
>Diposisi, Rizzy.
Rizzy langsung menuju gedung utama dari Yuusha Academy Jepang. Untuk menemui, Pak Zagred dan menyampaikan pesan kepadanya ... serta meminta ke, Pak Zagred agar segera mengungsi ketempat yang lebih aman.
Gedung utama ini adalah pusatnya dari semua Yuusha Academy yang ada di setiap negara, karena pada dasarnya Blessed tidak hanya ada di satu negara. Melainkan di setiap negara pasti memiliki Blessed dengan jumlah yang banyak.
Setibanya didalam kantor pribadi, Pak Zagred yang kebetulan sedang sendirian di sana dan Ia sedang melihat kearah luar jendela seolah telah menunggu kedatangan, Rizzy ... lalu, Rizzy langsung menjelaskan situasi yang akan terjadi pada bumi 8 jam kedepan.
"Akhirnya dia datang juga ..." gumam Pak Zagred disambung dengan senyum tipis di wajahnya.
"Maafkan saya atas kelancangannya karena sudah menerobos masuk ke kantor Anda ... Pak Zagred, saya ingin menyampaikan peringatan bahwa akan ada makhluk luar angkasa dengan energi yang tak terukur datang kemari ... saya menyarankan Anda untuk segera mengungsi ketempat yang lebih aman." jelas, Rizzy sembari menundukkan kepalanya.
Pak Zagred hanya terdiam ... lalu berbalik badan dan kembali tersenyum setelah menatap ke arah, Rizzy.
"Pak, kenapa Anda tenang saja dan malah tersenyum setelah mendengar bahwa akan ada makhluk dari luar angkasa yang akan datang ke bumi dan berpotensi bisa menghancurkan bumi." Rizzy mencoba untuk menegaskan ucapannya sekali lagi untuk meyakinkan, Pak Zagred agar segera mengungsi.
Tapi disaat yang bersamaan, Rizzy juga penasaran apa yang membuat, Pak Zagred itu tersenyum kearahnya ...
"Ahh ... ternyata kamu, sudah lama aku tidak melihat wajahmu, kamu sudah dewasa, ya ..." pada akhirnya, Pak Zagred pun berbicara, tetapi perkataannya membuat, Rizzy kebingungan dan bertanya-tanya didalam benaknya.
"Saya tidak mengerti apa yang Anda katakan, apa yang Anda maksud?" karena penasaran, Rizzy mencoba menanyakan maksud dari perkataan, Pak Zagred.
"Aku sudah menduga kalau dia belum mengetahui kebenaran tentang hubunganku dengannya .... untuk saat ini akan lebih baik jika aku tidak mengatakannya secara tiba-tiba, aku akan mengatakan yang sebenarnya diwaktu yang tepat." batin Pak Zagred.
Setelah memilih untuk tetap menyimpan rahasia yang terbilang cukup rumit, Pak Zagred pun membalas pertanyaan dari, Rizzy yang sedang kebingungan.
"Ah tidak usah dipikirkan, jadi kamu kesini untuk menyampaikan peringatan saja? Atau ada sesuatu yang lain?"
Rizzy semakin kebingungan setelah mendengarkan ucapan dari, Pak Zagred. Yang kini semakin membuatnya penasaran dengan maksud dari perkataan, Pak Zagred ... tapi untuk saat ini, Rizzy tidak ingin menanyakan lebih jauh, karena keselamatan, Pak Zagred lebih di utamakan.
"Kami juga sudah merencanakan agar seluruh manusia di bumi ikut mengungsi. Dan kami sudah berpencar keberbagai penjuru negara ... serta kami juga akan melapisi tempat pengungsian dengan perisai supranatural yang berlapis, untuk menghindari serangan yang tidak bisa ditahan oleh bangunan pengungsian." jelas Rizzy.
Setelah mendengar penjelasan dari, Rizzy ... Pak Zagred sangat gembira, tetapi tidak menunjukkannya secara langsung dan tetap tampil profesional dihadapan, Rizzy, dan pada akhirnya hanya bisa tersenyum tanpa bisa memujinya secara langsung.
