THE RULER OF THE MAGICAL WORLD

THE RULER OF THE MAGICAL WORLD
Pertarungan dengan para iblis



Anqi hati hati di belakang mu.


Teriak Yechen yang segera menembakan panahnya tepat mengenai iblis yang berada di belakang anqi.


Mereka terus menembakan panah mereka ke arah para iblis yang terus berdatangan dari berbagai arah.


Zeo kau harus lebih waspada lagi, ucap yeyu yang melesat cepat sambil mencabik iblis yang baru saja hendak menyerang zeo.


Mereka terus berusaha menghabiskan para iblis yang terus berdatangan tanpa henti.


Bagaimana mereka bisa ada sebanyak ini.


Chichi terus membuat banyak pedang dari angin yang bertebangan menembus setiap iblis yang di temui nya.


Mereka seolah tiada habis setiap kali aku membunuh satu iblis makan akan muncul lebih banyak lagi.


Bagaimana kita dapat menghabisi mereka semua? clow mulai kewalahan menghadapi iblis yang seakan tidak ada habisnya.


Pertempuran yang mereka hadapi hampir berlangsung sehari semalam dan tenaga yang mereka mereka hampir habis .


Bahkan para peri yang ikut pun sudah tidak sanggup membuat mantra lagi karna mereka mulai kelelahan.


Hanya para elf dan juga clan darah yang masih memiliki kekuatan untuk menyerang karna clan darah memang tidak membutuhkan tidur untuk istirahat namun bukan berarti mereka dapat bertarung tanpa henti.


Sedangkan para elf sendiri dapat memulihkan diri dengan kekuatan dari alam meski mereka tidak dapat melakukan nya terus menerus tetapi pertahanan mereka sangat kuat.


Anqi buat pertahanan agar mereka yang kelelahan dapat beristirahat sejenak.


Yechen terus menembaki para iblis dengan panah sihir sambil melindungi anqi.


Saat panah sihirnya mulai habis ia membuat sebilah pedang mengunakan ranting pohon yang berada di hutan tersebut. dengan gesit yechen terus mengayuhkan pedangnya menebas setiap iblis yang mulai muncul di sekitarnya dan juga memhabisi setiap iblis yang akan menyerang anqi.


Clan darah pun tidak mau kalah mereka saling melindungi dengan terus menyerang setiap iblis yang bermunculan dengan menggunakan kuku mereka yang dapat mengeluarkan racun.


Meskipun mereka terus mengurangi jumlah iblis yang berdatangan namun para iblis tersebut seolah tidak mau menyerah mereka terus berdatangan.


Clow yang benar-benar sudah di ambang batasnya pun mulai terduduk kelelahan meski ia tetap waspada dan menyerang iblis yang berusaha mendekati nya namun kecepatan nya jauh menurun.


Clow istirahat lah sejenak aku akan melindungi mu, Zeo datang mendekati Clow saat ia melihat rekannya sudah mulai kelelahan.


Maaf alfa aku malah menyusahkan mu.


Clow menyesal karna ia tidak cukup kuat sehingga tidak dapat banyak membantu.


Sudahlah ini memang tugasku untuk melindungi kelompok kita dan janjiku pada ratu untuk melindungi dunia ini.


Zeo berucap dengan senyum meski ia seorang alfa namun ia tidak sekuat clan darah yang memang tidak memerlukan tidur untuk istirahat.


Manusia serigala masih harus tidur untuk memulihkan stamina mereka yang terkuras.


Para peri yang sudah mendapatkat istirahat segera bergabung untuk membuat arrai pelindung bagi mereka yang sedang beristirahat.


Dan beberapa peri penyerang langsung membuat mantra untuk menyerang para iblis.


Hal tersebut membuat sedikit perubahan karna serangan para peri sangat luas.


Beberapa peri membuat panah api yang menyebar untuk menyerang para iblis.


Di saat semua mulai kewalahan karna para iblis tidak juga berkurang ataupun berhasil di pukul mundur tiba-tiba sebuah portal muncul di tengah mereka.


Seorang pemuda tampan datang dan melakukan serangan yang sangat cepat seketika itu setengah iblis yang berada di sana berkurang.


Mereka yang melihat merasa semangat kembali dan seolah melupakan kelelahan mereka mendadak mendapatkan kekuatan dan kecepatan mereka.


