The King Of Priests

The King Of Priests
Ordination Day



Hari ini adalah hari bahagia bagi para priest pemula. Hari ini merupakan hari kelulusan para priest muda setelah menempuh pendidikan selama sepuluh tahun. Sepuluh tahun para priest muda mempelajari cara menggunakan sihir serta berbagai aturan dan larangan bagi para priest dalam menjalankan tugas. Tugas berat para priest dalam melindungi kerajaan dan rakyat dari ancaman musuh negara lain atau monster dengan kekuatan sihir dari dewa bagi manusia terpilih. Itulah priest, sosok manusia terpilih dengan tugas berat mempertaruhkan nyawa demi kedamaian dan kesejahteraan umat manusia.


Sepuluh tahun berlalu sejak hansel, wilson dan lucy pertama kali bertemu. Tiga sekawan tidak terpisahkan dengan kekuatan sihir berbeda satu sama lain. Hansel, seorang pria muda berambut cokelat tua, mata emas dan wajah tampan dengan kemampuan mengendalikan sihir api. Lucy, perempuan muda polos dengan rambut cokelat dan wajah manis memiliki kemampuan penyembuhan serta wilson, pria muda berkacamata dengan mata sayu dan wajah datar dengan kemampuan unik membuat penghalang. Walaupun berbeda, mereka bertiga menjadi pendukung satu sama lain dan saling melengkapi dengan baik. Hingga mereka bertiga dengan layak berdiri berdampingan dihadapan raja dari kerajaan athian yang termahsyur untuk ditahbiskan sebagai priest kerajaan athian.


"kalian para priest muda adalah harapan negeri ini dan cahaya bagi kerajaan ini, bangkitlah dan jadilah penuntun bagi bangsa dan rakyat di masa depan" ujar sang raja penuh wibawa sebelum memasangkan sebuah lencana berlambang emas pada semua lulusan.


Sang raja memasangkan lencana yang merupakan sebuah lambang resmi bagi para priest dan telah diakui sebagai priest resmi kerajaan. Raja terus memasangkan lencana pada setiap lulusan hingga tiba giliran hansel. Hansel berdiri gugup dan berkeringat. Ia tidak mampu menatap mata raja yang sangat dikaguminya. Melihat wajah hansel membuat sang raja tersenyum dan memasangkan lencana kemudian bergerak kearah wilson, lucy dan terus berlanjut hingga lulusan terakhir dan upacara pentahbisan telah selesai. Seluruh lulusan keluar secara tertib dari istana. Mereka keluar dengan lelah karena harus berdiri sejak pagi hingga matahari terbenam. Namun, kebahagiaan dan kegembiraan mereka tidak dapat disembunyikan begitu pula dengan para keluarga yang setia menunggu didepan gerbang istana.


Para ayah, ibu dan kerabat menemui masing-masing lulusan dan memeluk mereka dengan erat. Ayah dan ibu wilson langsung berlari kearah wilson dan memeluknya erat. wilson menunjukan lencananya kepada mereka berdua dengan bangga. kedua orang tua wilson menangis bahagia dan terus mengucapkan bahwa mereka sungguh bangga dengan wilson. mereka bangga bahwa seorang anak nelayan miskin mampu lulus dengan sangat luar biasa. Rasa bangga itu juga ditunjukan oleh nenek dari lucy. Lucy hanya dirawat oleh sang nenek karena kedua orang tuanya telah tiada. Walaupun begitu, lucy cukup beruntung masih memiliki keluarga yang menyayanginya. Hansel, di lain sisi telah kehilangan seluruh anggota keluarganya. sejak kecil ia menjadi pelayan sebuah toko pakaian di pusat ibukota Aksitia. bagi hansel, dapat masuk dan belajar di akademi priest saja merupakan sebuah keajaiban.


hansel tersenyum melihat wilson dan lucy sebelum meninggalkan mereka sembari menitikan sedikit air mata. Ia berjalan pelan dan lesu semakin menjauh dari istana. Hansel adalah anak riang, selalu tertawa, memiliki aura positif dan baik, sangat baik. Semua teman hansel menyukainya karena ia selalu mampu memberikan semangat dan kebahagiaan bagi mereka yang sedih dan terpuruk. Namun, siapa yang dapat menjadi cahaya kebahagiaan dan api semangat bagi hansel ketika ia sedang sedih. Tangisan hansel semakin deras dan ia merasakan sakit luar biasa di dada kirinya. Hansel mulai berlari dan berlari hingga sebuah tangan memegang pundak kirinya hingga menghentikan hansel. Ia menengok dan melihat wilson dan lucy tersenyum padanya.


