The Reincarnation Of The True Hero

The Reincarnation Of The True Hero
Bagian 8



Tak lama berselang, pesawat luar angkasa tersebut akhirnya mendarat tepat dipusat kota...


*Shesssh....


Tepat pada saat pesawat itu baru saja mendarat, hawa disekitaran kota itu langsung berubah drastis ... yang awalnya hanya sunyi dan tentram sekarang berubah menjadi mencekam dan sangat mengerikan.


Courage Royal Garden juga merasakan hawa yang tidak mengenakkan itu, dan mereka semua sudah bersiaga.


*Slashhh!!!!


Lalu tak lama kemudian terlihat bayangan seseorang muncul dari atas pesawat luar angkasa itu dan disaat yang bersamaan dalam sekejap Rizzy langsung memberikan serangan kejutan kepada orang tersebut.


*Blarrr!!!!!


"Cihh, sial!" gumam Rizzy.


"A-apa itu!? Apa yang baru saja terjadi?" Anna mendadak terkejut melihat ledakan yang besar, dan tepat pada saat bayangan itu muncul.


Serangan yang dilakukan oleh Rizzy sangat cepat sehingga teman-temannya tidak bisa melihat serangan itu. Kepulan asap akibat serangan Rizzy, membuat pandangan anggota Courage Royal Garden menjadi terhalang dan tidak dapat melihat dengan jelas.


"Kenapa Rizz? Apa kau yang melakukannya?" tanya Richard.


"Ya, tapi si brengsek itu berhasil menghindari seranganku .... aku juga sedikit terkejut dia bisa menghindari itu, sepertinya ini tidak akan mudah." Rizzy menjawab dengan ekspresi yang sedikit marah.


"Gila!! Itu cepat banget, loh!! Tapi masih bisa dihindari?" Seryu yang berbeda disana juga ikut terkejut, karena matanya tidak dapat melihat serangan dari Rizzy.


Szgrech yang melihat serangan Rizzy berhasil dihindari dengan mudahnya pun langsung memperingatkan para anggota Courage Royal Garden untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi makhluk tersebut. "Sepertinya ini tidak akan mudah, kalian semua berhati-hatilah makhluk ini sangat kuat, tidak! Dia terlalu kuat!!!"


Disaat Rizzy dan teman-temannya sedang fokus menunggu kepulan asap yang ditimbulkan oleh Rizzy menghilang, tanpa disadari oleh siapapun bayangan yang tadinya berada diatas pesawat luar angkasa .... sekarang telah berada tepat dibelakang mereka semua.


Kemudian Rizzy menyadarinya dan seketika itu juga seluruh tubuh Rizzy tiba-tiba bergemetar, merinding hingga berkeringat dingin, dan timbul rasa panik yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.


"Eh? Ini bohong, kan? Tidak mungkin!!!"


"Rizz, ada apa denganmu?" Richard yang melihat Rizzy panik pun langsung menanyainya, apa yang sebenarnya terjadi. “Apa ini? Ada apa dengannya? Kenapa Rizzy sampai panik seperti itu? Aku baru pertama kali melihat dia sepanik ini, apa yang sebenarnya terjadi?” sambung Richard dalam hati.


Rizzy tidak menggubris pertanyaan Richard sama sekali, dia sempat terpaku sesaat karena sangking terkejutnya ... lalu secara perlahan Rizzy pun menoleh ke belakang untuk memastikan bahwa apa yang dia rasakan itu hanyalah perasaannya saja.


“Semoga ini hanya perasaanku saja.” Rizzy bergumam dalam hati sembari menoleh secara perlahan.


Setelah Rizzy menoleh dan membalikkan badannya kebelakang, ia sangat terkejut dan panik setengah mati ... Rizzy yang biasanya bermuka datar tanpa ekspresi, kali ini dibuat ternganga dengan apa yang dilihatnya.


"A-ap-apa!?"


Makhluk aneh layaknya anomali luar angkasa yang tidak dapat dijelaskan dengan rinci karena wujudnya yang sangat mengerikan seperti zombie tetapi wajahnya hanya tengkorak itu berhasil membuat Rizzy merasa tidak nyaman dengan kehadirannya. Yang lebih mengerikan adalah makhluk itu terlihat tenang-tenang saja serta dibaluti ekspresi polos seolah ia tidak tau apa-apa.


