
Bagian barat dunia theaceae terdapat hutan yang bagaikan labirin karna hutan tersebut hampir selalu dapat bergerak tanpa di sadari oleh siapa pun.
Sebenarnya mengapa ratu menyuruh kita kebarat.
Beberapa bawahan durian mulai bertanya-tanya karna sedari mereka sampai di sana mereka hanya berjalan tanpa tujuan.
Bukan kah kalian adalah penyihir, apa kalian sama sekali tidak merasakan apapun? Dashi tampak kesal mendengar pertanyaan tersebut.
Hey kau beberapa hari ini hanya membawa kami untuk berkeliling hutan apakah kau sama sekali tidak dapat menemukan jalan yang benar. Ucap salah satu dari kelompok tersebut.
Kalian diam lah. Kalian pikir kita dapat sampai sejauh ini karna siapa?
Apa saja kerja kalian selama ini bahkan kalian tidak menyadari keadaan hutan ini.
Sungguh aku merasa bodoh karna sudah membawa kalian. Zuriah sangat kesal pada bawahannya karna berucap tanpa mengetahui situasi yang terjadi.
Maaf kan kami.
Tapi kami memang merasa hanya berputar putar saja di hutan ini.
Dashi murai terlihat geram.
Kalian tidak sadar sedikit pun saat kalian telah memasuki hutan ini setelah berjalan selama beberapa hari?
Bila kalian bukan penyihir aku pasti akan mengerti tapi kalian adalah penyihir tingkat tinggi.
Bisakah tuan dashi menjelaskan situasi yang sedang terjadi.
Kalian sungguh bodoh.
Hutan ini selalu bergerak sepanjang perjalanan kita bahkan kalau bukan karna dashi dapat ku pastikan kita tidak akan sampai kesini bahkan untuk masuk ke dalam hutan pun belum tentu bisa. Zuriah yang merasa kesal menjelaskan pada bawahannya .
Mereka yang mendengar hal tersebut pun mulai memperhatikan sekitar.
Dan benar saja saat mereka mulai berdebat dan saat setelah nya kondisi hutan sudah berubah.
Maaf tuan zuriah kami tidak memperhatikan sekitar kami.
Kami terlalu meremehkan keadaan karna tidak melihat ada iblis di sekitar kita.
Haah..
Dashi menghembuskan nafas panjang karna ulah bawahan zuriah.
Ini lah alasan ratu menyuruh ku untuk ikut kalian.
Bahkan kalian pun tidak menyadari keadaan hutan yang kalian pijak.
Ini juga yang menyebabkan kita sama sekali belum bertemu dengan iblis.
Dan juga alasan ku meminta kalian untuk tidak berada jauh dari ku.
Stiv mengapa kau hanya diam saja sedari tadi seperti nya kau memiliki banyak pikiran.
Dashi mulai memerhatikan stiven yang memang hanya diam sepanjang perjalanan.
Aku hanya berharap orang yang kita temui akan menerima kita . Jawab stiv dengan santai.
Melihat beberapa hari ini sepertinya aku tidak bisa berharap banyak. Namun ia tetap menghindarkan kita dari bahaya.
Yahh ia memang tidak mudah di ajak bicara tapi juga tidak sulit.
Kalian tahu siapa yang akan kita temui? Kukira kita sedang berburu iblis. Zuriah bertanya karna memang ia tidak tahu apa pun.
Kau akan tahu saat melihatnya nanti. Dashi menjawab dengan santai tanpa mau menjelaskan apapun.
Apa kalian sudah cukup beristirahat nya? kalau sudah mari kita lanjutkan perjalanan kita .
Mari kita lanjutkan perjalanan ini. Mereka menjawab serempak.
***
Di hutan abadi yang di penuhi oleh kabut beracun liliaceae mulai merasa dirinya tidak di terima karna semakin ia berjalan racun yang terkandung semakin banyak dan juga udaranya mulai menipis.
Nona apa kau baik baik saja? seperti nya kehadiran kita tidak di sambut sama sekali.
Kau benar ia seperti meminta kita untuk pergi.
Bahkan ia memblokir jalan kita dengan berbagai serangga beracun.
