THE STRONGEST ABSOLUTE ANCIENT GOD

THE STRONGEST ABSOLUTE ANCIENT GOD
Pergi ke dunia Kimetsu No Yaiba



Chapter 11:


-------Pagi hari-----


Seperti biasanya, begitu Firza bangun Ia akan langsung membersihkan diri lalu mmebuat sarapan.


Setelah selesai sarapan bersama-sama, Firza mengajak mereka semua untuk pergi ke dunia pribadinya, ini merupakan pertama klainya bagi semua orang untuk pergi ke dunai pribadi Firza.


"Apakah kalian ingin melihat dunia pribadiku?" tanya Firza


"Tentu saja, kami mau!" jawab mereka bersamaan


Lalu Firza membuka portal untuk masuk ke dunia pribadinya.


----di dunia pribadi------


"Selamat Datang di dunia pribadiku" ucap Firza


"Woah, ini kah dunia pribadimu sayang?" tanya Asuna dengan penuh kekaguman akan keindahan dunia pribadi.


"Ya, inilah dunia pribadiku" jawab Firza


Firza membawa mereka semua ke rumah yang telah dibuatnya. Ketika mereka melihat isi dalam rumah yang begitu megah dan mewah, seketika mata mereka berbinar.


"Sayang, kami mau menjelajahi dulu ya!" ucap Yotsuba dan lainnya ynag langsung pergi meninggalkan Firza sendirian


"Tung..." ucap Firza yang terpotong karena mereka semua sudha meninggalkan dirinya


"Hah.... hari-hari ditinggal sendiri lagi" ucap Firza menghela nafas (g maksud nyindir kalian🗿, atao ada yang merasa? sini cerita di komen)


Selesai menjelajahi seluruh rumah mereka semua kembali ke ruang keluarga untuk mwngobrol satu sama lain melupakan Firza.


"Kalian jahat sekali melupakan diriku" ucap Firza


"Biarkan, nanti kamu juga akan kesini sendiri" jawab mereka bersamaan


"Jahat" ucap Firza sembari jongkok di pojokan menggambar lingkaran imajinasi di lantai


"Ada yang mau kubicarakan" ucap Firza tiba-tiba yang membuat mereka semua terkejut


(btw si Dylan udah pergi ngejelajahi dunia pribadi jadi gak ada di rumah)


"Apa itu? terlihat seperti sesuatu yang sangat serius" tanya Asuna sembari yang lainnya mengangguk menandakan bahwa mereka setuju dengan pertanyaan Asuna


"Aku ingin pergi ke dunia selanjutnya untuk menjemput saudari kalian yang lain dan juga untuk berpetualang di dunia itu. Ada yang mau ikut?" ajak Firza


"Tidak, kamu sendiri saja kami ingin di dunia pribadi saja. Sekalian nikmati saja waktumu di sana dengan saudari kami yang akan kamu jemput nantinya" ucap Asuna mewakili mereka semua


"Baiklah, aku berangkat dulu jika begitu" ucap Firza


"Ya, hati-hati di jalan" ucap mereka bersamaan sembari mencium Firza secara bergantian


-----Dunia Kimetsu No Yaiba------


"Wow, dunia ini sangat penuh dengan aroma darah dan bau busuk dari Iblis" ucap Firza setlah sampai di dunia KNY


"Inikah yang di rasakan Tanjiro?"ucap Firza


"Viora, di timeline apa sekarang?"


[Firza sekarang sedang di timeline 2 hari sebelum Tanjiro dapat membelah batu menjadi dua]


"Oh.. baguslah jika begitu" ucap Firza


"Aku akan mengikuti ujian penerimaan pemburu iblis bersama dengan Tanjiro saja" ucap Firza


"Hmm, lebih baik kuhabiskan waktu 2 hari ini untuk menciptakan teknik pernapasanku sendiri dan belajar arti pedang" ucap Firza


----skip 2 hari----


[Firza, sudah waktunya ujian penerimaan pemburu iblis]


"Oh... sudah dua hari berlalukah?? suunguh tak terasa" ucap Firza


"Lebih baik ku segel kekuatanku selain kekuatan fisikku agar tidak terlalu membosankan saat bertempur dengan para serangga itu hehehehe" ucap Firza sembari menyegel kekuatannya selain kekuatan fisiknya


"Lumayan juga dalam dua hari aku bisa menciptakan teknik pernapasan tingkat Dewa dan juga mempelajari niat berpedang sampai tingkat sempurna" ucap Firza


Lalu Firza mempersiapkan seluruh hal yang diperlukannya dan langsung pergi menuju tempat ujian. (Firza pakai pedang nichirin buatannya sendiri)



---di tempat ujian---


Firzapun pergi ke pojokan lalu duduk untuk memperdalam dan mempertajam niat berpedangnya.


"Ujian akan segera dimulai! tugas kalian snagat mudah yaitu cukup bertahan di dalam hutan ini selama 7 hari saja, setelah itu kalian bisa kembali ketempat ini untuk memilih bijih agar di buatkan pedang nichirin oleh penempa kami" ucap dua orang yang terlihat seperti anak-anak. (gw ga tau namanya siapa dan gw lupa nama bijih untuk di masukkan ke dalam pedang.)


"Ujian dimulai!!"


