
Ratu maaf menggangu dirimu, tuan Stiven ingin menemuimu. Dari luar terdengar suara youer memberitahu kan tentang kedatangan stiven.
Aku akan menemuinya di aula depan. Ratu memberikan perintahnya.
Baik ratu. Youer pun pergi untuk memberitahu kan pesen sangat ratu pada stiven.
Tuan stiven ratu akan menemui mu di aula depan sebaiknya kau tunggu di sana. Youer menyampaikan pesan tersebut setelahnya ia segera pergi meninggalkan stiven sendiri.
Tidak lama kemudian di ruang aula.
Salam hormat ku pada ratu liliaceae penguasa dunia theaceae . Stiven segera memberikan hormatnya begitu melihat ratu liliaceae memasuki ruang aula.
Stiven bagaimana kabarmu selama ini? ratu bertanya dengan pelan.
Hamba baik baik saja ratu. Stiven menjawab dengan sopan.
Tolong jelaskan semua situasi yang ada saat ini dan beritahu aku semua informasi yang kau ketahui.
Seperti yang ratu pernah sampaikan kepada saya sebelum ratu tertidur.
Saat ini kerusakan yang terjadi berasal dari dalam ratu, saya sudah memastikan bahwa tidak ada satupun dari dunia luar yang dapat memasuki dunia kita.
Namun sepertinya yang akan kita hadapi merupakan salah satu kesatria kepercayaan ratu.
Karena sampai sekarang saya masih belum dapat mengetahui siapa orang yang berusaha merusak segel yang ratu buat. Jelas stiven
Baiklah untuk saat ini kita amati dulu situasinya karna aku pun belum pulih sepenuhnya. Ratu berucap dengan pelan.
Tapi ratu semakin kita berdiam diri semakin banyak yang menjadi korban dari para iblis jahat tersebut ratu. Stiven berucap dengan nada khawatir.
Kau tenang saja seperti diri ku yang belum dalam kondisi baik sepenuhnya makan para kesatria ku akan jauh lebih lemah dari diriku di tambah ia berusaha merusak semua segel yang ku buat berati saat ini kondisi nya jauh lebih buruk lagi. ratu berucap dengan santai.
Namun ratu bagaimana dengan para iblis yang dapat keluar dari segel tersebut. Stiven berucap dengan raut wajahnya yang cemas.
Mereka bukan ancaman buat ku yang merepotkan adalah atasannya dan untuk sekarang kita tidak perlu menghawatirkan nya. Ratu liliaceae berusaha menenangkan Stiven
Baik ratu.
Apa rencana kita selanjutnya ratu.
Kau kumpulkan semua nya di aula ini besok dan akan kita bahas bersama kembali.
Ratu liliaceae hendak meninggal kan aula namun terhenti karna ucapan Stiven
Apakah anda baik baik saja ratu. Maaf saya berucap bukan sebagai bawahan mu melaikan sebagai teman yang pernah berjuang bersama.
Tidak ada yang perlu kau cemaskan Stiven.
Namun seperti setiap hal di dunia ini apa yang telah rusak tidak akan menjadi sama kembali.
Kau tenang saja aku dapat mengatasinya.
Ratu liliaceae pun segera meninggalkan aula tanpa menolehkan wajahnya ke belakang.
*Ratu aku tahu kau tidak pernah membenci siapa pun namun bukankah hati mu sangat tersakiti. Kau merupakan wanita yang sangat tangguh yang pernah ku temui.
Kuharap kau akan menemukan kebahagiaan dirimu sendiri*. Batin Stiven ia terus memperhatikan sosok wanita sekaligus ratu yang selama ini menjadi orang yang ia kagumi.
Setelah pertemuan nya dengan sang ratu ia segera pergi untuk menemui semua klan yang ada di sana memberikan kabar agar mereka semua berkumpul di aula esok hari.
sementara itu ratu yang kembali ke kamarnya langsung duduk bersila di kasurnya ia berusaha melihat setiap tempat di dunianya.
Ia memperhatikan setiap tempat dan setiap cela di dunianya untuk memastikan keselamatan rakyat nya.
Di bagian terpencil dunia theaceae sepasang elf yang baru saja terbangun dari tidur panjangnya di kagetkan oleh serangan iblis yang hampir saja membunuh mereka.