Aku baik baik saja, ia memang tidak ingin bertemu dengan ku. Sepertinya percuma bila kita lanjutkan sebaiknya kita bersantai di sini.
Rin, sendy kalian buat es di dalam lingkaran api.
Mari kita lihat siapa yang akan bertahan.
Semua serangga beracun ini atau justru asam beracun yang terus ia buat.
Baik nona . Seketika itu sebuah lingkaran api terbentuk dengan lingkaran es yang menyerupai iglo di dalam lingkaran api tersebut.
Nona kau tidak berfikir untuk membakar seluruh hutan bukan? ren bertanya dengan nada khawatir.
Tenang saja aku hanya ingin ia kembali dengan ku karna ia cukup merepotkan dengan kepribadiannya yang menyebalkan.
Nona benarkah ini dirimu yang ku kenal. Sendy bertanya dengan nada datarnya.
Wahh nona seperti nya kau baru saja mendapatkan pencerahan. Rin menimpali perkataan sendy.
Kalian ini benar-benar membuatku pusing.
Liangyi memang menyebalkan karna ia terlalu mudah mempercayai orang di tambah kepribadian lainnya yang benar-benar membuat nya sulit di atasi.
Tapi nona dulu kau selalu saja membelanya dan memanjanya. Sungguh membuat kami iri dengan nya.
Aku bukan membelanya namun di antara kalian semua hanya liangyi yang sangat rapuh dan membutuhkan perhatian khusus.
Kalian lihat sekarang saat ku tinggal ia menjadi seperti ini. Liliaceae berucap dengan sedih.
Nona bukankah kau menitipkan liangyi pada stiven dan juga dashi, lalu mengapa ia menjadi seperti ini. Jack bertanya dengan heran.
Seharusnya dulu aku memang memaksanya untuk tidur saja menemani diriku.
Ia tidak akan terima pendapat siapapun dan sepertinya hanya stiven yang mengetahui kebenaran tentang liangyi.
Stiven sendiri tidak menganggap penting permintaan ku sehingga ia membiarkan liangyi berbuat sesukanya.
Dan dashi kalian tahu sendiri ia sama sekali tidak terlalu peduli dengan keadaan sekitarnya selama itu tidak merugikannya.
Hmm kau benar nona dashi juga sangat menyebalkan. Namun sifat tidak pedulinya membuat kami tidak mudak ketahuan..
Ya bahkan aku ragu dia benar-benar menyadari permintaan mu untuk menjaga liangyi .
Liangyi pemuda yang sangat merepotkan namun juga sangat memprihatinkan.
Kalian sebenarnya hanya perlu mengangap liangyi seperti anak kecil. Liliaceae menjawab mereka sambil tertawa kecil.
Nona jangan bilang selama ini kau menganggap kami anak kecil. Rin mulai protes.
Hahaha kalian akan selalu menjadi anak kecil di mataku.
Wujud kalian yang kecil sangatlah lucu.
Dan liangyi adalah yang paling manis. Liliaceae terlihat bahagia membicarakan hewan magis kesayangannya.
Nona ia datang. Jack berucap dengan pelan.
Biarkan ia diluar , tidak usah di hiraukan. Liliaceae berucap dengan santai.
Nona apakah ia akan baik baik saja.
Kami takut api yang kami keluarkan membuatnya tidak dapat bertahan. Ren mulai terlihat panik.
Tenanglah ia akan baik baik saja.
Lagi pula es ini mengurangi suhu panas api kalian dan kita dapat berlindung di sini tanpa harus bersusah payah. Liliaceae masih berucap dengan santai.
Nona kau sungguh kejam dengan nya.
Kau tahu ia pasti dapat mendengar semua percakapan kita. Sendy berucap dengan pelan.
Nona kau sungguh berbeda saat terbangun kembali.
Dulu kau pasti tidak akan membiarkan liangyi terbuka sedikitpun.
Yahh kau berubah nona. Ucap mereka secara seremapak.
Aku tidak lah berubah hanya ingin membalas sedikit perbuatannya karna sudah merusak segel yang ku buat dan juga sudah menolak kedatangan ku. Liliaceae berucap dengan tawa.
Nona kau sungguh akan membuatnya mengering di luar sana. Rin sungguh mencemaskan keadaan liangyi..