THE RISE A PRINCESS AHMANET

THE RISE A PRINCESS AHMANET
BAB 4 . MENCARI CARA



Manusia adalah mahkluk yang paling sempurna dari semua ciptaan Allah dan di berikan berjuta akal dalam pikiran nya terlepas hal itu di gunakan untuk hal kebaikan atau keburukan dan pasti nya semua itu memiliki resiko nya masing-masing dan takaran yang sudah di tentukan sesuai dengan kadar nya.


Begitu juga kali ini Putri Ahmanet yang sedang sibuk mencari cara agar bisa memusnahkan Zeroq beserta istri nya yang di anggap akan menjadi batu sandungan untuk Putri Ahmanet menjadi abadi menduduki tahta dan singgah sana nya, Di sisi lain juga ada Zeroq yang sedang mencari cara untuk menuntut balas atas kematian putra nya bukan lain yang bernama Arkafed.


Lalu apakah yang akan di lakukan Bilon setelah mengetahui bahwa Putri Ahmanet telah bersekutu dengan iblis yang bernama Ased, Apakah Bilon akan mengurungkan niat nya untuk membantu Zeroq sebab Ased adalah iblis yang cukup kejam dan sadis atau kah Bilon tetap membantu Zeroq untuk mendapat kan keadilan dan apa yang akan di lakukan Bilon kepada Putri Ahmanet, Mari kita tilik bersama.


Sore ini Zeroq merasa cukup gelisah setelah mengetahui apa yang sedang mengincar diri nya namun di sisi lain Zeroq telah di kuasai dendam dan amarah kepada Putri Ahmanet yang telah menghabisi Arkafed, Namun Zeroq tidak memiliki kemampuan sebesar itu untuk meringkus Putri Ahmanet dan yang bisa di lakukan oleh Zeroq hanyalah berharap kepada Bilon.


" Bilon ... Apakah kamu tidak memiliki cara untuk menghabisi wanita iblis itu?"


Tanya Zeroq dengan tatapan penuh harap kepada Bilon yang duduk di seberang nya.


" Aku tahu cara nya hanya saja ini cukup membahayakan dan bisa saja orang tersebut menjadi korban ke biadapan iblis itu,"


Jawab Bilon sambil sesekali melirik ke arah Zeroq dengan tatapan datar.


" Bisa kah kamu memberi tahu ku apa rencana itu agar aku bisa membantu mu Bilon?"


Tanya Zeroq dengan nada dan tatapan serius kepada Bilon yang terlihat semakin tegang sorot mata nya.


Kemudian Bilon pun berpindah tempat duduk menjadi di sisi kiri Zeroq dan membisik kan rencana nya untuk meringkus Putri Ahmanet agar tidak timbul korban jiwa seperti Arkafed putra tunggal dari Zeroq, Di sisi lain Putri Ahmanet sedang berendam di air yang bertaburkan bunga sambil memikirkan cara bagaimana cara terbaik untuk menghabisi Zeroq berserta istri nya.


Saat ini para perdana mentri dan punggawa kerajaan sedang membahas kematian Arkafed dan juga mereka mulai memihak ke Zeroq meski hal itu mereka lakukan tidak secara terang-terangan di hadapan ku, Kali ini aku harus lebih waspada dalam bertindak meski posisi belati berada di tangan ku tapi aku harus tetap waspada, Jangan sampai aku menghancurkan yang sudah ku raih dengan susah payah.


Bergumam lah dalam hati Putri Ahmanet sambil sesekali memainkan air dan mengambil kelopak bunga yang berada di dalam bak di mana diri nya sedang berendam, Saat itu tiba-tiba muncul lah Ased di hadapan Putri Ahmanet yang sedang berendam di dalam bak berisi air bunga untuk memberi tahu bahwa saat ini Putri Ahmanet sedang terancam posisi nya.


" Salam untuk Putri Ahmanet ... Semoga selalu bahagia dan panjang umur,"


Ucap Ased dengan membungkuk kan tubuh nya di depan bak mandi Putri Ahmanet.


" Untuk apa kamu menemui ku saat aku sedang mandi apakah kamu tidak mengerti sopan santun Ased!"


Bentak Putri Ahmamet dengan mata terbelalak melihat kehadiran Ased.


" Ampun Tuan Putri Ahmanet ... Aku memang sudah lancang menemui mu saat diri mu sedang mandi namun ada sesuatu yang sangat membahayakan mu saat ini dan aku berfikir diri mu harus mengetahui nya,"


Jawab Ased yang tiba-tiba sudah berpindah tempat di sisi sebelah kiri bak mandi Putri Ahmanet.


" Hal apa itu, Lekas kata kan kepada ku Ased sebelum aku marah kepada mu!"


Ucap Putri Ahmanet dengan nada gusar dan ekspresi wajah sebal kepada Ased.


Lalu Ased pun mengatakan bahwa ada salah satu penduduk di kerajaan yang saat ini Putri Ahmanet pimpin yang hendak meringkus Putri Ahmanet karena permintaan dari Zeroq Ayah dari Arkafed, Maka dari itu Ased meminta Putri Ahmanet untuk segera bertindak sebelum mereka bertidak dan hal itu akan menghancur kan rencana awal Ased untuk membangkitkan Dewa kematian menggunakan jasad Arkafed.


" Bodoh ... Siapa manusia yang berani meringkus ku, Apakah ia sudah memiliki nyawa banyak sehingga berani melawan ku!"


Ucap Putri Ahmanet dengan nada geram sambil bangkit dari dalam bak mandi nya tanpa ada sehelai benang yang menempel di tubuh nya.


