
Tiba - tiba di sekeliling Hiyori kecil terdapat banyak binatang iblis, Hiyori kecil menjadi sangat waspada dan sedikit grogi, tetapi ia tidak takut dalam menyelesaikan masalah ini.
Hiyori kecil dahulu sudah sangat mahir dalam menggunakan pedang untuk berburu. Sehingga ia tidak kesulitan dalam tantangan kali ini.
Binatang iblis itu langsung menyerbu dan menerkam Hiyori kecil, tetapi Hiyori kecil dapat berlari dengan cepat berkat mana yang terpusat di kakinya.
Hiyori kecil diam sejenak dan kemudian tersenyum, ia tidak pernah berlari secepat ini dan juga ayunan pedang yang begitu ringan.
"Whusssss!!!" Hiyori kecil berlari dan mengayunkan pedangnya untuk menebas binatang iblis itu.
Baginya, pergerakan binatang iblis sangat lambat membuat semuanya menjadi terlalu mudah untuk Hiyori kecil.
Banyak binatang iblis bercucuran darah karena Hiyori kecil, dan hampir tak tersisa lagi kecuali Hiyori kecil sebagai pemangsa.
Sekarang binatang iblis sudah tidak tersisa lagi dan juga mana Hiyori kecil meningkat pesat sebanyak 52 dan masuk ke tingkatan hijau 1.
"Pergerakan ku semakin mudah dan cepat berkat mana... seluruh binatang iblis sudah mati, tapi kenapa dewi itu belum kembali juga??"' Gumam Hiyori kecil sambil mengayunkan pedangnya.
Hiyori kecil pun langsung menyadari sesuatu dan terkejut, ia memasang sikap waspada di sekelilingnya.
Tidak berlangsung lama, tiba - tiba . . .
"Bhuakk!!" Hiyori kecil memuntahkan darah dan terlihat di perutnya langsung ada luka cakaran. Ternyata ini semua ulah Nekomata.
Nekomata dapat menghilang dari pandangan lawan dan langsung menerkam lawan saat lawan tidak fokus karena kebingungan.
Hiyori kecil yang terduduk dan tidak sadarkan diri karena kehilangan darah membuat kesempatan bagi Nekomata untuk menerkam kembali.
Nekomata langsung menerkam Hiyori kecil, tetapi dihentikan oleh Hela. Hela membuat perisai pelindung yang dapat menahan serangan Nekomata sejenak.
Hela mengirim Hiyori kecil ke dimensinya agar tidak terkena serangan Nekomata. Nekomata terkejut dan mundur beberapa langka karena merasa kedatangan seseorang yang sangat kuat.
'Nekomata?? itu benar dia... selam ini aku hanya mendengar tentangnya, tetapi aku tidak dia yang hanya sebatas peliharaan Izanami bisa sekuat ini... aku harus berhati - hati" Gumam Hela lalu memanggil sabit kesayangannya untuk memenggal kepala manusia, Drepani.
Pertarungan sengit terjadi antara Hela dan nekomata, Nekomata langsung menghilang dan membuat Hela menjadi tidak fokus.
"Kuakui kemampuanmu sebagai hewan peliharaan memang hebat, tapi sepertinya kau salah lawan...'' Ucap Hela lalu tersenyum kecil.
Hela langsung memanggil banyak Undead hitam di sekitarnya, ia juga membuat kabut hitam yang membuat penglihatan Nekomata menurun.
Nekomata kesulitan dalam mencari Hela, tetapi ia tidak perduli. Nekomata menerkam seluruh Undead satu persatu, dan membunuh semua Undead panggilan Hela.
Seluruh pasukan Hela habis tak tersisa... tetapi ketika kabut sudah memudar yang tersisa hanyalah Nekomata seorang, ia tidak mencium keberadaan Hela.
Nekomata berpikir kalau Hela kabur ke dimensinya bagaikan pengecut, membuat Nekomata kembali menghilang.
"Shinghhhhhh" Hela memenggal kepala Nekomata.
"Hhmmpph, tapi kau dan aku berbeda... kau peliharaan sedangkan aku dewa" ucap Hela dengan nada sombong.
"Aku tau ini trik licik, kalau seandainya aku yang dulu, mungkin satu Undead ku bisa mengalahkan peliharaan kecil ini" Gumam Hela sambil melihat kepala Nekomata.