*Hoamm..


"Yo!" makhluk itu dengan santainya menyapa Rizzy dan teman-temannya sembari melambaikan tangannya. "Kalian melihat apa? Apa ada sesuatu yang keren disana?" sambungnya.


"Apa!? Sejak kapan dia berada disana!?"


"Richard tenanglah sedikit aku tau makhluk ini menyeramkan, tapi bisakah kau menenangkan dirimu? Kita tidak boleh gegabah makhluk ini sangat kuat, aku tidak tau apa kita bisa mengalahkannya." Rizzy mencoba untuk sedikit menenangkan temannya yang ketakutan setelah melihat makhluk itu secara langsung.


"Ya, aku akan melakukannya." jawab Richard.


"Tapi bagaimana kita bisa tenang, apa kah kamu ingat yang kamu katakan waktu di lorong sekolah? Aku juga merasakannya sekarang, makhluk ini memiliki energi tak terbatas!! Melihatnya saja sudah membuatku mual." Anna berbicara dengan nada yang tinggi, dia benar-benar ketakutan dengan apa yang dilihatnya.


Meskipun Richard dan Anna merasa tertekan dengan kehadiran makhluk itu, tapi Seryu dan Szgrech yang juga ada berada disana mencoba untuk tetap tenang sekuat yang mereka bisa, meskipun mereka berdua juga merasakan intimidasi yang sangat mengerikan dari makhluk itu.


"Apa yang kau inginkan, apa yang membuatmu jauh-jauh datang kesini?" Rizzy yang sudah sedikit tenang pun mencoba menanyakan apa tujuan dari makhluk itu datang ke bumi.


"Hmm, apa ya? Untuk melakukan 'pembersihan' mungkin?"


*deg-deg!!!


"Pem-pembersihan? Apa maksudmu!!!"


"Menghapus semua manusia yang ada di alam semesta ini, aku sudah membajak lebih dari 1000 alam semesta hanya untuk membasmi sesuatu yang disebut dengan 'manusia', kalian pasti sudah tau kan bahwa alam semesta itu tidak hanya satu. Ya setidaknya itulah tugasku sebagai komandan ke 107 bajak laut luar angkasa..."


Seperti yang pernah dijelaskan oleh Szgrech bahwa diluar sana ada lebih dari satu alam semesta tetapi karena jumlahnya yang tidak relevan, Szgrech tidak dapat menyimpulkan seberapa banyak alam semesta yang ada diluar sana. Dan juga terdapat dimensi-dimensi yang memiliki keunggulan satu sama lain.


Rizzy sangat terkejut mendengar penjelasan dari makhluk itu. "Mustahil!!! Kenapa kau melakukan hal sekejam itu, dan apa keuntungannya untuk kalian. Juga apa maksud dari komandan ke 107, seberapa banyak teman kalian?!"


"Ntah lah, aku tidak pernah menghitungnya, tetapi kita semua bekerja dibawah sang Raja Iblis Agung, Lucifer!!"


"Lucifer? Jangan bercanda!!" setelah membentak omongan dari makhluk itu tanpa pikir panjang Rizzy langsung menyerang makhluk itu dengan pedangnya.


*Slashhh!!


*Crackk!!!!


*Blarrr!!!


Serangan yang baru saja dilakukan oleh Rizzy sangat cepat dan kuat sampai-sampai dapat membelah ruang itu sendiri. Tapi sayangnya serangan barusan masih bisa dihindari oleh makhluk itu dengan cukup mudah, padahal jarak diantara mereka berdua hanya beberapa meter saja.


"Uwah, tadi itu hampir saja ... kalian ini sungguh tidak sopan, ya. Setidaknya izinkan aku untuk memperkenalkan diriku terlebih dahulu, namaku adalah Ryo Griffith, salam kenal....."


"Persetan dengan namamu!!!"


Lalu Rizzy mencoba untuk menyerang Ryo Griffith sekali lagi, tapi kali ini dia menyerang menggunakan serangan jarak dekat, Rizzy mengandalkan kecepatannya untuk melakukan serangan dititik buta dari Ryo Griffith dan menebasnya secara cepat.


