
Chapter: 13
"Kwak...Kwak... perintah kepada semua anggota korps pemburu iblis, bawa Tanjiro Kamado dan Nezuko Kamado ke markas korps pemburu iblis!!" teriak gagak pembawa pesan (sauar gagak gitu ga sih?)
"Yah... seperti yang sudsh disampaikan.... jadi kita harus membawa Nezuko dan Tanjiro bukan?" tanya Shinobu yang langsung mmebuat Tanjiro pingsan
"Shinobu apa yang kau lakukan?!" Gyuu
"Bukankah sudah jelas? membawa Tanjiro si penghianat?" tanya Shinobu
"Kau..." ucap Gyuu yang telah dilumpuhkan oleh Shinobu menggunakan racun pelumpuh
"Kau Firza bukan?" tanya Shinobu
"Ya, aku Firza atau suamimu"ucap Firza
"Apa maksudmu suamiku?" tanya Shinobu denagn senyuman yang mengerikan
"Artinya kau istriku" jawab Firza sembari memberikan ingatan kehidupan sebelumnya
"Apa yang kau lakukan padaku?" tanya Shinobu masih yang masih tidak percaya
"Huff.... itu memang kenyataan, di bahu bagian kananmu ada symbol bukan? symbol itu berbentuk seperti bunga dengan naga dan reruntuhan kuno" tanya Firza
"B-bagaimana kau bisa tau? dasar mesum" tanya Shinobu
"Karena aku adalah suamimu, hanya istriku yang memiliki tanda seperti itu" ucap Firza
"Begitukah...." ucap Shinobu sembari melihat bahu kanan Nezuko yang juga memiliki tanda yang sama
"Tunggu Nezuko juga istrimu?"tanya Shinobu
"Ya Kau, Kanao, dan Nezuko adalah istriku" jawab Firza
"Sepertinya ingatanmu tidak kembali sepenuhnya ya?" ucap Firza
"Sepertinya begitu..." balas Shinobu
"Jadi apa yang akan kau lakukan?" tanay Firza
"Aku akan tetap membawa Nezuko ke markas"ucap Shinobu
"Jika Nezuko di bawa ke markas kau tau apa yang akan terjadi dengannya bukan?"tanya Firza
"Ya, kemungkinan Hashira lainnya akan menentang Nezuko dan berusaha untuk membunuhnya" ucap Shinobu
"Kau tau itu dan kau masih mau membawa saudarimu?" tanya Firza
"Ya aku akan tetap membawanya, akan tetapi tak akan kubiarkan mereka manyakiti saudariku" ucap Shinobu
"Apakah kamu tidak masalah dengan itu Nezuko?" tanya Firza yang dijawab oleh Nezuko dengan menggelengkan kepala yang berarti tidak masalah
"Baiklah kalau begitu.... ayo kita pergi ke markas pemburu iblis" ucap Firza
----Di markas Korps Pemburu Iblis----
"Inikah Tanjiro si penghianat"ucap Hashira angin
"Katakan sekali lagi bahwa Tanjiro penghianat, seluruh bagian tubuhmu akan lepas dengan cara yang snagat menyakitkan sampai kau ingin meminta untuk mati saja" ucap Firza
"Siapa kau? berani berbicara dengan seorang hashira seperti itu" ucap Hashira angin
"Cihh... Sampah" ucap Firza
"Kau!!" teriak Hashira angin sembari menarik pedangnya dari sarung pedang
"Pedangmu keluar dari sarung pedangnya, saat itu juga kau mandapati kematianmu"ucap Firza dengan nada yang sangat dingin
"Sudah-sudah bukan saatmya kalian untuk bertarung, dan juga kamu pasti Firza-san ya? perkenalkan namaku Rengoku Hashira Api" ucap Rengoku
"Ya... namaku Firza, salam kenal Rengoku-san" ucap Firza
"Tuan besar akan datang' ucap 2 anak kembar
"Hoo... sepertinya kalian sudah bertemu satu sama lain" ucap Tuan besar
"Salam Tuan besar" ucap Rengoku mewakili Hashira yang lain sambil berlutut
"Kau pasti Firza-kun" ucap Tuan besar sembari melihat ke arah Firza
"Hey kau baj*ng*n, bersikap sopanlah pada tuan besar" ucap Hashira Angin
"Cih.. merepotkan" ucap Firza
"Ugh.. NEZUKO!!" Teriak Tanjiro yang baru saja sadar dari pingsannya
"Tenanglah kakak ipar, Nezuko baik-baik saja" ucap Firza
"Huff... Firza itu kau, syukurlsh jika begitu" ucap Tanjiro
