
...Liu Yen yang masih di luar terus memikirkan Yi Fei. Tiba - tiba Liu Yen terlintas ucappan kakeknya, sang kakek yang tiba - tiba minta maaf....
...*Kenapa kakek minta maaf padahal kakek tidak ada masalah apapun denganku.. hmmm setelah ku ingat - ingat juga tak ada masalah..* Liu Yen berpikir apa yang membuat kakeknya seperti itu dan tiba - tiba berkata seperti itu. Pada akhirnya, Liu Yen memutuskan untuk tidur merebahkan tubuhnya ke kasur "Ahh.. senangnya aku hari ini, kapan lagi aku bisa bertemu Yi Fei lagi ya? aku akan tetap mencintaimu.. Hehe", perlahan Liu Yen mulai tenggelam dalam tidurnya....
...****************...
Kakek Liu Cheng Sen melamun tenggelam dengan masa lalunya yang buruk, ia berpikir ia akan menjadi penghalang bagi Liu Yen. Mengingat hal - hal di masa lalu yang rasanya ia ingin kembali lalu memperbaiki hal yang terjadi, rasanya begitu pedih selama bertahun - tahun tak bertemu cucu keluarga Xi lalu tiba - tiba muncul dengan siap kapanpun bisa saja ia dibunuh.
...****************...
...Malam yang penuh dengan sedih, senang, dan penyesalan. Tak terasa matahari sudah terbit, Liu Yen segera bangun dari tidurnya segera bersiap untuk sarapan paginya. Selesai bersiap Liu Yen ingin keluar dari kamarnya, baru saja membuka pintu Liu Yen sudah terkejut dengan kedatangan Ye Seong di depan pintu kamarnya "Astaga, kukira siapa.. Huftt lain kali tidak perlu ke kamar ku lagi aku bisa bangun sendiri." sambil menghela napas karena terkejut dengan kedatangan Ye Seong, Ye Seong yang mendengar hal tersebut hanya mengangguk dan tersenyum. Lalu, Liu Yen dan Ye Seong pergi ke bawah untuk sarapan pagi bersama keluarganya. Liu Yen dan Ye Seong berjalan beriringan membuat keluarga besar Liu penasaran karena akhir - akhir ini Liu Yen dan Ye Seong sangat dekat, tiba di meja makan sang paman bertanya dengan nada menggoda "Wah.. Wahh sepertinya ada yang baru jati nihh ahahhahah..", Liu Yen yang heran bertanya "Jati apa?", sang paman menjawab sambil menunjuk ke arah Liu Yen dan Ye Seong "Jatuh cinta.. hahaha", Liu Yen menjawab dengan penuh harapan dan tegasnya "Ya, memang aku sedang jatuh cinta." yang dimaksud jatuh cinta dengan Yi Fei, Ye Seong yang mendengar hal itu langsung senang memeluk Liu Yen, Liu Yen yang merasa aneh langsung menarik tubuhnya lepas dari pelukan Ye Seong. Liu Yen akhirnya bergabung sarapan pagi setelah percakapan yang lumayan panjang tadi, disela - sela ia makan ia berpikir dan mengingat - ingat kejadian sebelum - sebelumnya jika perlakuan Ye Seong padanya aneh dan berlebihan untuk perlakuan batasan antara saudara, apalagi saudara laki - laki dan perempuan sangat aneh. Mulai dari situ Liu Yen tidak mau terlalu dekat dan juga ia tak mau jika Ye Seong menyukai dirinya apalagi memiliki perasaan lebih dari saudara pada biasanya bukannya terlalu percaya diri, hanya untuk berjaga - jaga saja takutnya malah terjadi dan akan sulit pasti nantinya. Liu Yen juga sudah mencintai wanita lain ia berpikir tidak mau menyakiti perasaan sepupunya sendiri....