The Girl Who Lost Happiness

The Girl Who Lost Happiness
01. awal



chapter 1


namaku Hitako. aku adalah gadis yang ingin tahu segalanya tentang keluargaku dan sekitarnya. keluargaku awalnya rukun dan tenang. aku punya satu kekuatan yang tak dimiliki oleh semua orang punya yakni kekuatan sang api pikiran. kekuatan ini bisa memberitahu seseorang tentang pikiran orang lain. mirip seperti membaca pikiran akan tetapi ini berbeda. sang api pikiran hanya melihat isi pikiran orang lain lalu menyampaikan isi pikiran tersebut pada orang yang mempunyai kekuatannya. seperti itulah kekuatannya.


di usiaku ke- 13, orangtuaku bercerai padahal sebelumnya mereka tulus menyayangi satu sama lain dan aku tidak menyangka hal ini bisa terjadi. aku hanya ingin mereka seperti dulu tetapi itu sudah terlambat. pada saat di pengadilan, ayah membawaku ke sana dan hak asuh aku jatuh kepada ayah. setelah selesai di pengadilan, ayah membawaku pulang.


"ayah, ibu dimana?"


"ibu ada diluar kota, dia sibuk sekarang."


aku tahu ayah berbohong karena sang api pikiran bilang bahwa ia berbohong.


"'bohong"


"maksudmu apa nak?"


"ayah bohong kan sama aku soal tadi."


"ayah gak bohong kok nak."


"BOHONG YA BOHONG. TIDAK ADA YANG BISA AYAH TUTUPI LAGI DARI AKU. AKU UDAH MUAK DENGAN AYAH."


aku pergi dari pengadilan dan berlari sejauh mungkin dari pengadilan tersebut hingga ke suatu tempat yang jauh dari rumah yakni di sebuah tebing jurang .


"aku sudah muak dengan semua ini. ayah berbohong dan ibu pergi. tidak ada siapa-siapa lagi yang mau peduli sama aku. selamat tinggal, ayah.... ibu. aku akan nunggu kalian di neraka nanti....."


aku melompat dari jurang tebing itu dan tiba-tiba pada saat aku melompat dari tebing ada yang menolongku dengan memegang salah satu tanganku dan menarikku kembali ke tempat aku berdiri sebelumnya.


"apa kau baik-baik saja? "


"i-iya. aku baik-baik saja..... eh?"


Hitako menoleh ke kanan kiri tapi tidak ada seorang pun disana kecuali Hitako itu sendiri. dia kebingungan karena ia tak sengaja berbicara dengan seseorang.


(tadi aku bicara sama siapa?)


"apa kau tidak bisa melihatku? "


"kau siapa?"


"itu kalimatku, sebaliknya aku juga ingin nanya begitu denganmu."


"ya udah, tunjukkin tampilan aslimu."


orang yang berbicara kepada Hitako menunjukkan tampilan aslinya. orang tersebut berambut panjang dan menggunakan pakaian baju kasual putih oblong dan celana pendek selutut warna biru. tingginya mungkin sekitar 154 cm.


"bagaimana? kau sudah bisa lihat aku? "


"kau bisa menghilang dan muncul secara tiba-tiba? apa kau hantu?"


"iya, sebenarnya aku adalah hantu."


Hitako yang mendengar kata orang itu pun terkejut dan merasa ketakutan karena dikiranya orang itu akan membunuhnya.


"a-aapa k-kauu m-mmau....... b-bunuh a-aku?"


"nggak mungkinlah.... aku tidak ingin membunuhmu disini."


"benarkah......? .... eh, apa jangan-jangan kau mau bunuh aku di tempat lain?"


"sudah ku bilang, aku tidak bermaksud mau bunuh kamu. justru aku bingung kau tiba-tiba mau bunuh diri di sini. kalau kau bunuh diri di sini, kau akan kena sial loh...."


"sial?"


"aku adalah 7 misteri kesialan, aku ada di urutan ketiga. perkenalkan aku Seiji. namamu? "


"Hitako, terima kasih sudah mau selamatin aku."


"kau tak perlu berterimakasih padaku."


"dan soal 7 misteri kesialan itu apa?"


"apa kau ingin tahu? "


"aku ingin tahu, katakan padaku soal 7 misteri kesialan."


