The Reincarnation Of The True Hero

The Reincarnation Of The True Hero
Bagian 7



Pertanyaan itu selalu muncul didalam benaknya, Rizzy juga merasa tidak asing dengan, Pak Zagred itu ... ia merasa sangat dekat dengannya, tapi hubungan seperti apa yang mereka jalin sebenarnya.


"..... arghhhh, aku tidak mengerti apa maksud dari perkataannya, aku tidak dapat memikirkan jawaban yang tepat."


Lalu, beberapa saat kemudian teman-teman, Rizzy pun sampai dimarkas dan menemuinya.


*Set....


*Tap tap tap!!!


Anna yang tengah dilanda amarah berjalan kearah, Rizzy dengan hentakan kaki yang sangat keras.


"Rizzy Slavion, kemari kau!!!"


*Srett!!


Anna mendekat kearah, Rizzy lalu ia langsung menarik kerah baju, Rizzy yang membuatnya berdiri seketika dari posisi duduknya.


*Brukk!!!!


Kursi yang diduduki oleh, Rizzy terjatuh ke lantai karena, Anna yang menarik, Rizzy terlalu keras.


"Wow, ada apa denganmu? Kenapa kau menarikku seperti itu."


Dengan wajah polosnya, Rizzy bertanya kepada, Anna yang tiba-tiba marah hingga menarik kerah bajunya dengan cukup keras.


Emosi, Anna semakin memuncak setelah mendengar pertanyaan dari, Rizzy dan pada saat itu juga tepat dibelakang, Anna muncul bayangan hitam pekat bertubuh tinggi besar serta memiliki mata berwarna merah menyala yang sangat mengerikan, seperti makhluk anomali yang tidak dapat dijelaskan dengan pasti, karena bentuknya yang aneh dan bergelombang.


"Kau masih bertanya "Kenapa" huh? Tidakkah kau menyadari apa yang telah kau lakukan, aku mengikuti rencanamu dan pada saat aku sampai di negara lain mereka bilang bahwa sudah mengetahui tentang alien yang akan datang menginvasi bumi ... sebenarnya apa yang sudah kau lakukan disini?"


Richard dan Seryu sedikit terkejut melihat bayangan hitam itu muncul tepat di belakang tubuh, Anna ... tetapi tidak dengan, Rizzy karena ia tahu bahwa bayangan aneh itu yang selalu menjaga, Anna sejak ia masih kecil.


"Waw, bayangan itu sangat mengintimidasi." ucap Richard.


"Ya, aku sempat ketakutan melihatnya." balas Seryu.


Pada pertemuan pertama antara, Rizzy dan Anna ... yang pertama kali dilihat oleh, Rizzy adalah bayangan itu dan pada saat itu juga, Rizzy langsung menyadari bahwa bayangan itu adalah makhluk astral yang sudah terikat kontrak dengan, Anna.


"Ohh, rupanya kamu, Szgrech!! Bisakah kamu menggunakan wujud manusiamu saja? Sepertinya teman-temanku tidak terbiasa melihat makhluk sepertimu." sapa Rizzy ke bayangan hitam itu.


"Sesuai perintahmu, Tuan Rizzy!!"


Sekali lagi, Richard dan Seryu terkejut melihat, Rizzy berbicara dengan bayangan hitam yang mengerikan itu.


"Ehh, bisa bicara ternyata." kata Richard dan Seryu bersamaan.


Anna yang mendengar, Rizzy mengucapkan nama, Szgrech pun langsung menoleh kebelakang dan sudah melihat wujud manusianya, Szgrech.


"Ohh, Szgrech sudah lama aku tidak melihatmu ... sepertinya kau tidak berubah sama sekali, ya. Aku sangat merindukanmu."


Setelah menyelesaikan ucapannya, Anna langsung merangkul erat, Szgrech ... ia merangkul nya karena sudah dianggap sebagai keluarga sendiri bagi, Anna.