Untungnya bangsa elf merupakan salah satu yang memiliki kecepatan di atas rata rata sehingga mereka segera menghindar dan membuat perisai pelindung pada diri mereka.
Apa yang terjadi mengapa para iblis berada di sini tak lama kita terbangun. ucap seorang wanita elf yang berparas cantik.
Sebaiknya kau berhati-hati. ucapan pria yang terbangun bersama dengannya.
Mereka segera melawan para iblis yang menyerang mereka.
Sebenarnya tidak lah sulit melawan para iblis tersebut sayangnya saat mereka sudah menghabisi iblis yang menyerang mereka tidak lama kemudia datang iblis dalam jumlah banyak.
Mereka pun berusaha untuk meninggalkan tempat tersebut sambil terus menyerang dan berusaha mengurangi para iblis yang jumlahnya semakin bertambah.
Mengapa para iblis ini jumlahnya semakin bertambah. Sekolah mereka tidak ada habisnya.
Kedua pasangan elf ini mulai merasa frustasi karna cukup sulit melarikan diri dari para iblis yang terus berdatangan dari berbagai arah.
Tenaga merekapun terbatas karna mereka baru terbangun dari tidur panjang sehingga mereka tidak siap menghadapi pertarungan yang mendadak.
Saat mereka mulai terjepit tidak lama sebuah portal muncul di depan mereka.
Seorang wanita berparas cantik muncul dan mulai membantai para iblis tersebut tanpa mengalami kesulitan.
Mereka bertiga pun mulai membantai para iblis yang tiada hentinya berdatangan.
Kalian sungguh membuatku kesal.
Wanita bermata biru sapphire tersebut mulai merapalkan mantra hingga udara di sekitarnya berubah menjadi dingin.
Ia membekukan semua iblis yang berdatangan dengan serempak. Membuat mata birunya menjadi semakin bersinar.
Setelah semua iblis membeku wanita cantik ini langsung membakar semua iblis yang ia lihat hal ini membuat matanya yang semula berwarna biru berubah menjadi merah darah bagaikan permata rubi .
Seketika itu pula semua iblis yang ada di sekitarnya musnah menjadi debu tidak bersisa sedikitpun.
Dan para iblis yang tadinya ingin menyerang dari jauh mengurungakn niat mereka dan segera pergi ke berbagai arah berusaha melarikan diri.
Ratu kau kah itu.
Kau sudah kembali. Pasangan elf tersebut terlihat kaget namun menunjukan raut wajah yang senang.
Yah aku telah kembali.
Sebaiknya kita kembali ke kastil ku terlebih dahulu.
Ratu liliaceae pun membuka portal yang menuju ke kastilnya, mereka bertiga memasuki portal secara bersamaan.
Anqi , yechen kalian sebaiknya istirahat besok baru kita bicarakan lagi. Ratu pun pergi meninggalkan mereka berdua begitu saja.
Baik ratu, terimakasih karna telah menyelamatkan kami. Mereka berdua memberikan hormat pada sang ratu.
Di dalam kamar ratu liliaceae .
Ratu liliaceae mulai memuntahkan darah.
Sungguh menyebalkan hanya mengeluarkan sedikit kekuatan saja aku langsung seperti ini.
Aku harus segera memulihkan kekuatan ku kalau tidak akan sangat berbahaya.
Ratu anda baik baik saja saya merasakan kekuatan anda beberapa saat yang lalu. Stiven berucap dari luar kamar dengan nada khawatirnya.
Masuk lah aku baik baik saja. Ratu berucap sambil menghilangkan darah yang baru saja ia muntah kan.
Ratu anda jangan membohongi ku. Aku dapat merasakan ketidak seimbang antara dirimu.
Tolong ratu jangan mengeluarkan kekuatan mu terlalu sering.
Keadaan mu saat ini jauh lebih penting dari pada yang lainnya ratu. Kau harus dapat menyeimbangkan dan memperkuat kekuatan fisik dan pikiranmu. Stiven berucap dengan nada khawatir.
Aku mengerti sebaiknya kau pergi biarkan aku beristirahat.
Baik ratu, saya mohon diri. Stiven memberikan hormat sebelum ia meninggalkan kamar ratu.