Menurut, Pak Zagred pemikiran, Rizzy sudah sangat dewasa ... dimana ia benar-benar ingin menyelamatkan semua manusia tanpa pandang bulu.
"...... Rizzy Slavion, ya? Apa kamu benar-benar berpikiran bahwa aku tidak merasakan kehadiran dari makhluk luar angkasa itu? Meski sekarang usiaku sudah 57 tahun ... aku ini masih pahlawan sama sepertimu dan aku juga bisa merasakan energi yang luar biasa hebat dar makhluk itu. Kamu tidak perlu khawatir denganku, aku akan membantumu untuk mempercepat proses evakuasi semua manusia bumi ... jika diperlukan aku juga akan ikut turun tangan secara langsung." kali ini dengan tatapannya yang sangat serius, Pak Zagred menegaskan untuk ikut membantu memperlancar rencana dari, Rizzy.
*deg-deg.....
Rizzy sempat tertegun mendengar penjelasan dari, Pak Zagred yang mengatakan bahwa ia juga bisa merasakan kehadiran makhluk luar angkasa itu.
Seketika banyak tanda tanya yang muncul di benak, Rizzy ... siapa sebenarnya, Pak Zagred ini? Kenapa dia bisa merasakannya juga? Bahkan teman-temannya tidak bisa merasakan apapun ... tetapi kenapa, Pak Zagred bisa? Meskipun ia juga Blessed tapi bukankah hal seperti ini mustahil dilakukan oleh para Blessed?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang muncul dipikiran, Rizzy saat ini ... tetapi meski sangat penasaran, Rizzy mencoba untuk mengabaikannya dan fokus pada masalah utama.
"Saya tidak tahu siapa sebenarnya Anda ini, tetapi itu tidak penting untuk saat ini ... karena pada saat ini keselamatan manusialah yang lebih penting dari apapun. Saya akan mempertanyakan hal ini setelah masalah yang menimpa kita sudah selesai sepenuhnya. Dan saya sangat senang jika Anda juga berinisiatif untuk ikut membantu kami, saya sangat berterimakasih." tegas Rizzy.
Untuk kesekian kalinya, Pak Zagred tersenyum setelah mendengar perkataan dari, Rizzy yang lebih mementingkan keselamatan umat manusia.
"Cepat atau lambat kamu akan mengetahui semuanya, Rizz ... tidak usah terburu-buru untuk mengetahuinya. Baiklah aku akan mengirimkan bantuan secepatnya ... dan juga jaga dirimu baik-baik jangan hanya peduli terhadap orang lain, tapi pedulikan dirimu sendiri juga." jawab Pak Zagred.
"Baik, terimakasih Pak ... kalau begitu saya permisi dulu."
"Iya, berhati-hatilah..."
Setelah menyampaikan pesan penting serta mendapatkan bantuan dari, Pak Zagred kemudian, Rizzy langsung berlari meninggalkan kantor pribadi, Pak Zagred dan menuju ke negara lain, untuk menyampaikan peringatan yang sama.
*Swooossshhh!!!
"Aku harap kamu segera mengetahuinya, hubungan diantara kita berdua ... kamu adalah satu-satunya orang yang sangat berharga bagiku, Rizzy Slavion!!"
Batin, Pak Zagred yang menjelaskan apa sebenarnya hubungan diantara mereka berdua ... dan juga sedang mencemaskan, Rizzy.
Tapi masih belum jelas apa yang dimaksud oleh, Pak Zagred.
>Sementara itu diposisi, Richard.
Richard yang langsung menuju ke negara Amerika dan sekitarnya untuk menyampaikan peringatan, kepada semua warga yang ada disana ... Richard juga langsung menyampaikan peringatan ini kepada kepala sekolah yang bertanggung jawab atas Yuusha Academy di daerah itu agar mendapatkan bantuan yang bisa mempercepat proses evakuasi.
*set ....
"Akhirnya aku sampai juga. Ternyata untuk sampai kesini dengan kecepatan ku sendiri membutuhkan waktu 2 detik lamanya ... andai saja, Rizzy yang datang kesini, mungkin dia bisa sampai di negara ini sebelum hitungan detik dimulai dia pasti sudah sampai disini. Meskipun ini hanya spekulasi ku, saja tapi itu bukanlah hal yang mustahil bagi, Rizzy." batin Richard.