Wujud manusia dari, Szgrech adalah seperti pria yang berumur sekitar 50-60 tahunan, tetapi meski berumur 50-60 tahunan ia masih terlihat bugar dan memiliki tubuh yang terbilang cukup atletis untuk manusia seusianya dan ia sangat suka memakai jas hitam yang terlihat menawan baginya ... yah, meskipun dia bukan manusia.


"Lalu, ada apa ... kenapa kamu menampakkan wujudmu disaat, Anna sedang marah? Tidak seperti biasanya, dimana kamu hanya akan muncul ketika, Anna sedang dalam masalah yang besar."


Rizzy bertanya kepada, Szgrech yang tiba-tiba muncul dihadapan para anggota Courage Royal Garden.


"Ohh, sebenarnya saya hanya ingin menghirup udara segar, tetapi bukan hanya itu ... saya yakin Anda juga sudah mengetahuinya. Ada makhluk kuat yang membuat saya tidak bisa beristirahat dengan tenang, dan sepertinya makhluk itu berasal dari 'alam semesta' yang berbeda dari yang kita tempati saat ini." Szgrech menjelaskan apa yang ia ketahui kepada, Rizzy dan yang lainnya


*Deg-deg!!!!


Rizzy, Richard, Seryu, dan Anna tertegun sesaat setelah mendengarkan penjelasan dari, Szgrech yang mengatakan bahwa ada alam semesta lain diluar sana atau biasa disebut dengan 'dunia pararel'


"Wow, wow, tunggu sebentar ... jadi maksudmu terdapat lebih dari satu alam semesta yang berada diluar sana?" tanya, Richard yang sangat penasaran dengan maksud dari alam semesta lain yang sudah dijelaskan oleh, Szgrech.


Sedangkan, Seryu dan Anna masih terpaku hingga tidak dapat mengeluarkan sepatah katapun dari mulut mereka.


"Yup, tepat sekali." jawab, Szgrech.


"Tunggu sebentar, apa ini ada hubungannya dengan teori dimensi? Setelah mendengar penjelasanmu tadi, aku jadi semakin yakin bahwa ada dimensi yang lebih tinggi juga diluar sana ... apa itu benar, Szgrech?" kali ini, Rizzy yang bertanya kepada, Szgrech karena ia merasa bahwa ini ada hubungannya dengan teori dimensi.


Lalu, Szgrech pun menjelaskan semua yang ia ketahui tentang teori dimensi dari alam semesta yang mereka tinggali saat ini.


"Pernahkah Anda mendengar tentang Hilbert Space?" tanya, Szgrech.


"Ahh, aku pernah membaca sesuatu tentang itu, tapi tidak banyak yang ku ketahui .... memangnya kenapa?" jawab, Rizzy.


"Sebenarnya mempelajari serta mengakui teori semacam itu adalah bagian dari tugasku. Karena Anda pernah mendengarnya, maka saya akan memberikan penjelasan singkat kepada kalian semua. Dunia kita, berbicara secara naratif, terdiri dari dimensi tak terbatas, atau secara umum dimensi lebih tinggi yang tak terbatas dan terus meluas di atas cakupan standar dimensi alam semesta kita, dengan cara yang sama seperti teori Hilbert Space, pemerataan tak terbatas yang dapat dihitung. Anda dapat mengatakan bahwa dimensi kita bertumpuk, yang terus bertambah tanpa henti.


Jika saya membuat sub-ruang sebagai penghubung ke semua dimensi tak terbatas, maka itu akan menjadi kesalahpahaman tentang dunia kita yang berbicara secara naratif. Dimensi-dimensi yang lebih tinggi, ditumpuk di atas dimensi-dimensi yang lebih rendah dan terus bertumpuk tanpa batas, secara harfiah tidak dapat diakses secara langsung, bagi makhluk yang lebih rendah seperti kita. Jadi singkatnya, jika Anda berpikir bahwa naik ke dimensi yang lebih tinggi adalah hal yang mudah, maka Anda salah besar ... mungkin penjelasan singkat ini sudah cukup, untuk dapat Anda pahami."


"Waw, kamu benar-benar mengejutkan ... pengetahuanmu tentang dunia ini sangat luas ya, aku tidak menyangka kalau kamu sangat pintar." puji Rizzy.


