
Setelah Akira terbangun, Akira langsung pergi keluar kamar untuk bertemu dengan Takao.
"Rupanya sudah pagi, aku tidak sadar bahwa pagi telah tiba, aku harus pergi untuk bertemu dengan Takao" kata Akira.
Akira pergi ke tempat dimana mereka berbicara sebelumnya, saat sampai di sana Akira tidak melihat Takao dan hanya melihat orang yang baru pertama kali dia lihat saat tiba disini, orang itu adalah Reiki tangan kanan sekaligus orang kepercayaan Takao.
"Hm, siapa orang itu?, Sebelumnya aku tidak melihat orang itu pernah ada disini" Akira yang tampak sedikit kebingungan karena melihat Reiki.
Karena Akira baru pertama kali lihat Reiki dia pun masuk dan bertanya siapa sebenarnya Reiki dan bagaimana dia bisa ada disini.
"Hey, siapa kamu" kata Akira.
Reiki yang melihat Akira dan bertanya ke arahnya pun berbicara dalam hati.
"Inikah orang yang bertarung dengan tuan Takao sebelumnya?, Orang seperti ini yang hampir mengalahkan tuan Takao?" Reiki berbicara dalam hati.
"Tapi dia tidak kelihatan kuat sama sekali, apa benar ini orang yang mengalahkan tuan Takao seperti yang dikatakan tuan Takao sebelumnya?"
"Dia tidak kelihatan kuat sama sekali, mungkin aku bisa mencobanya untuk melihat langsung apakah yang dikatakan tuan Takao benar atau tidak" Reiki masih berbicara dalam hati, Reiki yang masih ragu ingin mengetes Akira apakah perkataan tuannya benar atau tidak.
Tanpa basa basi, Reiki langsung menjawab pertanyaan Akira dan langsung mencoba menyerang untuk melihat kemampuan Akira.
"Iya" tepat setelah Reiki menjawab pertanyaan Akira, Reiki langsung melancarkan serangannya dengan menggunakan Api.
"Flame" Reiki mengangkat jarinya dan melancarkan Api kearah Akira.
Reiki yang melancarkan serangannya tersebut membuat Akira terkejut, itu dikarenakan jarak Akira dan Reiki cukup dekat, jarak antara Reiki dan Akira kurang lebih sekitar 10 meter, dan Api yang digunakan Reiki untuk menyerang mempunyai kecepatan supersonik atau 4 mach, dengan jarak yang dekat dan kecepatan serangan nya yang lumayan cepat membuat Akira terkejut.
Akira yang berhasil menghindari serangan tersebut dengan cara menghindar ke kanan tidak terima karena diserang dengan cara tiba-tiba, Akira menganggap bahwa orang didepannya sedang menantang nya untuk bertarung.
"Hey apa yang kamu lakukan, apa kamu mencoba untuk bertarung denganku?" Akira bertanya kepada orang yang ada didepannya dengan nada sedikit kesal.
Reiki tidak menjawab pertanyaan dari Akira, dan hal ini benar-benar membuat Akira menganggap bahwa itu adalah sebuah tantangan untuk nya.
Karena Reiki tidak menjawab pertanyaan dari Akira, Akira langsung membalas serangan dari Reiki dengan menggunakan sihir yang sama dengan yang digunakan oleh Reiki tadi.
"Flame" Akira mengangkat Jari telunjuknya dan mengarahkan serangan nya ke Reiki.
Reiki yang dari awal berniat untuk mengetes Akira tentu saja sudah mengetahui bahwa Akira juga akan membalas serangan nya, maka dari itu Reiki telah siap dari awal dan saat serangan Akira mendekat Reiki juga mengeluarkan Api nya untuk menahan Api dari Akira.
Setelah ke dua Api mereka berhantaman itu membuat ruang yang mereka tempati sedikit panas karena dampak dari bentrok sihir Api dari mereka berdua.
"Darksowrd" Akira memanggil pedang nya untuk bertarung dengan orang yang ada didepannya.
Tepat setelah Akira memanggil pedangnya, Akira mencoba menebas Reiki, tapi sebelum Akira melancarkan serangannya Takao datang mengehentikan pertarungan mereka.
"Berhenti Akira, tarik dan simpan kembali pedangmu" Takao datang dan menyuruh Akira untuk berhenti serta menyuruhnya menarik kembali pedang nya.
"Kenapa aku harus melakukan itu?, setelah orang di depanku menyerang ku dengan tiba-tiba" Akira sedikit kesal karena dihentikan oleh Takao.
"Orang yang ada di depanmu adalah tangan kanan ku serta orang kepercayaan ku, jadi simpan kembali pedangmu tidak perlu bertarung" kata Takao.
"Dan kamu Reiki, apa yang kamu lakukan selagi aku tidak ada?" Takao bertanya kepada Reiki.
"Saya hanya penasaran dengan orang itu tuan, dan saya ingin mengetes nya sedikit" ucap Reiki yang menjawab pertanyaan Takao.
"Minta maaflah kepada Akira sekarang Reiki" Takao menyuruh Reiki untuk meminta maaf.
"Kenapa saya harus minta maaf tuan?, saya hanya mengetesnya sedikit saja, bukankah berlebihan untuk menyuruh saya minta maaf?" Reiki menjawab pertanyaan Takao dan tidak mau meminta maaf kepada Akira.
"Reiki, apa kamu sekarang mencoba untuk melanggar perkataan ku?" Takao sedikit meninggikan suaranya.
"T-tapi tuan" kata Reiki.
"Reikiii!, Minta maaf sekarang juga" Takao berteriak dan sedikit marah atas perlakuan dari Reiki.
Reiki yang terkejut melihat tuannya marah pun akhirnya meminta maaf kepada Akira.
"Saya minta maaf, tolong maafkan perilaku saya yang sedikit kelewatan" Reiki meminta maaf kepada Akira.
Akira yang melihat Reiki membungkuk dan meminta maaf tidak tega dan memaafkan perilaku Reiki.
"Berdirilah, tidak perlu seperti itu, aku sudah memaafkan mu jadi tidak perlu membungkuk seperti ini" Akira memaafkan Reiki dan menyuruh nya untuk berdiri.
Setelah Reiki meminta maaf dan Akira memaafkan perilakunya tersebut, Takao menyuruh mereka semua duduk.
"Baiklah karena masalah sudah selesai, bisa kah kita duduk dan mengobrol sekarang?" kata Takao.
"Yah" Akira dan Reiki serentak menjawab secara bersamaan.
Akira dan Reiki mereka berdua menjawab bersamaan dan Akira pun duduk, perbincangan mereka pun dimulai.