Lalu tanpa pikir panjang, Richard langsung menuju kantor utama dari Yuusha Academy Amerika. Untuk menemui orang yang bertanggung jawab penuh atas akademi Amerika dan menyampaikan pesan penting yang ia bawa.
*Swooossshhh!!!
*Kantor utama Yuusha Academy Amerika.
"Hup ... akhirnya aku sampai" ucap Richard.
Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh, Richard pun akhirnya sampai di kantor utama Yuusha Academy Amerika. Lalu langsung menemui, Pak Rosberg selaku ketua atau pemimpin dari Yuusha Academy Amerika.
Setelah masuk kedalam kantornya, Richard langsung memberikan informasi yang dia bawa.
"Permisi ... sebelumnya saya minta maaf karena sudah mengganggu waktunya, tetapi saya kemari membawa informasi yang sangat penting untuk Anda."
Pak Rosberg langsung menjawab pernyataan dari, Richard yang ingin menyampaikan informasi penting tadi.
"Ohh, kalau tidak salah Anda ini Blessed dari Jepang itu, ya? Anda ingin menyampaikan peringatan kepada kita, 'kan? Kebetulan saya sudah mendengarnya dari, Pak Presiden Yuusha Academy ... Beliau mengirimkan saya pesan penting itu, dan kami juga sudah mengirimkan bantuan untuk kalian para anggota, Courage Royal Garden ... agar proses evakuasi cepat selesai." jelas Pak Rosberg.
Richard sedikit terkejut setelah mendengar penjelasan dari, Pak Rosberg ... yang sudah mengetahui informasi penting itu.
"Ehhh??? ... ahh kalau begitu baiklah, saya permisi dulu dan terimakasih sudah mengirimkan bantuan juga kepada kita semua."
"Tidak apa-apa, dan sepertinya Pak Presiden juga sudah memberi tahu semua cabang Yuusha Academy yang ada di seluruh dunia ... jadi sisanya saya serahkan kepada tim Anda, berjuanglah kami percaya kepada kalian semua."
Dengan ekspresi kebingungan, Richard akhirnya pergi meninggalkan kantor Pak Rosberg dan langsung kembali ke Jepang.
*Swooossshhh!!!
Anna yang sudah terbang selama 10 menit dari Jepang, akhirnya telah sampai di negara Argentina ... dan langsung mendarat tepat di kantor Pak De Paul.
Pak De Paul adalah ketua sekaligus penanggung jawab atas Yuusha Academy Argentina.
"Hufft......."
Anna menghela nafasnya dan mengatur ulang pernafasannya.
".... arghhhh itu melelahkan sekali, bagaimanapun juga aku sudah terbang secepat mungkin untuk sampai kesini, tetapi aku malah menghabiskan banyak waktu. Sialan semoga masih sempat." gumam Anna.
Kemudian, Anna langsung mengetuk pintu kantor Pak De Paul.
*Tok! tok! tok!
"Silahkan masuk, pintunya tidak terkunci...." kata, Pak De Paul sembari menyuruh, Anna untuk segera masuk kedalam kantor
Anna pun membuka pintunya dan segera masuk kedalam kantornya.
"Permisi."
Setelah, Anna masuk kedalam kantor, Pak De Paul pun langsung memberikan, Anna beberapa pertanyaan yang mengejutkan.
"Ohhhhh, kamu pasti murid dari Yuusha Academy Jepang, ya? Kamu kesini untuk menyampaikan pesan, 'kan?"
Anna terkejut dengan apa yang dikatakan oleh, Pak De Paul yang mengetahui bahwa kedatangannya itu untuk mengirimkan pesan dari Jepang.
".... ehhh? Bagaimana Anda bisa tau, jika kedatangan saya untuk mengirimkan pesan?"
"Kebetulan, Tuan Presiden sudah memberi tahu saya, bahwa akan ada makhluk yang datang ke bumi dan bisa mengancam populasi makhluk hidup yang ada di bumi ... jadi saya juga sudah mengirimkan murid terbaik yang ada di sini, untuk membantu mengevakuasi masyarakat." jelas Pak De Paul.
