
"jangan membentak! kau pikir siapa dirimu?"(Tanya Li marah)
"kau jadi semakin berani!"(Ucap Xu marah)
Datanglah Alex ingin menginformasi kan tiket itu serta sekalian menjemput salah satu dari mereka
"Tuan...mobil sudah siap"(Ucap Alex)
"Baik! bawa pembunuh itu,"(Ucap Xu marah)
"Baik Tuan.."(Ucap Alex)
"Alexx!! aku mohon jangan bawa ibuku"(Ucap Li sambil nangis)
"Tolong jangan halangin tugas saya nona,maaf!"(Ucap Alex)
Alex berserta supirnya menarik ibunya dengan paksa,tapi Li yang menarik tangan ibunya ia malah tidak mau lepaskan,
"Aku mohon!"(Ucap Li sambil nangis)
"Percuma"(Ucap Xu dingin)
Setelah itu berhasil lah alex memisahkan tangan ibunya dengan Li itu membuat Li sedih karena ia berpisah dengan ibu,lalu berangkat lah mereka itu hanya supir dengan ibunya, alex tidak mengikutinya
1 Jam Kemudian....
Seseorang polisi menelpon ke Hp nya Xu dan mengatakan
"apakah bapak kenal pemilik mobil ini?"(Tanya Polisi)
"Ya,ada apa?"(Tanya Xu)
"mobil ini kecelakaan di tabrak Truk dan 2 korban meninggal di tempat"(Ucap Polisi)
"meninggal?"(Tanya Xu)
"Kenapa,siapa yang meninggal?"(Tanya Li khawatir)
"Ibu mu.."(Ucap Xu gugup)
"Ha?"(Ucap Li kaget)
"Ibu ku gak mungkin meninggal! aku mau ketemu ibuku sekarang juga jika tidak aku akan bunuh diri dengan pisau ini didepan mata kalian"(Ucap Li sambil nangis)
Li yang melihat adanya pisau di meja makan dia mengambilnya untuk mengancam Xu agar ia di antarkan ke ibunya karena ia tidak percaya bahwa ibu nya meninggalkan dia begitu cepat
"Tenang nona"(Ucap Alex panik)
"gimana tuan?"(Tanya alex)
"Baik biarkan dia ikut,siapkan mobil"(Ucap Xu)
"kakek ikut?"(Tanya Kakek)
"tidak perlu kakek ikut kakek lagi dalam keadaan sakit"(Ucap Xu lembut)
"Baik"(Ucap Kakek)
Tut!(Suara Klakson mobil)
"Tuan mobilnya sudah siap ayo berangkat"(teriak Alex)
"hmm"(Ucap Xu)
Masuklah keduanya kedalam mobil dengan Li yang masih memegang pisau lalu Li berkata,
"Jika terjadi sesuatu pada ibuku! jangan pernah berharap bahwa aku akan memaafkan mu!"(Ucap Li dengan wajah yang penuh kebencian)
Sesampainya di rumah sakit Li lansung mebuang pisaunya dan lansung lari kedalam dalam bertanya pada resepsionis untuk mengetahui dimana keadaan ibunya
"Mbak ibu saya dimana?!"(Tanya Li dengan keras)
"kecelakaan beberapa jam lalu ya?"(Tanya pelayan)
"iya!"(Ucap Li)
"mari saya antar"(Ucap Pelayan)
Dengan senang Li mengikutinya dengan Xu juga dan Alex yang mengikutinya tiba-tiba ada 5 suster dan 1 dokter yang mendorong mayat dari kamar yang di tunjukkan oleh pelayan itu
"gimana ibu saya?"(Tanya Li)
dokter itu hanya diam saja sehingga membuat Li berpikir bahwa ibunya mati dengam cepat ia menarik baju dokter itu lalu bertanya kembali
"Dimana ibuku?!"(Tanya Li nangis)
"Maaf,mbak saya sudah berusaha tapi tuha berkehendak lain"(Ucap Dokter itu)
"Lepaskan Dokternya!"(Ucap Xu)
"Ha?"(Ucap Li dengan tatapan kosong)
"ini pasti mayat orang lain"(Ucap Li bangga)
Ia pun membukanya dan ternyata itu beneran ibunya Li yang tergeletak di situ dengan keadaan tidak bernapas seketika itu Li jatuh lemas di lantai lalu Xu merangkul tangan nya untuk membantunya berdiri tapi Li malah mendorong Xu,ia pun berdiri dengan sendiri dan mengatakan,
"Mama?"(Panggil Li)
"mama dengan Xiao Li bicara?"(Ucap Li senyum)
"Mama Xiao Li pasti di dalam mimpi"(Ucap Li sambil nangis)
"mama bangun! mama sudah janji akan menemani Li sampe Li punya anak?!(Ucap Li teriak)
"Sudah..."(Ucap Xu kecewa)
"Xu kau sungguh jahat kepada kami! aku benci kau!"(Ucap Li dengan muka penuh kebencian)
Li pun pingsan lalu ia di masukkan kedalam rumah sakit karena ia terlalu sedih dan belum memakan apa-apa dengan perasaan bersalah Xu ia pun menemani Li, disisi lain Fan dengan Cai sudah pulang dari kantor dan menuju kerumah dengan mobil sesampainya ia memanggil kakek,
"kakek!"(Panggil Fan)
"Ya?"(Ucao Kakek)
"Pada kemana kok sepi banget?"(tanya Cai)
"tadi terjadi pertengkaran lagi,saat Qingmeng mau di bawa keluar kota malah terjadi kecelaakan sehingga ia meninggal"(Ucap kakek)
"Hah?"(Cai dan Fan kaget)
Fan mengeluarkan Hp nya dan menelpon ke Xu,
"Hallo Xu dimana kalian?!"(Tanya Fan)
"Rumah sakit kota,kamar Vip Nomor 996"(Ucap Xu dengan lemas)
"Tunggu disana aku akan berangkat"(Ucap Fan)
Tut~~~~(Suara tutup telepon)
"Yok Cai ikut aku"(Ajak Fan)
"okeh"(Ucap Cai)
30 Menit Kemudian...
Sampailah lah Fan dan Cai di rumah sakit kota mereka pun bergegas masuk ke kamar nya Li di rawat Cai pun sedih melihat kondisi Li,
"Apa yang kau lakukan pada sahabat ku?!"(Tanya Cai marah)
"Aku tidak sengaja"(Ucap Xu)
"Bagaimama dengan ibunya Li?"(Tanya Fan)
"Meninggal!"(Ucap Xu)
4 Menit kemudian...
Bangunlah Li dengan itu membuat mereka bahagia bahwa Li sudah bangun,
"Li bagaimana?"(Tanya Cai)
"Xiao Cai...tadi aku bermimpi bahwa ibuku meninggal karena kecelakaan"(Ucap Li)
"maaf Li tapi itu benaran"(Ucap Cai)
"Bohong! ibuku tidak selemah itu"(Ucap Li tidak percaya)