
Ajal hampir menjemput anak itu... Tetapi sebuah cahaya hitam menyelimuti anak itu. Anak itu melayang daan membuat semua luka dan darahnya menghilang, kulitnya menjadi bersih.
Tiba - tiba seorang wanita menggendong anak itu, wanita dengan banyak cahaya di sekelilingnya. Tentu saja, dia adalah Hela, rintang kematian.
Bukannya Hela menjemput anak itu, tetapi ia malah memberi berkahnya kepada anak itu. Ternyata Hela dulu adalah dewi kematian, anaknya Odin.
Anak itu membuka matanya,dan melihat wanita cantik sedang menggendongnya. Betapa cantiknya paras Hela membuatnya tersenyum, mungkin anak itu sedang berpikir kalau ia sekarang sedang berada di akhirat.
Di sekitar mereka seluruhnya menjadi putih, sekarang mereka berada di dunia Hela.
"Siapa namamu, anak kecil?" Tanya Hela dengan nada lembut.
"Apa aku sedang berada di surga?... Namaku Kanagiri hiyori, panggil saja yori" Jawab Yori.
Hela pun tertawa kecil.. lalu menjawab "Padahal kau laki - laki, tapi wajah dan suaramu seperti perempuan"
"Kau mengabaikan pertanyaan ku dewi" Ucap Yori.
Hela pun menurunkan Yori, dan menjawab pertanyaannya dengan lembut "Kau belum mati, aku yang menyelamatkan nyawamu... sekarang kau sedang berada di duniaku"
"Aku tidak mengerti...." Hiyori bertanya dengan nada kebingungan.
"Tadi kau memanggilku dewi? aku bukanlah dewi" Ucap Hela.
"Tapi paras dan hatimu seperti dewi, kau benar dewi kan? Tanya Hiyori sambil melirik Hela.
"Benar... dulunya aku seorang dewi, namaku Hela. tapi sekarang tidak, karena aku pernah melakukan sebuah kejahatan" Jawab Hela sambil mengusap kepala Hiyori.
"Kejahatan? seperti para warga desa?" Hiyori terus bertanya dengan polos.
"Lebih besar lagi, dan untuk menebus dosaku... Aku akan membuatmu menjadi lebih kuat, dan kau akan menyelamatkan dunia ini" Jawab Hela.
Hiyori kecil mengerti apa yang dikatakan Hela, lagipula tidak ada yang tidak bisa dilakukan seorang dewa. Dan Hiyori kecil tidak menanyakan dosa apa yang dilakukan Hela.
"Ada pribahasa, sebesar apa pun yang kau terima, sebesar itulah yang harus kau berikan, artinya kalau ada orang yang memberimu sesuatu maka kau harus membayar setimpal kepada orang itu" Hela memberikan pribahasa kepada Hiyori kecil.
"Kalau begitu, karena kau sudah menyelamatkan nyawaku... aku akan bersumpah setia padamu" ucap Hiyori kecil lalu tersenyum.
"Kau anak kecil yang pandai berbicara, Kalau begitu tutup matamu, aku akan memberikan kekuatanku padamu" Hela langsung memegang kepala Hiyori.
Hiyori kecil langsung menutup matanya, tiba - tiba ia merasa kesakitan. Hiyori kecil merasa bahwa mana dalam tubuhnya meningkat.
Mana adalah segala segala sesuatu di dalam tubuh yang membuat manusia mempertahankan sihirnya. Semakin besar mana seseorang, semakin besar pula sihir yang dibuatnya.
Sebelumnya mana Hiyori kecil adalah 4, sekarang mananya meningkat menjadi 25. dan masuk ke tingkatan Hijau.
Sekarang Hiyori kecil berada di jurang Maia.
" Berkah Ku adalah 'Getting soul' dengan membunuh sebuah makhluk, kau akan bisa meningkatkan manamu..." Ucap Hela.
"Apa aku sudah bisa melakukan sihir?" Tanya Hiyori kecil.
"Seharusnya sudah bisa... tapi manamu sekarang berantakan, duduklah dan rasakan mana di dalam tubuhmu dan pusatkan manamu di satu titik. Aku sarankan untuk memusatkannya di tangan agar kau bisa menggunakan sihir dengan hebat" Jawab Hela.
"Hiyori kecil pun duduk, terlihat di dalam tubuhnya, ia agak kesusahan dalam mengatur mananya. Tetapi Hela membantunya dengan merapalkan sihir kepada Hiyori kecil.