Hela melirik dan mendekati topeng itu, ia menyentuh dan merasakan ada kekuatan tersembunyi di dalam topeng ini.
'Sepertinya topeng inilah yang membuat Nekomata dapat menghilang, Izanami memang sayang ke peliharaannya sampai rela memberikan barang berharga seperti ini... kalau kuberikan kepada Hiyori mungkin dia bisa jadi lebih kuat." Ucap Hela sambil menyimpan itu.
Hela langsung pergi ke dimensinya dan melihat tubuhnya membiru dan juga kondisinya semakin buruk, ternyata Hiyori kecil terkena racun saat terserang oleh Nekomata sebelumya.
Hela langsung berlari menghampiri Hiyori kecil dan meratap denyut nadinya, ternyata masih hidup.
Hela yang panik langsung memisahkan dan membuang racun di dalam tubuh Hiyori kecil sebelum makin menyebar. Hela tidak dapat menetralisir racun dan memilih untuk mengeluarkannya saja.
"Aku tau ini akan terasa sakit, tapi kau akan segera sembuh... " Ucap Hela lalu meletakkan tangannya ke perut Hiyori kecil.
"Pantas saja Undead ku langsung menghilang saat diserang peliharaan tadi, pasti di seluruh tubuhnya terdapat seluruh racun. Undead ku kan tidak tahan racun, kenapa aku harus berurusan dengan si makhluk seperti itu" Gumam Hela sambil berusaha mengeluarkan racun yang ada di tubuh Hiyori.
"Bwahhh!!!" Hiyori kecil langsung memuntahkan cairan berwarna ungu kehitaman, ia melihat Hela meneteskan air mata. Hela menangis dan langsung memeluk Hiyori kecil.
"Maafkan aku!! aku tidak tahu kalau ini akan terjadi, aku terlalu memaksakan mu yang masih 7 tahun. Lain kali aku akan lebih berhati - hati" Ucap Hela sambil menangis tersedak - sedak karena senang melihat Hiyori kecil masih hidup.
"Dewi, ternyata aku masih disini... tidak apa -apa, selama kau masih di sampingku aku sudah bahagia" Hiyori kecil terharu karena sekarang ada seseorang yang menghawatirkan kondisinya, dan tidak sadar meneteskan air mata.
melihat kondisi Hiyori kecil yang sebelumya hidup tanpa orang tua dan selalu kesepian, tetapi Hiyori kecil selalu bersyukur karena masih bisa tetap hidup sampai sekarang apa lagi sudah ada orang yang menemani perjalanannya.
. . . . . . .
"Jadi karena benda ini, makhluk itu bisa menghilang? pantas saja aku tadi merasakan keberadaan hawa yang sangat kuat" Ucap Hiyori sambil mengamati topeng yang dipegang Hela
"Iya, bukan hanya itu sepertinya topeng ini pula yang menahan racun di dalam tubuhnya agar terus terkontrol. Dan ini cocok untukmu, jadi sebagai tanda permintaan maaf benda ini aku berikan padamu" Jawab Hela sambil memberikan topeng ini kepada Hiyori kecil, Hiyori kecil pun senang bukan main melihat benda yang kuat sekarang menjadi miliknya.
"Terima kasih dewi, akan ku simpan dan ku gunakan sebaik - baiknya, tetapi pedang kecil yang kau berikan barusan sudah patah akibat serigala besar tadi" Ucap Hiyori kecil.
"Sayang sekali yah, kalau begitu aku akan memberikan sabit kesayanganku kepadamu dengan satu syarat" Jawab Hela sambil mengeluarkan Drepani.
Hiyori kecil terpukau melihat Sabit besar cantik milik sang dewi kematian, Hela.
"Syarat? syarat apa, akan ku penuhi untuk mendapatkan sabit cantik itu" Tanya Hiyori kecil.
"Kau terlalu ambisius, tidak banyak... kau harus berada di tahapan merah kelas 3 dalam kurun waktu 9 tahun, dan untuk sekarang akan kuberikan sabit cadangan ku sebagai senjata baru mu agar kau terbiasa menggunakannya" Ucap Hela sambil mengeluarkan sabit cadangannya dan memberikannya kepada Hiyori kecil.
Hiyori kecil menerima sabit pemberian Hela, ini merupakan hadiah terhormat yang diberikan Hela sebagai awal perjalanannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Questions : Apakah Hiyori kecil mampu menerima tantangan dari Hela?
YNT
bye bye