Trials Of Love

Trials Of Love
Episode 15



"Aku akan masak mie instan saja"(Ucap Li)


Li mengambil mie instan dan memasak untuk di makan lalu ia membuat segelas susu yang sudah sering ibunya buatkan untuk nya,kemudian ia larut dalam pikiran nya ia memikirkan sesosok papanya yang telah meninggal saat ia masih kecil tanpa mengetahui siapa nama ayahnya bahkan belum sempat bertemu


Disisi lain Xu mengambil ponselnya dan membuka untuk melihat apakah Li membalas chat yang dia kirim tadi,ternyata Li tidak membalas nya tapi hanya membaca pesan nya tanpa membalas lalu ia berkata,


"Kenapa Li tidak membalas chat ku..."(Ucap Xu)


kemudian ia memcoba mengirim kan pesan lagi


Di Chat


"Li kenapa tidak membalas chat ku?kau kenapa?(tanya Xu di chat)


Ponselnya Li berbunyi dengan suara"Ting..." kemudia Li tersadar mendengar suara ponselnya lalu membuka nya ia kaget ternyata pesan itu dari Xu tapi Li tidak tau harus bagaimana membalasnya ,Li hanya membaca


Xu melihat bahwa Li Onlline dan membaca pesan nya tapi tidak di balas.kemudian Xu mengetik lagi


Di Chat


"Li?Kau baik-baik saja kan?"(Tanya Xu di chat)


Li melihat dan membaca namun ia tidak membalasnya kemudian Li mematikan ponselnya dalam keadaan mati daya,di saat bersamaan Xu menelpon nya"Tut...Tut...Maaf nomor hp yang anda hubungi tidak aktif"(Ucap ponsel).Xu khawatir dengan Li karna ia bukan cmn tidak membalas pesan nya tapi ponsel nya tidak aktif


Begitu juga dengan Fan dan Cai yang berada di taman yang sama disana Fan mengajak Cai memain Wahana dan makan ice cream,Fan berkata,


"Gimana?seru tidak?"(Tanya Fan)


"Seru banget!"(Ucap Cai dengan senang)


"Ice cream enak tidak?"(Tanya Fan)


"Enak banget"(Ucap Cai)


"Masa?"(Tanya Fan)


"coba"(Ucap Fan)


"pesan lagi kalo kakak mau"(Ucap Cai dengan polos)


Tiba-tiba Fan mendekat untuk mencicipi Ice Cream yang di makan oleh Cai,dengan posisi yang sama dengan Cai..Cai pun terkaget dan menatap ke arah Fan dan mereka menatap satu sama lain...setelah itu terdengar lah suara detak jantung yang sangat cepat saat itu ponselnya Cai berbunyi mereka pun sama sadar lalu saling memalingkan muka dengan begitu Cai mengangkat telepon ternyata itu dari kakaknya,


Di Telepon


"Ada apa?"(Tanya Cai)


"Kau lagi dimana?"(Ucap Kakaknya)


"Lagi di taman bersama teman"(Ucap Cai)


Fan terkaget mendeengar suara cowok dari telepon nya Cai,kemudian ia lansung berkata,


"tidak baik menelpon laki-laki di malam hari akan bahaya"(Ucap Fan)


"Stttssss"(Ucap Cai)


"itu siapa?kok dia berbicara begitu?"(Tanya kakaknya di telepon)


"oh tidak itu dia lagi berbicara sama kawannya,udah dulu yah baii"(Ucap Cai dengan buru-buru)


Tut..Tut...Tut...


"Itu siapa?"(Tanya Fan)


"kakak ku...tapi bukan kakak kandung"(Ucap Cai)


"Nampak nya kalian sudah akrab"(Ucap Fan)


"Iya....dari kecil,orang tua menitipkan aku kepada keluarga kakak"(Ucap Cai dengan polos)


"Oh..sudah mau pulang?"(tanya Fan)


"Yok,lagian besok kita sekolah"(Ucap Cai)


Fan dan Cai dalam perjalanan menuju rumah dengan Fan mengantarnya duluan


40 MENIT KEMUDIAN....


Sampailah dirumah Cai.. kemudian turun nya ia dari mobil Fan ia merogoh tas nya dan mengambil sesuatu yaitu gantungan kunci mobil untuk


"Ehm kak Fan tunggu sebentar"(Panggil Cai)