" Aku hanya mengingat kan mu dan jangan buang waktu lagi, Ingat lusa saat nya Dewa kematian terlahir kembali dan diri mu menjadi kekal Putri Ahmanet,"


Jawab Ased yang kali ini sudah berada di balkon dan bersiap untuk pergi dari hadapan Putri Ahmanet.


" Benar kata mu Ased, Malam ini juga aku akan menyelesaikan masalah ini dan kita lihat saja siapa yang akan menang!"


Ucap Putri Ahmanet dengan mata terbelalak dan nada penuh penekanan keluar dari bak mandi nya dan berjalan mengambil handuk untuk mengeringkan tubuh nya.


Sedangkan di rumah kediaman Bilon saat itu Zeroq sempat terkejut mendengar rencana Bilon yang bagi nya itu sangat mengerikan dan tidak manusiawi namun bagi Bilon hanya dengan cara seperti itu lah Putri Ahmanet bisa di ringkus agar tidak memakan korban jiwa lagi yang lebih banyak hanya demi tercapai nya keinginan nya memjadi hidup kekal.


Tanya Bilon sambil kembali ke tempat duduk asal nya.


" Iya aku paham tapi apakah tidak ada cara lain, Sebab bagi ku hal itu sangat mengerikan dan siapa yang akan kita jadi kan umpan?"


Jawab Zeroq yang berbalik bertanya kepada Bilon dengan tatapan serius.


" Bila kamu berfikir tidak manusiawi lalu apakah putra mu meninggal dengan cara yang layak dan manusiawi dan lagi apakah dia manusia ... Zeroq?"


Tanya Bilon dengan tatapan datar dan mata nya terus memandang ke arah belakang tubuh Zeroq.


" Benar juga apa yang kamu katakan Bilon, Kalau begitu aku akan mencari bahan yang kamu butuh kan agar malam ini bisa kita jalan kan misi kita,"


Jawab Zeroq sambil bangkit dari duduk nya.


" Tunggu Zeroq ... Izin kan aku pergi bersama mu sebab iblis itu masih terus memata-matai mu."


Ucap Bilon yang turut bangkit berdiri dari tempat duduk nya.


Kemudian Zeroq dan Bilon pun keluar dari kediaman Bilon untuk menuju toko di mana menjual bahan yang di butuh kan untuk meringkus Putri Ahmanet malam ini, Pasti nya tidak semudah itu Putri Ahmanet mereka ringkus secara Putri Ahmanet sudah bersekutu dengan iblis Ased dan di sekujur tubuh Putri Ahmanet sudah di bungkus oleh mantra iblis yang mengerikan.


Sedangkan di masyarakat sedang merebak berita mengenai kematian Arkafed putra Zeroq yang di habisi oleh Putri Ahmanet di malam pesta penobatan Putri Ahmanet menjadi raja pengganti ayah nya yang meninggal di habisi oleh Putri Ahmanet itu sendiri namun apalah daya masyarakat yang tidak memiliki keberanian dan kemampuan untuk meringkus Putri Ahmanet yang cukup kejam dan sadis.


Tidak lama kemudian tiba lah Zeroq dan Bilon di sebuah toko yang menjual bahan yang cukup langkah di daerah tersebut dan bahan tersebut adalah air raksa dan mercury, Pasti nya pemilik toko cukup keheranan saat mendemgar permintaan mereka berdua dengan jumlah yang cukup banyak dan hal tersebut pasti di pertanyakan pemilik toko.


" Demeon berikan ke kami air raksa 1000 galon dan mercury 500 galon,"


Pinta Zeroq kepada pemilik toko dengan ekpresi wajah panik dan bingung.


" Untuk apa raksa dan mercury sebanyak itu, Lagi pula di toko kami tidak memiliki persediaan sebanyak itu?"


Tanya Demeon dengan nada dan tatapan bingung bergantian memandang ke arah Zeroq dan Bilon.


" Lalu berapa banyak yang di miliki toko ini?"


Tanya Bilon tanpa menjawab pertanyaan Demeon.


" Kami hanya menyedia kan 10 galon untuk raksa dan 3 galon untuk mercury, Sebab bahan itu jarang di butuh kan masyarakat,"


Jawab Demeon yang semakin bingung melihat ekpresi Zeroq dan Bilon.


" Kapan kita bisa mendapat kan sisa nya?"


Tanya Bilon dengan nada serius sambil meletak kan sekantong uang logam mas.


" Secepat nya akan aku siap kan."


Jawab Demeon dengan cepat tangan nya mengambil kantung berisi uang logam emas.


Maka segeralah Demeon memerintahkan pekerja di toko nya untuk menyiapkan apa yang di minta oleh Zeroq dan Bilon, Saat mereka sedang sibuk menyiapkan raksa dan mercury maka Bilon dan Zeroq pergi menuju toko pandai besi untuk memesan peti yang terbuat dari baja yang berat nya mencapai 70 ton serta menghampiri toko kain untuk membeli nya dan kain yang di butuh kan cukup lah banyak.


Lalu akan kah berhasil malam ini misi Zeroq dan Bilon untuk meringkus Putri Ahmanet sedangkan Putri Ahmanet sendiri sudah mengetahui hal tersebut dari iblis Ased yang sudah bersekutu dengan diri nya, Lalu apakah yang akan di lakukan oleh Putri Ahmanet untuk melawan Bilon dan Zeroq apakah mereka berdua akan bernasip sama dengan Arkafed?


Jangan pernah beranjak dari kisah mereka semua dan temukan jawaban nya hanya di THE RISE A PRINCESS AHMANET dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.