa pribadi tak pernah merasakan udara yang begitu sesegar ini dalam kehidupan dulu"Ling segera ingin memasuki dunia alam bawah sadarnya, ketika hendak berpindah terdengar suara ketukan pintu kamar,
"Siapa yang pagi pagi hari begini ada yang mencariku?"Ling berjalan membuka pintu kamar terbuka, menampilkan sosok nenek kemarin.
"Tuan muda, terima kasih atas pengusiran orang itu, bukanya ingin mengusir anda tapi aku takutkan orang itu membawa kelompoknya datang ke sini sebaiknya anda meninggalkan tempat ini segera mungkin"suara nenek dengan nada khawatir.
"Tenang saja nek,aku tidak akan lama di sini aku akan pergi jika mereka datang pastinya akan mengincarku jadi aku akan pancing mereka keluarkan desa"Ling memberi solusinya agar nenek itu tidak akan khawatir.
"Siapa,bocah kemarin yang sudah mempermalukan anggotaku!?"ucap pria gendut dengan luka goresan di dahinya.
"Aku,jika kalian bisa menangkap aku maka aku juga akan kuberikan kepada kalian uangku"Ling santai, kemudian melesat lari ke arah hutan degan menahan setengah kecepatannya agar bisa ada yang mengikuti, mereka tak tinggal diam melihat Ling juga ikut menggikutinya sampai ke pinggir hutan
"Hei bocah,larimu lumayan cepat juga namun kita ber empat sudah tahap transformasi tingkat 2 ,kau tidak perlu repot-repot lagi lari dan terima kematian mu"si pria gendut kapak dipersiapkan
"Kita lihat saja siapa yang akan mati menemui Yama di neraka sana"Ling menyiapkan katananya.pria gendut geram menyuruh semuanya menyerang.
"Bocah tenggik,ayo kita serang dia" mereka serentak maju,Ling tersenyum karena tidak perlu repot untuk maju,
CLAKK..SHIINGGG....TRAAPP ....
Satu tebasan keempatnya terpisah dari semua anggota badannya terpotong jadi dua bagian,sangking halusnya potongan baru mengeluarkan darah setelah di tanah.
[selamat mendapat 4000 points]
"Gara gara kalian aku terganggu untuk memasuki dunia alam bawah sadarku, akan kupikir itu nanti aku akan ke kota bulan biru dulu "Ling mengunakan kemampuan tubuh yin yang dalam mengontrol elemen tanah membuat lubang lalu tertutup tanah kembali untuk mengubur empat jasadnya dan menghilang dari sana.
continue>>>