
***Nona aku tahu kau marah dengan ku tapi bisakah aku menemuimu?
Aku sungguh merindukanmu nona.
Aku tidak bermaksud menolakmu hanya saja aku benar-benar tidak dapat percaya kau menemuiku setelah apa yang ku lakukan.
Nona aku sungguh sangat malu untuk bertemu denganmu.
Apakah sekarang kau membuangku.
Bahkan bukan aku yang pertama kau temui setelah kau terbangun nona***.
Liangyi mulai menangis di depan kobaran api meski apa yang ia lakukan sangat membahayakan dirinya namun ia tidak peduli .
Liangyi merupakan peri tumbuhan beracun dimana dia akan menghilang bila ia sampai terbakar di tambah unsur dirinya adalah kayu yang membuat dirinya sangat lemah di depan kobaran api.
Ia adalah peri yang dibuang oleh kaumnya karna ia di anggap sebagai bencana bagi kaum peri .
Namun tidak demikian dengan liliaceae , begitu ia mengetahui ada peri tumbuhan yang dikucilkan dan di buang ia segera mencari dan menemuinya secara khusus.
Tidak ada yang tahu bahwa yang telah mereka buang merupakan harta berharga.
Karna selain liangyi dapat membuat dan menumbuhkan berbagai tanaman beracun,
Liangyi juga memiliki kepribadian ganda di mana kepribadian nya yang lain dapat mengolah semua racun yang liangyi miliki menjadi obat bahkan dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang ada selama itu berhubungan dengan penyakit.
Tidak ada yang mengetahui hal ini selain liliaceae dan juga para hewan kesayangannya.
Saat liangyi sampai pada batasnya ia pingsan di tempat ia bersujud sambil menangis.
Bila di biarkan maka ia akan musnah.
Nona kau sungguh kejam membuatnya sampai layu seperti ini . Rin mulai menyiram liangyi dengan air yang ia keluarkan.
Apa aku harus menyiapkan tempat agar ia dapat kita rendam. Sendy ingin membuat kolam agar liangyi dapat berendam di dalam air.
Kalian benar-benar ingin membunuhnya?
Rin hentikan air mu.
Kalian hanya membuatnya menjadi tumbuhan busuk karna terlalu banyak menerima air. Ren mulai membuat api unggun yang menghangatkan di sekitar mereka.
Ren seperti ia akan mati terbakar . Sendy berbicara karna benar-benar khawatir dengan liangyi.
Tidak ada yang benar-benar mengetahui sifat mereka bila sudah berkumpul.
Diantara mereka liangyi lah yang paling manja dan paling kecil Baik deri segi ukuran tubuh maupun dari umurnya.
Kalian hentikan biar aku yang mengurus adik kecil kalian. Liliaceae yang melihat kehebohan yang lain pun akhirnya bersuara sebelum mereka melukai liangyi.
Tapi nona kami masih ingin bermain dengannya.
Jawab mereka menolak usulan liliaceae.
Liliaceae yang sudah mulai kesal pun mulai memelototi mereka satu persatu.
Tanpa memperdulikan protes mereka ia segera mengubah tubuh liangyi kembali menjadi ukuran peri.
Liliaceae pun segera membawa liangyi menjauh dari yang lain.
Setelah menjauh ia segera duduk bersila dan mulai memulihkan kondisi liangyi.
Cukup lama hingga liangyi dapat pulih dan sadar kembali.
Saat ia sadar yang ia lihat bukan lah liliaceae melainkan ke empat teman yang sudah cukup lama tidak ia temui.
Kalian sedang apa di sini.
Di mana nona?
Apa aku di buang olehnya.
Liangyi mulai menangis karna ia tidak melihat liliaceae di sana.
Bagaimana kau tidak di tinggalkan bila kerja mu hanya membuat masalah dan juga menangis. Jack berbicara dengan santai.
liangyi yang mendengar nya semakin menangis.
Hay aku heran bagaimana tidak ada yang menyadari sikap mu yang terlalu manja selama ini. Ren berucap karna melihat tingkah liangyi.