Mana hitam menyelimuti tubuh Hiyori kecil, masuk ke bagian pusat tubuhnya. Tangan, kaki, perut, dada, dan otak.
"Sudah kuduga aku menemukan anak yang hebat, kau akan menjadi spesial suatu saat nanti' Gumam Hela.
"Aku merasa di beberapa bagian tubuhku terdapat mana terkumpul, apa aku sudah bisa melakukan sihir?" Tanya Hiyori kecil dan berdiri.
"Angkat tanganmu, dan ubahlah mana yang kau rasakan menjadi kekuatan yang kau miliki" Ucap Hela, tetapi Hiyori kecil tidak mengerti.
"Hah.... anak kecil tetaplah anak kecil rupanya, rasakan kalau manamu akan keluar dari tubuhmu" Hela menjelaskan lagi agar lebih mudah dimengerti Hiyori kecil.
Hiyori kecil merasakan kalau mana di tangannya akan keluar, tiba tiba sebuah daun muncul dari tanah. Hiyori kecil begitu senang dan bangga bahwa ia bisa melakukan sihir.
"Element murni mu adalah nature, tapi karena kau menerima berkah ku, maka element dark milikku ikut bersamamu"
"Aku tahu ini berat, tapi untuk meningkatkan manamu, kau harus membunuh makhluk lain sekalipun manusia" Ucap Hela dengan nada sedikit berat.
"Tidak apa - apa... kalau hewan aku sering membunuhnya dan memakan dagingnya, tapi kalau membunuh manusia... aku akan kehilangan jati diriku" Ucap Hiyori kecil.
"Memang berat tapi kau harus membunuh manusia dan iblis sekalipun, melihat seorang manusia menjatuhkan dirimu yang tidak bersalah dari atas jurang, lebih baik kau meningkatkan sihirmu" Jawab Hela.
Hiyori kecil terus menerus mencoba mengendalikan sihirnya, dan tiba - tiba terdapat duri mawar di sela dedaunan yang ia buat.
Setelah berlatih beberapa kali, Hiyori terbaring dan merasa kecapekan, terlihat banyak keringat bercucuran dari wajahnya. Karena latihan ini menguras habis mananya, tetapi ia tersenyum karena ini adalah kali pertamanya.
Hiyori kecil memilih untuk beristirahat sejenak, dan setelah beberapa saat...
"Krkkrkrkrkrkkkk!!!" Terdengar suara binatang dari dekat jurang.
"Kau dengar... itu adalah suara binatang iblis, makan atau dimakan" Ucap Hela lalu menghilang, ini adalah tantangan pertama bagi Hiyori kecil membunuh binatang iblis dengan sihir.
Hiyori kecil datang menghampiri binatang kecil itu... sebelum menyerang ia menyusun strategi terlebih dahulu, di dekat Hiyori hanya ada ranting kayu dan batu.
Terlihat ada dua binatang iblis di mata Hiyori kecil, ia pun melanjutkan penyerangannya. Secara terang terangan Hiyori kecil melempar batu.
Binatang iblis itu langsung melompat dan menyergap Hiyori kecil, dan Hiyori kecil memusatkan seluruh mana ke ranting yang ia pegang.
Dengan seluruh keyakinan, terlihat dari matanya penuh dengan keseriusan. Tiba - tiba ranting yang ia pegang itu langsung mengeluarkan duri, duri itu mengepung kedua binatang iblis dan perlahan menghabiskan darah binatang blis itu.
kedua binatang iblis itu mati, Hiyori kecil langsung terbaring ke tanah, ia merasa di dalam tubuhnya ada dua mana hitam yang masuk, sekarang mananya adalah 27.
"Selamat!!!... karena Hiyori sudah menyelesaikan tantangan pertamanya, aku hadiahkan pedang kecil ini" Ucap Hela dam timbul entah dari mana.
"Kau ini!!... kau pergi dan tidak tahu kemana, meninggalkan ku sendirian! tapi pedang ini sangat bagus" Hiyori kecil langsung berdiri dan menerima pedang itu.
Pedang besi kecil dengan genggaman yang pas, Hiyori kecil sangat senang dengan senjata pertamanya.
"Ini baru tantang kecil, tantangan yang sebenarnya baru dimulai" Hela mengucapkan kata tersebut dengan tersenyum membuat Hiyori kecil merinding.
"Gggrgrgrgrgrggr!!!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Aowkwowkwkkwk, gimana ges ceritanya?
Kasian si Hiyori kecil di siksa sama dewi Hela padalah baru ketemu.
Bye Bye