"baiklah, aku akan memberitahumu. 7 misteri kesialan itu adalah legenda tentang hantu yang membawa kesialan kepada manusia. hantu yang membawa kesialan itu dinamakan 7 misteri kesialan. 7 misteri kesialan memiliki beragam kesialan tergantung pada kesialan apa yang mereka bawa. contohnya aku, aku bawa kesialan untuk keluarga dan teman. aku bisa membawa kesialan pada keluarga dan temanmu apabila kau bunuh diri di sini tetapi karena aku menyelamatkanmu jadi setengah dari kesialanmu hilang tetapi setengahnya lagi tidak bisa dihilangkan."


"kesialan? meski begitu, setengah kesialan dari aku masih ada. kalau setengah kesialannya menghilang dan setengahnya itu kenapa sampai tidak bisa dihilangkan?"


" itu karena kutukan"


"kutukan? kutukannya apa?"


"mati?"


"dan jika kau punya keturunan, keturunanmu juga akan kena sialnya sama sepertimu."


"dikutuk sampai aku punya anak..... tamatlah riwayatku...."


"tapi kalau kau memang ingin kutukannya hilang, ada satu cara untuk menghilangkannya."


"apa, katakan padaku !"


"satu cara untuk menghilangkannya yaitu kalahkan semua 7 misteri kesialan termasuk aku."


"kalahkan 7 misteri kesialan dan kau? tapi kalau gitu, mengapa kau bilang itu padaku padahal aku musuhmu."


"kalau kau mengalahkanku disini, kau tidak akan bisa mengalahkan 7 misteri kesialan yang lainnya. kau harus terlebih dahulu mengalahkan mereka baru kau harus mengalahkanku dan kutukanmu akan hilang."


"kenapa harus gitu? apa mereka lebih kuat dari padamu?"


"kalau seperti itu, mana mungkin aku masuk urutan tiga dan belum tentu kau juga kuat melawan mereka kan? "


"iya juga sih."


"makanya kau harus lawan mereka dan kalahkan aku di akhir."


"benar juga, bagaimana aku melawan mereka."


"tenang saja, aku akan bantu kamu cari kelemahan mereka. semua 7 misteri kesialan berada di kota ini termasuk aku tetapi aku dengar baru-baru ini, ada salah satu dari kami yang pergi ke kota sebelah."


"kota sebelah? aku dengar juga disana, ada suatu kejadian aneh disana rupanya ada salah satu dari kalian yang ada di kota itu."


"sepertinya iya."


aku juga terkejut terutama kutukan dan 7 misteri kesialan, aku belum pernah mendengar tentang mereka tetapi orang ini adalah salah satu dari 7 misteri kesialan.


"oh iya, mengapa ada api kecil di sekitarmu? "


"oh ini? ini adalah api pikiran, aku punya kekuatan ini sejak kecil. tenang saja, ia tidak akan sembarang menyerang seseorang."


"begitu ya? kurasa kau mirip dengan orang itu....."


"orang itu?"


"iya, orang itu yang kumaksudkan adalah hantu urutan terakhir dari 7 misteri kesialan. dia juga katanya punya kekuatan api pikiran untuk mengetahui kelemahan manusia dan menyebarkan kesialannya tapi ini sangat aneh seharusnya ia tak punya lagi keturunan yang mewarisi kekuatannya, kekuatan itu ada padamu berarti apa kau kenal dengan si urutan terakhir."


"aku tidak kenal dengan dia, tapi kemungkinan dia adalah orang terdekatku."


"benarkah? lalu kemana orang itu pergi, aku sudah mulai tidak merasakan kesialannya lagi? "


"soal itu, aku tidak tahu."


"hooh? ya sudahlah biarkan saja dia, lama-kelamaan kita akan ketemu dengannya."


"iya, apa kau tidak masalah kalau aku ada bersamamu."


"apa yang kau takutkan? lagian aku tak akan menyerangmu untuk sementara, aku akan berada di pihakmu untuk menghapus 7 misteri kesialan sampai kau sudah melawan mereka, kau boleh melawanku."


"ya udahlah"


"hari sudah gelap, kau tak mungkin pulang lagi ke rumahmu kan? "


"iya, aku sudah tak akan lagi ada di sana."


"kalau begitu, ikut aku. aku akan membawamu ke tempatku."


"ke mana?"


"gubuk"


"he? heeeeeh"


awan cuaca menunjukkan bahwa akan mendung dan aku tak punya pilihan lain


"sebentar lagi hujan, ayo ikut aku ! "


dan benar saja hujan baru saja turun dan Hitako tak punya pilihan lain selain mengikuti Seiji


"ahhh ya udah, aku ikut"


bersambung