*Set...


*Slashhh!!!!


"Huh?" Ryo Griffith sempat tidak dapat bereaksi dengan kecepatan Rizzy yang membuatnya terkena tebasan Rizzy secara langsung, tetapi dia memiliki insting dan reflek yang luar biasa yang membuatnya bisa sedikit menghindar. "Dia lebih cepat dari sebelumnya, bagaimana mungkin? Dia bertambah cepat hanya dalam beberapa detik, sepertinya aku tidak boleh meremehkan kecepatan dan kekuatannya." sambungnya dalam hati.


"Cih, kau masih bisa menghindarinya, ya?"


"Eh? Bukannya yang barusan itu berhasil mengenainya?" ungkap Anna.


"Tidak, dia tadi sedikit menghindar .... kalau tidak menghindar dia pasti sudah terbelah." jawab Rizzy.


"Tentu saja bukan? Soalnya kamu ini sangat lemah!!! Hahahaha!!!" sembari tertawa jahat Ryo Griffith mencoba untuk memancing emosi Rizzy, agar Rizzy mengeluarkan kekuatan penuhnya tanpa menahan diri sedikitpun. Karena Ryo merasa bahwa Rizzy masih belum serius menyerangnya. "Aku harus membuat orang ini menyerangku dengan kekuatan penuhnya, aku yakin dia masih mengeluarkan sekitar 3-7% dari kekuatan aslinya, hanya dengan kekuatan penuh dari orang ini aku tidak perlu repot-repot membasmi manusia yang ada di planet ini ... karena aku sangat yakin jika orang ini mengeluarkan kekuatan penuhnya planet ini pasti ikut hancur akibat dampak dari serangannya. Tidak, bahkan tata surya di alam semesta ini juga akan ikut hancur, aku benar-benar yakin dengan itu!!" sambungnya dalam hati.


"Hah? Kau hanya bisa menghindar tanpa menyerang balik tapi masih bisa berbicara seperti itu, ya? Sadari posisimu dasar bodoh!!" balas Rizzy. "Sudahi omong kosongmu, maju sini!!"


*Swoooshhh.....


Seketika angin berhembus sangat kencang lalu disertai dengan aura membunuh yang sangat pekat, tidak salah lagi aura tersebut berasal dari Ryo Griffith yang benar-benar emosi akibat perkataan Rizzy.


Ryo Griffith menghela nafas yang panjang kemudian memasang kuda-kuda, menandakan ia siap melakukan serangan yang sangat mematikan.


"Aku tidak akan menahan diri, loh .... aku harap kau tidak mati dalam sekali serang." ancam Ryo Griffith.


"Ya, maju sini!!!" tantang Rizzy.


Meski terlihat tenang, Rizzy sebenarnya merasa sedikit ketakutan dengan apa yang akan dilakukan oleh Ryo Griffith, yang ditakutkan oleh Rizzy bukanlah serangan apa yang akan mengenainya tetapi siapa yang akan diserangnya. Rizzy sama sekali tidak mencemaskan dirinya sendiri, tetapi ia lebih mencemaskan teman-temannya yang ada disana, ia takut tidak bisa melindungi mereka semua.


>0,000000000000001.


Dan dalam sekejap Ryo Griffith langsung melesat ke arah Rizzy dan teman-temannya. Suara dentuman keras pun terdengar sangat kencang tepat setelah Ryo Griffith melakukan serangan yang sangat cepat itu.


Rizzy masih bisa melihat semua serangan yang dilakukan oleh Ryo Griffith dengan jelas dan berhasil melindungi teman-temannya dengan membuat semacam perisai transparan yang muncul disekitar mereka, tetapi Rizzy tidak sempat membuat perisai untuk dirinya sendiri. Akibatnya Rizzy mendapatkan luka yang cukup serius di sekujur tubuh sehingga membuatnya seperti bermandikan darah.


"Cih, boleh juga." tepat setelah menyelesaikan ucapannya tubuh Rizzy yang tadinya bermandikan darah dan dipenuhi luka di sekujur tubuhnya langsung sembuh total seperti sedia kala.


