
Selamat datang di desa gurki! Itu yang tertulis di atas pintu gerbang desa, lalu Galvin berkata
" Ini sebuah desa? Ini lebih terlihat seperti sebuah salah satu kota "
Mereka berdua telah sampai ke desa gurki, tinggal satu malam perjalanan lagi menuju akademi zetsiuri.
Kemudian mereka berdua turun dari kereta kuda.
" Galvin, aku ingin pergi ke sebuah toko merchant "
" Baiklah, aku rasa kita membutuhkan sebuah potion heal karna jalan menuju ke akademi selanjutnya melewati hutan dan pasti juga banyak monster berkeliaran, kita harus bersiap siap "
Lalu Galvin bertanya kepada warga setempat mengenai toko merchant.
" Lurus saja kearah sana dan kau akan menemukannya, tempat menjual potion " berkata seorang warga.
" Terima kasih "
Kemudian mereka menuju kesana dengan berjalan kaki. Tiba tiba seseorang menabrak Selyn dari depan hingga terjatuh.
" Aduhh "
Orang itu langsung lari begitu saja setelah menabrak Selyn.
" Selyn kamu tidak apa apa? "
Selyn mengangguk kemudian dia tersadar kalau tas yang berisi uangnya telah hilang.
" Ehh tasku kok tidak ada?
Selyn melihat ke arah orang yang menabraknya tersebut yang sedang berlari.
" Galvin tas ku dicuri "
Seketika Galvin bergegas mengejar orang yang menabrak Selyn tadi.
" Tunggu disini sebentar Selyn, aku akan mengambilnya kembali "
Lalu Galvin mengejar orang tersebut dengan kecepatan penuh dibantu dengan skill atribut angin nya.
" Wind! "
Galvin berlari sangat kencang dan kemudian ia melihat pencuri tersebut yang membawa kantong Selyn.
" Hey, tunggu kau pencuri! "
Galvin melesat secepat kilat dan berhasil menangkap pencuri tersebut, kemudian mengambil kembali kantong milik Selyn.
" Tuan tolong maafkan hamba, hamba terpaksa melakukan ini. Mohon bantu hamba, kelima anak hamba belum makan selama 3 hari "
Mendengar hal itu, lalu Galvin menyarungkan kembali pedangnya.
" Baiklah, bawa aku ketempat anakmu berada "
Kemudian Galvin menuju kerumah si pencuri itu dan menjumpai anak nya yang sedang sakit sakitan dan penuh dengan penyakit.
" Kenapa mereka bisa seperti ini? Apa yang telah terjadi? "
Lalu pencuri itu menceritakan bahwa pada saat anak nya itu sakit dan dia lalu membeli sebuah potion heal di guild merchant berharap untuk kesembuhan anaknya tetapi malah tambah parah seperti sekarang yang Galvin lihat.
" Masih adakah sisa potion tersebut? "
Lalu pencuri itu memberikan sisa potion tersebut kepada Galvin dan memeriksanya
" Hmm ini telah teracuni "
Betapa terkejutnya Galvin bahwa potion tersebut telah terkontaminasi oleh racun.
" Ini tidak baik, aku akan memanggil Selyn sebentar "
Lalu Galvin bergegas menjemput Selyn dan kembali kerumah pencuri. Galvin menceritakan kembali peristiwa tersebut.
" Galvin apakah itu benar? "
Galvin mengangguk, kemudian Galvin meminta Selyn agar mengobati anak-anak yang terkena penyakit tersebut denan sihir suci.
" Jadi begitu, baiklah akan kucoba "
" Heal recovery "
Penyakit anak-anak tersebut kemudian berangsur membaik.
" Terima kasih dewi, terima kasih pahlawan "
Lalu Selyn berdiri dan memberi nasihat.
" Lain kali jangan mencuri lagi, itu tidak baik. Carilah pekerjaan yang lebih baik "
" Baiklah, terima kasih nona! "
Mereka berdua kemudian pergi dan berpisah dengan pencuri tersebut dan meninggalkan lokasi mereka. Galvin merenung kemudian berkata
" Ada yang aneh dari potion yang mereka konsumsi, itu telah terkontaminasi. Kita harus menyelidikinya agar korban tidak bertambah "
" Baiklah, ayo bergegas menuju toko merchant "
Kemudian mereka menuju toko merchant. Sesampainya disana mereka masuk dan disambut oleh seorang pelayan toko.
" Selamat datang di toko kami tuan, apa anda ingin membeli sesuatu? "
Kemudian Galvin memesan potion
" Baiklah, tunggu sebentar tuan "
Tidak lama pelayan toko itu kembali dan membawa satu botol potion lalu memberikan nya kepada Galvin.