"Tuan besar, maaf jika sata berbicara kasar tetapi bukankah sudah waktunya membicarakan inti kenaoa kami dipanggil kesini" ucap Hashira angin
"Ya.. kau benar" ucap Tuan besar
"Seperti yang kalian ketahui, Kamado Tanjiro membawa Iblis yang merupakan adik perempuannya... Sebagai anggota korps pemburu iblis dia tidak membunuh iblis yang selalu ada di sampingnya" ucap Tuan besar
"Apa pendapat kalian, apakah kalian akan memilih untuk membunuh Nezuko atau menganggapnya sebagai salah satu anggota korps?"tanya Tuan Besar
"Jika boleh jujur saya masih tidak menerima Nezuko sebagai slaah satu anggota korps" jawab Rengoku
"Tentu saja Dia harus dibunuh... dia aalah iblis, bisa saja dia mata-mata dari Muzan"ucap Hashira Angin
"Aku hanya ingin memberitahu kalian, Gyuu dan juga Urokodaki telah menjamin denagn nyawa mereka berdua bahwa Nezuko tidak akan menyakiti manusia."ucap Tuan Besar
"Gyuu melakukan itu?" tanya Shinobu
"Urokodaki telah menjelaskan bahwa Nezuko mengembalikan energynya dengan cara tidur sebagai ganti memakan manusia" ucap Tuan besar
"Tetap saja, dimasa depan mungkin dia akan memakan manusia.. karen iblis tetaplah iblis!"ucap Hashira angin
"Izinkan saya mengetesnya... saya akan menggunakan darah saya, jika dia bisa menahannya saya akan melepas tangan" ucap Hashira Angin
"Izin diberikan"ucap Tuan besar
Hashira angin berdiri di depan kotak kayu yang berisi Nezuko, secara tiba-tiba dia menarik pedangnya dan menusuk Nezuko dari luar kotak.
"Bagaiana rasanya?? IBLIS!!!" ucap Hashira angin sembari menusuk Nezuko berkali-kali
"Berani aku sakiti dia!!!!" teriak Firza yang diikuti dengan tekanan yang mampu membuat semua orang di dunia jatuh dan tidak bisa bangkit lagi (bukan lagu)
Dengan cepat Firza berdiri di samping Hashira angin, Firza langsung menyembuhkan Nezuko. Selesai menyembuhkan Nezuko, Firza langsung menyiksa Hashira angin dnegan sangat keji dan hal itu dilihat oleh seluruh Hashira yang lain.
"Sekarang Jiwamu akan disiksa di Neraka Terdalam selama-lamanya" ucap Firza sambil memasukkanjiwa Hashira angin ke dslam neraka paling dalam.
-hapus memory- Tidak pernah ada Hashira angin dan juga kalian semua setuju Nezuko menjadi bagian dari korps pemburu iblis
Setelah selesai menghapus ingatan semua orang, Firza langsung memeluk Nezuko dan meminta maaf karena Ia sudah tau Nezuko akan mengalami hal itu, bukannya mencegahnya malah diam menonton. Yang dibalas oleh Nezuko dengan pelukan
-Purify-
Seketika tubuh Nezuko bercahaya, seluruh darah iblis di tubuhnya sekarang murni miliknya sendiri, an hal itu menjadikan Nezuko sebagai Dewi para Iblis
"Maafkan aku, karena aku kamu harus menderita" ucap Firza
"Tidak... itu semua bukan salahmu, kamu tidak perlu menyesalinya. Lihat aku, sekarang aku baik-baik saja bukan?"ucap Nezuko
"Yang kulihat hanya istriu yang cantik dan imut" goda Firza setelah menenangkan diri
"Hmp~~ tau gitu aku tidak akna menenangkan dirimu" ucap Nezuko
"Hahaha... kau sangat imut jika sedang kesal Nezuko atau haruskah kupanggil I-S-T-R-I-K-U" goda Firza
"Sudah.. jangan goda aku lagi, hmp akan kulaporin saudari yang lain kalo kamu masih ngegoda aku lagi" ancam Nezuko yang menambah keimutannya 9999999%
"Sangat imut" ucap Firza
"Terima kasih?" ucap Nezuko
"Jangan kira hanya dengan itu bisa membuat dirimu lolos dari hukuman saudari yang lain... hmph." ucap Nezuko
(Btw ini waktunya udah dihentiin sama si Buaya darat kita)
----Bersambung-----
Ya, udah sampe sini aja. Jangan lupa jawab pertanyaanku di chap sebelumnya, Bye