"Mungkin bagi orang yang tidak tahu apa itu Hilbert Space, itu akan membuat mereka sedikit kebingungan, karena penjelasannya yang terlalu singkat." sela Richard.


"Anda terlalu berlebihan dalam memuji saya, Tuan Rizzy." .... "Sepertinya itu akan sangat mudah dimengerti oleh siapapun yang mendengarnya." sambung, Szgrech.


*Tump tump tump!!!!


Detak jantung, Rizzy kembali berdegup sangat kencang sehingga suaranya dapat didengarkan oleh teman-temannya, yang menandakan bahwa makhluk luar angkasa itu telah mendarat di bumi, tepatnya di negara Indonesia.


"Rizz, ada apa? Jantungmu kembali berdetak kencang." tanya, Anna yang sedari tadi hanya bisa terdiam.


"Szgrech bisakah aku meminta bantuanmu? Bukalah portal dan langsung menuju ke Indonesia serta ajak mereka semua agar lebih cepat sampai ... aku akan menggunakan kecepatanku untuk kesana."


Rizzy, akhirnya memerintahkan para temannya agar segera menuju lokasi dimana alien itu mendarat secepat mungkin.


"Sesuai perintahmu, Tuan."


*Shesssh!!!


Szgrech langsung membuka portalnya dan segera menuju ke Indonesia.


"Jika kalian telah sampai terlebih dahulu, berhati-hatilah ... kemungkinan aku agak telat, karena portal milik, Szgrech itu kecepatannya melebihi teleportasi, Seryu."


"Ya!!!!" jawab mereka dengan kompak.


Disaat yang bersamaan, Rizzy tiba-tiba mencemaskan, Emi. Ia khawatir dengan keadaan, Emi ... tetapi, Rizzy harus tetap fokus pada alien itu dan segera menyingkirkannya dengan cepat.


"Aku harap, Emi baik-baik saja ... maafkan aku karena tidak bisa mengajakmu dalam pertempuran team, tapi aku berjanji akan mengalahkan alien itu." batin, Rizzy.


Lalu akhirnya, Rizzy langsung bergegas dengan cepat menyusul temannya.


*Swooossshhh!!!


> 0,000000001


Rizzy berlari terlalu cepat sehingga ia terlihat seperti cahaya yang sedang melaju kencang ... dalam sekejap sudah sampai ke negara Indonesia dan bertemu kembali dengan teman-temannya.


"Gila!! Kau berlari dari Jepang kesini? Lalu, kau sudah sampai disini, itu cepat sekali ... berapa detik yang kau butuhkan untuk sampai kemari?" tanya, Richard.


"Hmm? Aku rasa itu membutuhkan beberapa detik, aku tidak tahu pasti."


Szgrech yang juga ada disana, menyela pembicaraan dari, Rizzy dan Richard.


"Permisi Tuan, jika diperbolehkan saya akan memberi tahu berapa lama waktu yang telah ditempuh oleh, Tuan Rizzy untuk sampai kesini, di pusat kota negara ini."


"Ehh, kamu bisa mengetahui hal seperti itu juga? Emangnya berapa waktunya?" tanya, Rizzy.


"Meskipun saya tidak tidak memiliki bentuk tubuh yang solid, tapi itu tidak membuat saya untuk berhenti melakukan sesuatu yang akan berguna kelak ... jadi, Tuan Rizzy sampai kesini dalam kurun waktu 1 nanodetik atau jika saya jadikan satuan detik maka angkanya adalah 0,000000001 detik. Jika saja, Tuan Rizzy melakukan latihan dalam satu minggu maka kecepatannya sudah bisa menjangkau aliran waktu yang berbeda alias, Tuan Rizzy berkemungkinan besar bisa berlari menembus waktu dan kembali ke masalalu hanya dengan berlari saja ... meskipun ini hanya spekulasi tapi tidak menutup kemungkinan bahwa, Tuan Rizzy bisa melakukannya." jelas, Szgrech.