Tubuh Rizzy secara otomatis akan langsung menyembuhkan semua luka yang diterimanya entah itu luka fisik atau luka di bagian organ dalam, tubuhnya akan langsung merespon dan menyembuhkannya dengan otomatis, bahkan penyembuhannya ini juga sangat cepat.


"Oya? Rupanya kau masih bisa bertahan, ya? Bahkan kau lebih mementingkan temanmu yang tidak berguna itu dibandingkan dengan dirimu sendiri, apa kau ini bodoh, hahaha!!" Ryo Griffith kembali mencoba memprovokasi Rizzy.


"Diem lu bangsat! Aku tidak peduli jika kau menghinaku, tapi aku tidak akan memaafkanmu jika berani menghina temanku!!"


Dan akhirnya mereka melanjutkan pertarungannya, keduanya sangat cepat sehingga hanya terlihat seperti cahaya yang melintas dan meninggalkan jejak, Rizzy dan Ryo terus-menerus bertukar pukulan dengan kecepatan yang luar biasa cepat.


Keduanya terpental kesana-kemari tanpa henti, suara ledakan dan dentuman keras terus terdengar disekitar Richard dan yang lainnya, mereka bahkan tidak bisa melihat pertarungan antara Rizzy dan Ryo Griffith ... dan juga mereka tidak bisa bergerak kemana-mana karena perisai yang dibuat oleh Rizzy membatasi pergerakan mereka.


Richard benar-benar kebingungan, ia tidak tau apa yang harus dilakukan disaat seperti ini, tidak hanya Richard tetapi Anna, Seryu, Szgrech juga hanya terdiam tanpa melakukan apapun.


"Cihh, si bodoh itu dia berniat untuk bertarung sendirian, lalu apa gunanya kita ada disini ... bukankah ini terlihat seperti bahwa kami hanya membebaninya?" gumam Richard dalam hati. "Ahh sial, sebaiknya aku tidak berpikiran seperti itu, aku hanya harus percaya padamu, kan? Rizzy Slavion!!" sambungnya.


Setelah beberapa jam, pertarungan mereka terhenti karena keduanya terpental sangat jauh ... dimana Ryo Griffith terpental hingga ke bulan dan Rizzy terpental hingga menabrak dan menghancurkan banyak gedung-gedung tinggi, diwaktu yang sama, Rizzy langsung bangkit kemudian menghampiri teman-temannya ... tapi sesaat sebelum Rizzy sampai diposisi teman-temannya tiba-tiba dia dihadang oleh Ryo Griffith yang secara mengejutkan sudah kembali dari bulan dengan sangat cepat dan langsung menendang Rizzy keluar dari atmosfer bumi!!


Pertarungan mereka berlanjut diluar angkasa, mereka terus bertukar pukulan sembari terpental ke planet-planet lain, keduanya benar-benar sangat cepat bahkan lebih cepat dari sebelumnya. Mereka berdua secara tidak sadar telah berakselerasi tanpa henti, kecepatan mereka terus meningkat seiring berjalannya waktu, tidak hanya kecepatan bahkan kekuatan fisik mereka juga terus meningkat tanpa henti. Pada titik ini Richard, Anna, Seryu dan Szgrech terus berharap agar Rizzy tidak lengah sedikitpun.


> 0,0000000000000000000000001.


Rizzy dan Ryo terus-menerus berakselerasi sampai titik dimana kecepatan mereka bahkan telah melampaui waktu dan itu akan terus meningkat selama pertarungan mereka masih berlanjut, dan juga jika pertarungan mereka terus berlanjut itu akan sangat berbahaya karena salah satu diantara mereka bisa menghancurkan matahari hanya dengan satu pukulan saja.


Hingga akhirnya Rizzy tersadar, ia menyadari bahwa sedari tadi ia bertarung dalam kondisi penuh emosi yang membuatnya tidak bisa menahan diri.


"Huh? Apa-apaan ini? Kenapa aku merasa sangat puas dengan pertarungan ini? Kenapa? Eh, dimana ini? Lah anjir!! Kok bisa aku sampai berada disini?" gumam Rizzy yang sedikit terkejut karena berada diluar angkasa. "Tapi si brengsek itu masih hidup ... aku harus mengakhiri ini dengan cepat, aku takut jika nanti menghancurkan salah satu bintang yang ada disini dengan tidak sengaja." sambungnya.