
Stiven dan semua yang kelompok yang tinggal di kastil ratu liliaceae mulai berkumpul di aula pertemuan.
Cukup banyak kaum yang berkumpul di sana mereka sibuk membicarakan berbagai hal dari kembalinya sang ratu hingga para iblis yang semakin banyak.
Beberapa ada juga yang membicarakan hal hal yang tidak penting hanya untuk menenangkan diri dari tekanan yang mereka hadapi.
Sementara itu di kamar ratu.
Ratu liliaceae masih berusaha menstabilkan kondisinya , ia juga masih mencoba mengamati keadaan di dunia theaceae.
Meskipun sulit karna memang kondisi fisik dan mentalnya belum cukup kuat untuk menggunakan seluruh kemampuannya namun ia tetap berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada rakyat nya yang terluka atau terbunuh secara sia sia.
Ratu mereka yang berhasil kembali ke kastil telah berkumpul di aula seperti perintah ratu kemarin. Lapor youer dari luar pintu kamar ratu liliaceae.
Baik lah aku akan menemui mereka sebentar lagi.
Baik ratu. ucap youer sambil meninggalkan tempat tersebut.
*Akhirnya aku menemui mereka semua dengan kondisi seperti ini.
Pasti banyak dari mereka yang kehilangan keluarga karna kejadian ini.
Saat ini kondisi ku belum stabil bagaimana aku akan mengembalikan keadaan dunia ini kembali*. Batin sang ratu sambil menghembuskan nafas beratnya.
sebaiknya aku segera menemui mereka siapa tahu semua masalah ini akan berakhir dengan cepat.
Ratu pun meninggalkan tempat nya dan menuju aula tempat rakyat nya berkumpul.
Di aula.
Hormat kami pada ratu liliaceae penguasa dunia theaceae.. Ucap mereka secara serempak begitu mereka melihat kehadiran ratu liliaceae.
Ratu pun segera duduk di tempatnya.
Bagaimana keadaan kalian? Ratu bertanya dengan nada pelan yang begitu lembut sambil memperhatikan setiap orang yang berkumpul di tempatnya.
Lapor ratu kami baik baik saja meski ada sebagian dari kami yang terluka ,namun tidak semua dari kami berkumpul di sini sebagian masih ada yang bersembunyi di luar ratu. Lapor Zeo alfa dari kaum serigala.
Ratu hanya kami yang tersisa dari klan penyihir. Ucap durian.
Sunny perwakilan dari para peri memberikan laporan pada ratu kami semua selamat dan sekarang kami masih bersembunyi di alam peri dan juga tempat kami tidak terjangkau oleh para iblis jahat tersebut ratu. Raja dan ratu peri memerintahkan saya untuk memberikan laporan tersebut ratu.
Anqi , yechen apakah kalian tahu keadaan dari para elf. Ratu bertanya pada kedua elf yang kemarin ia selamatkan.
Maaf ratu sepertinya baru kami yang terbangun. jawab anqi pelan.
Tenanglah sebagian kaum elf memang tinggal di taman yang berada di kastil ku jadi seharusnya tidak banyak kaum elf yang berada di luar. Ratu berucap untuk memenangkan kedua elf tersebut.
Aku yeyu dari clan darah kami semua selamat dari para iblis dan tidak ada yang terluka dari kami.
Baik lah bagaimana kondisi di luar adalah yang dapat memberikan laporan yang paling akurat.
Ratu anda pasti sudah melihat keadaan di luar. ucap stiven tanpa menghilangkan kesopanan nya.
Yah aku memang telah memeriksa keadaan di luar namun belum sepenuhnya.
Aku juga telah memeriksa beberapa segel yang berusaha di rusak namun segel tersebut hanya rusak sedikit lalu mengapa iblis yang berkeliaran cukup banyak?
Kami sejujurnya tidak tahu akan hal ini ratu.
Keadaan tiba-tiba saja berubah. Jawab seseorang yang sedari tadi hanya diam ikut mendengarkan.
Ratu liliaceae pun langsung menolehkan wajahnya melihat stiven dan meminta penjelasan melalui tatapan matanya.