Anna sangat kebingungan setelah mendengar penjelasan dari, Pak De Paul ... bukan karena ia tak memahami ucapan, Pak De Paul, tetapi karena dia masih tidak percaya setelah melakukan perjalanan yang jauh pada akhirnya hanya sia-sia.
"A-ahh baiklah kalau begitu ... saya izin untuk undur diri dan kembali ke Jepang, maafkan atas kelancangan saya." ucap Anna.
Pak De Paul yang melihat, Anna sedang kesal mencoba menenangkan dan menyuruhnya untuk beristirahat serta menawarkan minuman kepadanya.
"Kamu bisa beristirahat terlebih dahulu jika memang kamu merasa sedikit lelah ... atau kamu mau minum?"
"Terimakasih atas tawarannya, tetapi saya harus segera kembali ke Jepang untuk memberi tahu ketua saya, bahwa setiap negara sudah mendapatkan informasi yang sangat penting ini." jawab Anna yang sedang terlihat lesu.
"Kalau begitu, berhati-hatilah dijalan."
"Baik, Pak!"
Anna pun keluar dari kantor kemudian langsung mengeluarkan sayapnya dan terbang kembali ke Jepang.
*Wushhhhh!!!
>Diposisi, Seryu.
Seryu yang melakukan teleportasi tidak bisa menjangkau tempat yang terlalu jauh, jurus teleportasi nya hanya mencapai radius 2-5 km ... maka dari itu, Seryu memilih ketempat yang masih berada di Asia yaitu, Indonesia.
*Set ....
"Hupp ... sampai juga di negara Maritim ini, benar-benar negara yang sangat indah, ups aku hampir melupakan tujuanku datang kesini. Aku harus segera menemui ketua dari Yuusha Academy di negara ini."
*Clinggg.....
Seryu pun langsung menggunakan teleportasi nya untuk menuju ke kantor Pak Muhammad Supoeno, selaku ketua yang memimpin Yuusha Academy Indonesia.
Setelah, Seryu sampai didepan pintu kantor Pak Muhammad Supoeno ia langsung mengetuk pintunya dan meminta izin untuk masuk kedalam.
*Tok! Tok! Tok!
"Permisi Pak ada yang ingin saya sampaikan kepada Anda."
"Ohh, silahkan masuk pintunya tidak saya kunci." jawab Pak Supoeno.
*Ceklek.....
Seryu membuka pintunya dan langsung masuk kedalam.
*Tap tap tap....
"Permisi Pak saya murid dari Yuusha Academy Jepang ingin menyampaikan sesuatu kepada Anda ....."
Sesaat sebelum, Seryu menyelesaikan ucapannya, Pak Muhammad Supoeno langsung memotongnya dengan penjelasan bahwa ia sudah mengetahui tentang pesan itu.
"Ah, saya sudah menerima pesannya dari Pak Presiden. Beliau juga sudah memberi tahu semua cabang Yuusha Academy, sepertinya ... dan juga saya sudah melakukan evakuasi secara menyeluruh dan sudah mengerahkan bantuan, untuk mempercepat proses evakuasi nya." jelas Pak Supoeno.
Seketika raut wajah, Seryu menjadi sangat gembira setelah mendengar penjelasan dari Pak Muhammad Supoeno ... yang menjelaskan bahwa ia juga sudah mengerahkan bantuan.
".... ohh begitu, ya. Baiklah Pak saya senang mendengarnya, kalau begitu saya izin untuk langsung kembali ke Jepang ... terimakasih atas bantuannya." jawab Seryu.
"Itu bukan apa-apa, berhati-hatilah dijalan."
"Baik Pak, permisi...."
Kemudian, Seryu langsung kembali ke Jepang dengan menggunakan jurus teleportasi nya.
*Clingg....
Setelah beberapa saat mereka pun kembali berkumpul di markas, untuk memberi laporan mengenai misi mereka masing-masing.
Rizzy yang sudah terlebih dahulu menyelesaikan misinya, sekarang ia tengah bersantai di markas sembari memikirkan, sebenarnya ada hubungan apa antara, Rizzy dan Pak Zagred.