"kami mungkin bukan keluarga kandungmu tapi apapun itu kau adalah keluarga kami, saudaraku, selamat atas kelulusanmu" ucap wilson memeluk hansel begitu juga lucy yang sedari tadi telah menangis tersedu-sedu. Kata-kata dan pelukan itu membuat hansel menangis dengan sangat keras sembari memeluk erat wilson dan lucy. Ia terus menerus mengucapkan terima kasih dengan suara terbata-bata. semua orang disana menatap mereka dengan penuh haru karena mereka tahu betapa berat dan sulit untuk lulus dari akademi. Semua orang di kerajaan tahu bagaimana setiap lulusan telah bekerja dengan sangat keras dan setiap dari mereka layak mendapatkan pengakuan terutama dari orang-orang tersayang.


wilson mengusap air mata hansel dan lucy. ia tersenyum dan mengatakan bahwa mulai saat ini mereka bertiga akan selalu bersama. mereka bertiga adalah keluarga dan keluarga tidak akan terpisahkan oleh apapun. Kata-kata wilson sungguh menyemangati dan memberikan semangat baru bagi hansel. Mereka bertiga saling menatap dan tertawa bersama-sama melepaskan segala kebahagiaan di dalam hati mereka masing-masing. mereka terus tertawa hingga seorang priest istana menghampiri mereka bertiga. priest itu menyampaikan bahwa mereka bertiga mendapatkan misi dari sang raja dan harus segera melapor esok hari. Tentu saja priest itu juga bingung mengapa lulusan baru bisa mendapatkan misi langsung dari raja tapi, ia hanya menyampaikan pesan dan meminta hansel, wilson dan lucy langsung menghadap kepada raja. Tidak lupa juga sang priest istana memberikan gulungan kertas dengan segel raja. Wilson memegang gulungan kertas ini kemudian berterima kasih kepada priest istana sebelum ia pergi kembali ke istana. wilson juga meminta hansel dan lucy untuk beristirahat karena wilson tahu bahwa misi dari raja tidak pernah mudah. Tapi, ia herharap setidaknya misi ini tidak mempertaruhkan nyawa mereka.


Pagi telah tiba, mereka telah berkumpul di depan gerbang istana besar aksitia. sebuah istana besar dengan banyak sekali menara dan seluruh bangunan berwarna putih dengan atap-atap terbuat dari genting tembikar berwarna jingga. Walaupun baru saja kemarin mereka datang, istana besar nan luas ini masih tetap mengintimidasi. Begitu juga dengan para pengawal gerbang bertugas dengan tanpa senyum dan raut penuh ketegasan. para pengawal itu sedari tadi telah mengawasi hansel, wilson dan lucy dengan tatapan menelisik. Tatapan menusuk mereka membuat ketiga priest muda ini segan untuk masuk ke dalam gerbang istana. Perlahan-lahan mereka melewati para pengawal gerbang itu dan menemui priest istana. berbeda dengan para pengawal, priest istana bertugas menjaga bagian dalam istana. mereka lebih ramah dan juga sering mendampingi tamu kerajaan. Priest istana merupakan salah satu pekerjaan priest paling diminati di seluruh kerajaan athian karena para priest ini berada di tempat aman dan mendapatkan upah besar.