"Ada apa?"(Tanya Fan)


"ini untuk kakak tapi tidak mahal"(Ucap Cai)


Fan mengambil barang yang di kasih oleh Cai kemudian ia pamit pulang kerumah di dalam perjalanan dia berkata,


"Aku harus kasih tau Xu nanti dirumah bahwa Tan menampar Li disekolah"(Ucap Fan)


30 MENIT KEMUDIAN....


Sampailah ia di rumah Zhou,ia disambut oleh pengawal dan pelayan dirumah itu,


"Selamat datang Tuan muda pertama"(Ucap Mereka)


"Iya..."(Ucap Fan)


Fan dengan cepat berjalan masuk lalu ke atas dan mengetok pintu kamar Xu,TOK......TOK....TOK......(Suara ketukan pintu).Seketika Xu mendengarkannya dan membuka pintu nya kemudia Xu bertanya


"Ada apa?"(tanya Xu)


"Tutup dulu pintu iya"(Suruh Fan)


Xu menurutinya dan menutupnya kemudian berkata lah Fan,


"Kau tadi sudah chat dengan Li?"(Tanya Fan)


"Udah tapi dia cuman baca dan tidak balas,tadi aku ada menelpon nya tapi tidak aktif padahal ia baru aktif"(Ucap Xu)


"Tadi kata Cai,Tan disekolah menghampiri Li di bangkunya lalu marah dan menamparnya dengan kuat karena ia cemburu bahwa kau berpacaran dengan Li"(Ucap Fan)


"Pantas saja ia tidak membalas chat ku sama sekali"(Ucap Xu)


"oh ya tadi kenapa kau tidak masuk sekolah?"(Tanya Fan)


"Tadi kakek menceritakan tentang meninggal nya mama"(Ucap Xu)


"Sudah lah lupakan....jika ada yang membahas mama aku lansung merasa lemas"(Ucap Fan)


"mama ada buat surat untuk kita sebelum dia meninggal"(Ucap Xu)


"Mana surat nya?"(Tanya Fan)


Kemudian Xu membuka lemarinya dan mengambil surat itu dan kasih ke Fan..setelah itu Fan mengambilnya dan membacanya,kemudian Fan gemetar dan terjatuh di lantai dan mengeluarkan air mata sesaat itu Xu berkata lagi,


"Sebenarnya kematian mama bukan kecelakaan tabrakan mobil"(Ucap Xu menjelaskan kan)


"Jadi?"(Ucap Fan dengan sedih)


"Mama melakukan tindakan bunuh diri hanya untuk bertemu dengan papa yaitu orang yang sangat ia cintai,aku bodoh telah salah menilai kakek dan aku merasa malu"(Ucap Xu)


"Sudah..tapi disurat ini menulis surat pertama berarti ada surat kedua lagi dimana?"(Tanya Fan)


"Ya itu...Kakek juga sedang mencari nya tapi belum menemukan nya sampe sekarang"(Ucap Xu)


"Oh...aku pergi ke kamar dulu ya mau istirahat "(Ucap fan)


"Hati-hati jangan sambil tidak memperhatikan jalan,selamat malam"(Ucap Xu)


"malam"(Ucap Fan)


Fan berjalan ke kamarnya dan pergi mandi. kemudian...disaat bersamaan Cai juga melakukan hal yang sama kemudian setelah mereka selesai bersih-bersih,kemudia Fan chat ke Cai


Di Chat


"Udah tidur?"(Tanya Fan)


Ting...Ting..ting


Cai mendengar suara notifikasi chat kemudia ia membuka ponselnya dan ia melihat ternyata itu chat dari Fan orang yang membuat jantung nya berdetak sangat cepat dalam waktu semenit setelah itu Cai membalasnya,


Di Chat


"Kakak sudah sampai dirumah?"(Tanya Cai)


"Sudah"(Ucap Fan)


"Kak sepertinya kau ada masalah?"(Tanya Cai)


"Kok bisa tau"(Ucap Fan)


"Dari cara kakak chat..singkat sekali,kak ada masalah apa?"(Tanya Cai)


"Aku tidak bisa menjawabnya,sorry"(Ucap Fan)


"Tidak apa-apa itu adalah privasi orang,jadi kalo kakak lagi sedih kakak bisa cerita aku di sekolah maupun di chat...aku sebagai adik kelas akan selalu ada"(Ucap Cai)