" Berapa persen tingkat ke efektifan nya ? "
" Potion ini memiliki efektifitas sebesar 60 persen tuan "
" Baiklah akan kubeli "
Setelah membayar potion tersebut, lalu Galvin melihat seekor anjing dan meminumkan nya kepada anjing tersebut.
Betapa terkejutnya Galvin melihat anjing tersebut mengerang kesakitan seperti ditusuk tusuk jarum dan kemudian mati membusuk.
Melihat hal tersebut pelayan toko langsung kaget dan ketakutan.
" Pelayan toko, kau harus memberiku penjelasan atas ini, cepat panggil atasanmu kemari! "
Pelayan itu langsung lari bergegas memanggil atasan nya. Tidak lama kemudian manager toko tersebut keluar.
" Ada apa ini? Ada keributan apa? "
Manager toko mencium aroma tidak sedap dan melihat sekeliling ternyata ada anjing mati di tokonya, melihat hal itu dia terkejut.
Kemudian Galvin menjelaskan.
" Aku meminta penjelasan dari terkait potion heal yang aku beli dari toko ini, ternyata kau menjual racun bukan nya potion "
Manager toko lalu menyangkal perkataan Galvin.
" Tidak mungkin, toko saya selalu jujur dalam menjual barang dagangan saya. Tidak mungkin saya mencampur nya dengan racun "
Lalu Galvin bertanya kepada manager tersebut siapa yang memasok potion tersebut.
" Akhir-akhir ini bahan untuk membuat potion heal ini sulit didapatkan oleh alkemis yang ada di desa ini dan pasokan potion kami mulai menipis dengan banyak nya permintaan potion heal ini "
Dan melanjutkan cerita.
" Tapi pada suatu hari ada seorang pria yang menawarkan sebuah perdangan kepada kami. Mereka yang memasok potion heal yang kami jual untuk saat ini, kejadian nya seminggu lalu " berkata manager toko
Galvin mendengarkan hal itu, tidak meragukan apa yang dikatakan penjaga toko dan kemudian bertanya
" Berapa banyak potion heal yang kalian miliki dari pria tersebut ? "
Manager toko menyuruh pelayan untuk mengeluarkan stok potion yang tersisa dari penjual misterius itu. Setelah dihitung itu ada 80 buah potion.
" Apakah kamu ingat gimana ciri ciri pria tersebut? "
Manager toko lalu menceritakan
" Pria misterius tersebut dia setinggi 175 cm dan berbadan kurus serta suara yang tidak seperti suara asli karna memakai masker saat berbicara "
Tetapi, ada satu hal menjadi ciri khas nya untuk menjadi petunjuk selanjutnya. Manager toko lalu melanjutkan ceritanya.
" Ya aku tidak sengaja melihat tato di tangan nya yang terbungkus kain putih yang pada saat itu kendur, Kemudian dia buru buru untuk memperbaiki nya lagi "
Lalu Galvin bertanya
" Seperti apakah bentuk tato tersebut? "
" Itu terlihat seperti tengkorak yang menggigit bunga mawar "
Galvin yang mendengar itu sontak langsung teringat sebuah organisasi yang selama ini ia cari dan ingin membalaskan dendam karena telah menyerang ibunya.
" Terima kasih, aku akan segera mengusut hal ini. Aku akan menyusuri hutan terlebih dahulu kenapa herbal susah didapat untuk membuat potion "
" Terima kasih tuan muda "
Galvin dan Selyn lalu pergi dari toko tersebut dan menuju hutan dekat desa.
Suasana hutan sangat sunyi ditambah angin yang berhembus di antara pepohonan membuat suasana di hutan menjadi mencengkam.
" Galvin perasaanku tidak enak "
" Kamu tenang saja, aku akan selalu berada di dekatmu, Selyn ".
(Memerah wajah selyn)
Mereka terus menyusuri gelapnya hutan serta kesuyian yang membuat jantung berdegub kencang. Kemudian datang suara dari semak semak.
" Kyaaa apa ituu Galvin! "
Seketika Galvin mengarahkan pedangnya ke arah semak semak tadi. Kemudian ada sesuatu yang keluar!.
Tapi ternyata itu hanyalah seekor kelinci.
" Itu hanya kelinci, Selyn "
" Haaa, ternyata hanya kelinci "
Tetapi tiba tiba dengan cepat ada anak panak melesat dari titik buta mereka dan menembak ke kelinci tadi. Galvin berteriak
" Siapa kau? Keluarlah lahh "
Muncul lah sesosok bayangan yang membelakagi cahaya matahari
" Aku adalah Myth "
Hamparan pohon tertiup angin yang berhebus kencang, melihat sosok yang saling menatap satu sama lain.