Sebuah tangga besar berwarna putih terbuat dari marmer dengan pegangan terbuat dari emas berada di antara ruang dansa dan balairung. Hansel berjalan lebih dulu diikuti oleh wilson dan lucy. Hansel sungguh penasaran dengan misi yang akan diberikan sang raja kepada mereka bertiga. wilson sudah mengatakan bahwa misi dari raja tidak akan pernah mudah dan itu semakin membuat hansel bersemangat. Ia yakin bahwa misi ini akan sangat luar biasa.


priest istana itu tiba lebih dulu didepan pintu balairung istana. ia mengatakan sesuatu kepada priest istana pengawal pintu balairung sebelum para pengawal membukakan pintu dan mempersilahkan hansel, wilson dan lucy masuk. Pintu terbuka dan menampilkan balairung istana megah dengan pilar-pilar besar putih di kiri dan kanan. balairung itu sangat besar bahkan dua kali lebih besar dari ruang dansa. di kiri dan kanan ruangan terdapat jendela-jendela besar dengan kaca warna-warni khas velmier. di sisi lain ruangan terdapat dua kursi takhta besar berlapiskan emas dengan ukiran-ukiran rumit. Kursi itu begitu megah, namun apa yang menduduki kursi itu jauh lebih megah. sang raja dan ratu dari kerajaan athian duduk disana dengan penuh wibawa dan aura luar biasa. Hanya dengan melihat mereka dapat membuat hansel, wilson dan lucy merasakan tekanan kekuatan luar biasa.


mereka bertiga terus berjalan di hadapan raja dan ratu kemudian berlutut hormat. Sang raja terus memperhatikan dengan seksama masing-masing dari mereka. Baik hansel, wilson atau lucy tidak luput dari sorot mata raja yang menyelidik dari kepala sampai kaki. hansel mengintip sedikit dan melihat raut wajah raja tidak dapat ditebak. sesaat sang raja terlihat tidak puas tapi pada akhirnya sang raja tersenyum dan menganggukan kepala. raja menatap ratu dan sang ratu tersenyum sembari mengangguk pelan tanda setuju.


"hansel, wilson dan lucy berdirilah, aku punya permintaan khusus untuk kalian bertiga" ujar raja dengan raut wajah serius menggantikan senyuman yang tiba-tiba hilang.


raja menyampaikan misi khusus ini kepada mereka dengan sangat jelas. Ia meminta hansel, wilson dan lucy pergi menuju desa hylas di utara kerajaan athian untum merekrut priest terkuat. Seorang priest legenda yang disegani, priest terkuat dari sepuluh priest terkuat di seluruh dunia. priest terkuat dari priest terkuat di seluruh kerajaan dan negara di dunia ini. sebuah misi berat dan menantang walaupun sang raja berkata bahwa misi ini tidak perlu kekuatan apa-apa dan tidak akan mengancam nyawa. meski khawatir dan cemas, pada akhirnya mereka bertiga menyanggupi misi ini dengan upah luar biasa. selain dibayar dengan mahal, peringkat mereka juga akan naik secara langsung tanpa melalui ujian.


Pertemuan ini sudah selesai dan raja sangat senang dengan keputusan mereka bertiga. Hansel, wilson dan lucy berdiri dan membungkuk hormat sebelum pamit undur diri. wilson dan lucy berjalan dengan lemas cemas akan misi ini sedangkan hansel dengan sangat semangat terus membicarakan betapa ia sangat menantikan misi ini. Hansel dan wilson berpisah dengan lucy setelah mereka berjanji bertemu di depan gerbang kota esok pagi. Hansel saat ini tinggal di rumah wilson karena toko pakaian tempat ia bekerja dulu menolak hansel untuk kembali tinggal disana. walaupun keadaan ini seakan-akan tidak mengenakan, tapi hansel sangat bersyukur bisa tinggal di rumah wilson. Hansel sendiri baru pertama kali bertemu dengan kedua orang tua wilson dan betapa terkejutnya hansel ketika ayah dan ibu wilson memperlakukan hansel dengan sangat baik. ia merasa sangat disambut dan merasakan kasih sayang orang tua yang selama ini tidak pernah hansel rasakan.


hari ini sungguh menyenangkan bagi hansel, ia mendapatkan misi luar biasa dari raja. Ia juga diberikan kesempatan tinggal di rumah wilson dengan segala kehangatan keluarga yang belum pernah ia rasakan. Hansel juga diberikan kamar pribadi dengan kasur empuk dan peralatan lengkap. Tanpa berlama-lama, hansel langsung melompat keatas tempat tidur dan dalam sekejap mata ia langsung tertidur lelap. Hansel tersenyum kecil dalam tidurnya menantikan hari esok yang akan menjadi awal perjalanan besar menuju desa hylas, sebuah desa kecil jauh di utara kerajaan athian.