Cela ini lah yang di gunakan untuk membuat para iblis berkembang biak menjadi banyak .
Saya rasa mereka pun telah mendapat kan tempat berkumpul saat ini .
Cela yang teramat kecil ini perlahan tapi pasti terus mengeluarkan para iblis dengan kekuatan yang teramat kecil.
Saat mereka mulai memiliki pasukan yang banyak mereka baru mulai membuat kekacauan sedikit demi sedikit. Jelas stiven dengan nada pelan.
Lalu apakah kau sama sekali tidak menyadari cela kecil tersebut? Ratu bertanya dengan nada pelan namun ia mulai emosi.
Maaf ratu saya menyadarinya namun saya tidak melakukan tindakan yang seharusnya.
Sungguh maaf ratu saya tidak tahu cela sekecil itu dapat di manfaatkan. Stiven berucap dengan nada bersalah.
Jangan ulangi lagi sekecil apapun itu akan selalu dapat menjadi hal besar pada akhirnya bila tidak segera di tangani. Ucap sang ratu
Baik ratu. jawab stiven dengan pelan.
Bagaimana kondisi kalian secara keseluruhan?
Aku ingin kalian bersiap untuk memulai mengembalikan keadaan dunia kita. Ratu bertanya dengan semua yang hadir di sana.
Kondisi kami baik ratu bahkan bila kami harus berperang saat ini juga ratu. Jawab mereka serempak.
Ratu liliaceae membuang nafasnya dengan berat.
Berperang sangatlah mudah namun kalian harus ingat kalian tidak berperang dengan para iblis namun dengan teman yang kalian percaya.
Bahkan perang tanpa rencana hanya akan menghantarkan korban jiwa yang sia sia tanpa hasil.
Apa maksud nya ratu?
Kalian tidak sadar?
Atau kalian berusaha mengelak dari kenyataan yang ada?
Bagaimana segel yang ku buat dapat rusak?
meski hanya kerusakan kecil namun siapa yang dapat merusaknya? ratu liliaceae berucap dengan nada sedih.
Hanya tujuh kesatria kepercayaan ratu yang memiliki kekuatan untuk merusak segel tersebut namun itu pun tidaklah mudah apa lagi tidak satupun dari kami yang menyadarinya. Zuriah berucap pelan namun masih dapat di dengar oleh sang ratu.
Yah sesuai dengan yang kau katakan.
Salah satu kesatria yang telah ku anggap keluarga dan yang seharusnya membantu ku melindungi dunia ini dari segala macam bahaya telah merubah hatinya menjadi gelap hanya karena ucapan tak berdasar yang pernah ia dengar.
Ucap sang ratu dengan nada penuh kekecewaan.
Berati ratu tahu siapa yang telah berkhianat. Ucap salah seorang yang berkumpul di sana.
Ia tidak pernah berkhianat hanya saja hatinya di butakan oleh berbagai macam hal yang tidak pernah ia ketahui kebenarannya dan di tambah lagi ia sendiri takut mengetahui tentang kebenaran tersebut. Ucap ratu dengan senyum simpul nya.
Ku harap kau dapat membuka dan melihat berbagai hal yang lain dari pada hanya meratapi dirimu sendiri. Kau berusaha terlihat baik di depan mereka yang kau kasihi bahkan di depan kekasihmu sendiri kau berbuat dan bertingkah seolah tidak tahu apa apa. Batin sang ratu.
Sebaiknya kalian semua mulai menyusun rencana untuk memusnahkan para iblis yang berkeliaran. Aku akan mulai memperbaiki segel yang telah rusak. Ucap sang ratu.
Tapi ratu apa anda yakin anda akan baik baik saja? Ingatlah kondisi anda belum pulih seluruhnya. Apakah anda tidak ingin menunggu bulan merah datang agar kondisi anda kembali ke keadaan yang seharusnya. Stiven berucap dengan nada khawatirnya.
Tidak, bulan merah masih beberapa bulan lagi bila aku menunggu bulan merah makan ia akan kembali dan akan lebih sulit mengembalikan keadaan . Jawab ratu dengan nada tegasnya.