Berhentilah menangis atau kau ingin ku bekukan. Sendy pun mulai berucap .
Kalian malah membuatnya semakin menangis.
Sudahlah jangan dengarkan mereka kau mau saja di bohongi oleh mereka.
Liangyi kau adalah adik kesayangan kami mana mungkin kami membiarkan nona membuang mu. Rin mulai menenangkan liangyi.
Benarkah? liangyi mulai menghentikan tangisnya dan memandang rin dengan wajah yang sembab.
Bila kau tidak ada siapa yang akan membuat obat untuk kami semua. Rin berucap dengan santainya tanpa sadar kata kata nya membuat liangyi memasang wajah kesal.
Di saat mereka berdebat tidak lama liliaceae muncul.
Kau sudah sadar. Apakah kau merasa tidak enak?
Makanlah ini aku mencari beberapa tumbuhan untuk mengembalikan kondisimu. Liliaceae menghampirinya dengan membawa beberapa tumbuhan beracun.
Namun tumbuhan tersebut bila dimakan oleh liangyi itu akan menjadi sebuah obat mujarab.
Nona kau tidak membuangku. Liangyi segera memeluk liliacea dengan erat.
Apa yang kau katakan?
Apapun yang kau lakukan aku tidak pernah memintamu untuk pergi.
Apa yang sudah mereka katakan padamu?
Liliacea melihat mereka dengan curiga.
Sementara rin, ren, sendy dan Jack hanya membuang muka pura-pura tidak mendengar apapun.
Liangyi sudah berapa lama kau mengenal kakakmu ?
Mengapa kau mudah sekali di tipu oleh mereka.
Liliacea menghela nafas nya.
Mari kita jemput yang lain.
Nona kau ingin kemana?
Bagaimana kalau kita ke danau pasti akan menyenangkan bila ke sana.
Tidak nona sebaiknya kau ke utara di sana lebih menyenangkan.
Mereka pun mulai berdebat kembali.
Sudahlah kalian kembalilah ke dalam dimensi.
Liangyi kau juga ikut mereka ke dalam dimensi.
Saat liangyi masuk kedalam dimensi liliacea sebuah simbul tumbuhan muncul tepat di tengah keningnya.
Kita ke dunia cermin dan menjemputnya.
***
Sementara itu di hutan labirin.
Stiven mengapa kau tidak membantuku melihat ia akan muncul dimana.
Ia selalu saja berpindah tempat saat kita sudah hampir sampai di tempatnya. Dashi mulai merasa frustasi karna tempat yang ia tuju selalu berpindah tempat.
Aku tidak dapat melihatnya karna ia tidak menetapkan tempat pasti yang ingin ia tuju.
Ia hanya ingin menguji kita.
Lalu sampai kapan kita akan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Zuriah berucap.
Stiven tidak adalah yang dapat kita perbuat selain mengikuti permainannya?
Seperti begitu.
Ia tidak membiarkan kita menemuinya dan ia pun tidak membiarkan kita keluar.
Apa kita tidak dapat keluar dari hutan ini??
Bila aku tidak ada jangan harap dapat keluar namun karna aku ada di sini menemukan jalan keluar jauh lebih mudah.
Yahh hanya saja ratu menugaskan kita kemari bukan untuk pulang dengan tangan kosong.
Kau benar sebaiknya kita beristirahat di sini dan memikirkan cara lain untuk menemuinya.
Sebenarnya siapa yang akan kita temui?
Salah satu orang kepercayaan ratu.
Mengapa ia tidak datang menemui ratu bila ia memang orang kepercayaan ratu.
Entahlah hanya ratu yang tahu.
Lagi pula kau lihat saja bagaimana sifat orang-orang kepercaya ratu.
Kau benar selama ini kita tidak benar-benar mengetahui mereka sama seperti kami yang pernah di selamatkan ratu mungkin mereka juga sama.
Sudah lah sebaiknya kita pikir kan langkah selanjutnya..