Secara perlahan para iblis akhirnya dapat di habisi meski beberapa iblis melarikan diri begitu melihat teman temannya di bantai dengan cepat.


Meski mereka dapat membalik keadaan namun itu membutuhkan sehari penuh dan beberapa dari mereka mengalami luka meski tidak serius karna mereka saling melindungi satu sama lain.


Linchan bagaimana kau tahu lokasi kami. Anqi segera mendekati linchan begitu pertempuran itu selesai.


Aku mengetahuinya dari ratu, seperti nya ia melihat kalian kewalahan sehingga ia mendatangiku dan segera menyuruhku membantu kalian.


Kalau kekuatan kalian sudah stabil aku yakin kalian tidak perlu berhari-hari untuk menghabisi para iblis kecil ini.


Yahh kau benar namun mereka memang ada banyak. Anqi berucap pelan.


Sudah lah sebaiknya kalian semua beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.


Sementara kalian beristirahat aku akan melindungi kalian.


Linchen membuat sebuah barier yang cukup besar disana sehingga mampu menampung semua yang ada di sana.


Kami akan melihat keadaan sekitar untuk memastikan keadaan. Anqi dan yechen segera pergi untuk melihat keadaan sekitar .


Meski keadaan sudah membaik namun tidak menutup kemungkinan para iblis berdatangan kembali.


***


Nona bukankah ini bukan hutan abadi? Mengapa kita kemari nona.


Salah satu kesatria ku berada di sini.


liliaceae berjalan menyusuri sebuah hutan yang terdapat danau di sekitarnya.


Tidak lama setelah nya ia mengucapkan sebuah mantra dan tidak jauh dari tempatnya berdiri terdapat sebuah rumah yang berdiri di tengah tengah danau.


Linchen masih suka membuat rumah di tengah danau.


Yahh ia sungguh menyebalkan cukup sulit mengelabuhi nya karna aku bereleman api terkadang ia membuat pelindung dengan air yang sungguh menyebalkan.


hahaha makanya kau selalu menyuruh ku untuk menemui nya ren karna kau takut basah.


Aku tidak takut basah hanya saja lebih baik menghindar dari pada aku kesal dan tanpa sadar malah membakarnya.


Sudahlah jangan ribut lagi sebaiknya kalian sembunyikan keberadaan kalian agar tidak terdeteksi olehnya.


Ia merupakan kesatria yang kuat dan cukup berhati-hati.


Belum saatnya ia mengetahui kebenaran tentang siapa kalian.


Baiklah nona. Jawab mereka serentak.


Liliaceae berjalan di atas danau tersebut dengan santai ia mendekati rumah yang berada di dengan danau tersebut.


Setiap langkah nya menghasilkan serpihan es sehingga dari tepi danau menuju rumah lincen terbentang jalan berupa air danau yang membeku.


Saat liliaceae sudah berada di depan rumah tersebut pintu rumah terbuka dari dalam seorang pemuda tampan muncul di ambang pintu sambil memberikan penghormatan terdalamnya.


Ratu syukur lah kau baik baik saja.


Maaf aku tidak datang kekastilmu.


Sudahlah aku kemari ingin minta tolong pada mu.


Apa yang dapat ku lakukan untukmu ratu . Linchen berucap tanpa mengangkat kepalanya.


Aku ingin memintamu kesuatu tempat untuk membantu di sana.


Dan saat kau melihat segel yang pernah ku kuat untuk menyegel para iblis , aku ingin kau menghancurkan segel tersebut bila segel yang kau temui telah rusak.


Ratu bukanlah itu artinya kau membunuh mereka yang masih tersegel. Linchen tampak terkejut dengan keputusan ratunya.


Yah biarkan semuanya berjalan seperti ini.


Lagi pula dunia bawah lah yang memulai peperangan. Untungnya aku dapat menyelamatkan sebagian besar penduduk kita ke dalam kota cermin dimana tidak ada satupun yang tahu lokasinya selain diri ku.


Baiklah bila itu memang telah menjadi keputusan mu ratu aku akan pergi sekarang.


Ratu liliaceae pun membuka kan portal untuk linchen.


Hati hati ratu aku harap kau akan mendapatkan kebahagiaan mu ratu. Linchen berucap pelan sambil memasuki portal.