Semua peserta pergi ke dalam hutan untuk mengikuti ujian.


"hmmm... sepretinya aku harus masuk lebih dalam kehutan untuk mencari samsak tinju dan melihat hasil latihanku" ucap Firza yang langsung pergi lebih dalam ke hutan


"hoho... sepertinya ini akan menyenangkan, bersiap-siaplah kalian akan menjadi samsak tinjuku MUHEHEHE" ucap Firza


"Hooo.... sombong sekali kau manusia, kau hanyalah semut"ucap salah satu iblis


"Mari kita mulai saja langsung daripada banyak bicara" ucap Firza sembari menarik pedangnya dan menambil posisi bertarung


"Hiya!!! matilah kau manusia!!!" teriak kesemua iblis


'-Teknik pernapasan Void- Gerakan pertama: Tebasan ketiadaan' ucap Firza dalam hati


Tiba-tiba seluruh benda dan iblis dalam jarak 15 meter darinya terpotong sampai tak tersisa.


"Sangat mengecewakan, sungguh kukira aku akan melalui pertempuran yang akan sedikit membuatku bersamangat tetapi yang kudaptakan hanya kekecewaan" ucap Firza kecewa


"Mungkin jika aku melawan seluruh ke dua belas iblis bulan bisa membuatku bersemangat? hehe aku tidak sabar melawan mereka" ucap Firza


7 hari berlalu begitu saja, tidak ada yang terjadi dengan Firza karena siapapun yang mendekatinya alam jarak 5 meter akan mati terpotong. Saat ini hanya tersisa 5 orang termasuk Firza, keempat orang lainnya adalah Tanjiro, Zenitsu, Kanao, dan orang ga penting🗿.


"Silahkan pilih bijih besi kalian, tunggu beberapa hari nanti kami akan mengirimkan seragam korps pemburu iblis ke tempat kalian dan juga pedang kalian kana dikirim oleh penempanya sendiri." ucap kedua gadis kembar


Selagi Tanjiro ribut dnegan orang ga pentimg Firza malah sibuk melihat Kanao tanpa menutup-nutupi niatnya.


"Mohon maaf, apakah ada yang bisa kubantu?" tanya Kanao tidak nyaman karena dilihati Firza


"Ahh.. mohon maafkan aku, perkenalkan namaku Firza Masayoshi, panggil saja aku Firza" ucap Firza memperkenalkan diri


"Salam kenal Firza-san, perkenalkan juga namaku Kanao Tsuyuri, panggil saja Kanao" balas Kanao


"Salam kenal Kanao-Chan" ucap Firza


"Kanao saja tidak perlu tambahan 'Chan' " ucap Kanao dengan sediit memerah


'Ada apadengan diriku? tidak biasanya aku memerah karena malu seperti ini, kenapa laki-laki ini membawa perasaan yang begitu akrab seperti kita pernah bertemu sebelumnya' ucal Kanao di dalam hatinya


"Kalau begitu panggil saja aku Firza tanpa tambahan 'san' " ucap Firza


"Baik, Firza" jawab Kanao


"Jadi, kenapa dari tadi Firza melihat diriku kalau boleh tau?" tanya Kanao


"Tidak ada apa-apa, aku hanya kagum akan kecantikanmu" goda


"Terima kasih?" ucap Kanao dengan muka yang sedikit memerah karena malu


"Kau sangat imut saat sedang malu Kanao, mengingatkanku akan masa saat kita menjadi suami istri di kehidupan sebelumnya" ucap Firza sembari menghentikan waktu tanal disadari oleh Kanao


"Apa maksudmu 'saat kita menjadi suami istri di kehidupan sebelumnya'?" tanya Kanao mengambil posisi bertarung


"Hehehe, tidak perlu waspada seperti itu. Kita memang suami istri di kehidupan sebelumnya Kanao, lebih baik kamu mengingatnya sendiri" ucao Firza sembari mengembalikan ingatan Knaao saat mereka menjadi suami istri di kehidupan kedua Firza.


"Apakah itu benar-benar terjadi?" tanya Kanao yang masih sedikit ragu


"Itulah kebenarannya" jawab


"Jadi kamu berencana untuk mengambil kembali saudari-saudari yang lainnya juga?" tanya Kanao setelah menerima kenyataannya


"Ya, kau benar. Total sudah ada 4 yang ku jemput dan ada tambahan 1 saudari lagi, jadi total aku akan memiliki 15 istri termasuk kamu" jawab Firza


"Begitu yah... jadi apa yang akan kamu lakukan sekarang?" tanya Kanao


"Aku akan menjelajahi dunia ini dengan dirimu dan saudarimu yang ada di dunia ini, atau kamu tidak ingin ikut?" jawab Firza


"Tentu saja aku akan ikut" jawab Kanao


(Firza udah ngejelasin semuanya ke Kanao)


Setelah itu Firza menjalankan kembali waktu yang telah Ia hentikan, setelah itu Firza langsung pergi bersama Kanao.


---Bersambung----


Sorry ya gw upnya malem gw lupa, ditambah lagi gw habis nonton KNY Mugen Ressha-hen (koreksi kalo salah) sedih jir Rengoku mati. Sekali lagi sorry ya hehehhe, yaudah sampe sini aja bye