*Shesssh......


Tak lama kemudian pesawat luar angkasa itu akhirnya mendarat tepat didepan mereka ... Rizzy yang melihatnya terlebih dahulu langsung memasang kuda-kuda untuk menyerang langsung kearah pesawat itu, sekaligus mengeluarkan pedang surgawi nya.


"Wow, guys kita lanjutkan pembahasan ini lain kali saja, karena alien itu akan keluar dari pesawatnya, bersiaplah kalian semua!!! Heavenly Sword bantu aku!"


Begitu juga dengan, Richard. Ia langsung mengeluarkan senjata pamungkasnya dan bersiap untuk menyerang.


"Bloody Sword!! Datanglah padaku." dengan sigap, Richard langsung memanggil senjata pamungkasnya dan bersiap untuk melakukan serangan kearah pesawat luar angkasa tersebut.


Bloody Sword yang dimiliki oleh, Richard ini memiliki corak yang sangat mengerikan dimana pedangnya berwarna merah tua yang tercampur dengan warna hitam pekat sehingga pedangnya seperti memancarkan aura atau cahaya disekitar ujung pedangnya yang bisa saja mengintimidasi tiap orang yang melihatnya.


Begitu juga dengan yang lainnya, mereka juga memanggil senjata pamungkasnya masing-masing serta tidak menahan diri untuk melakukan serangkaian serangan yang mematikan sekaligus.


"Magical Arrow!!! Bantulah aku!!!" Seryu juga langsung mengeluarkan panah magis nya yang memiliki warna ungu dengan campuran warna hitam disekitarnya yang membuatnya terlihat seperti senjata terkutuk yang menakutkan.


"Sekarang giliranku!! Hedgewitch's Gardening Cane!! Kumohon berikan aku kekuatanmu!!!!" Hedgewitch's Gardening Cane adalah sebuah tongkat sihir yang dimiliki oleh, Anna. Tongkatnya ini terlalu beresiko jika digunakan secara terus-menerus karena bisa menyerap energi penggunanya dengan sangat banyak, meski tampilan tongkatnya tidak terlalu menyeramkan tetapi dampak jika menggunakan tongkat itulah yang menyeramkan.


Hedgewitch's Gardening Cane memiliki warna putih dengan sedikit keemasan yang terlihat sangat menawan.


"Wah, wah, wah ... sepertinya kalian tidak akan menahan diri untuk kali ini, ya. Baiklah kalau begitu aku juga tidak akan menahan diri untuk mengalahkan makhluk itu ... Divine Sword!!! Aku membutuhkanmu, datanglah!!!!" teriak, Rizzy dan langsung memegang pedangnya yang baru saja muncul tepat didepannya.


Divine Sword adalah satu-satunya senjata yang sangat mengerikan, bagaimana tidak ... banyak para Blessed yang mempercayai bahwa Divine Sword ini bisa menebas dan memotong apapun tanpa terkecuali, bahkan senjata ini dilarang digunakan jika tidak ada ancaman yang sangat berbahaya. Divine Sword juga dapat memancarkan aura yang bisa membuat siapapun yang melihatnya akan langsung mati seketika jika penggunanya tidak dapat mengontrol kekuatan dari pedang itu, tetapi karena yang memiliki pedang ini adalah, Rizzy dan ia juga sudah bisa membuat pedang tersebut tunduk padanya.


Divine Sword adalah satu-satunya senjata yang tidak memiliki bentuk solid, karena pedang tersebut hanyalah sekumpulan cahaya yang memadat dan membentuk sebilah pedang ... bisa dibilang pedang ini juga tidak bisa disentuh oleh sembarang orang, hanya orang terpilihlah yang dapat menyentuh dan memegangnya.


"Sungguh mengesankan, Anda selalu berhasil membuat saya terkejut, Tuan Rizzy...." ungkap Szgrech yang melihat, Rizzy mengeluarkan senjata terlarang.


Mereka pun bersiap menghadapi makhluk luar angkasa tersebut dengan kekuatan penuh tanpa ragu sedikitpun.