
Arena Keluarga O'sea
" Hari ini adalah penentuan tentang siapa yang akan menjadi calon penerus kepala keluarga O'sea ".
" Kalian berdelapan penerus masa depan keluarga kita, jadi lakukan yang terbaik. Itu saja ".
Kepala keluarga menyampaikan sedkit pidato
" Baiklah tanpa basa basi kita akan melakukan pertarungan, antara pangeran Lexus melawan pangeran Vdril ".
(Kepala prajurit menyampaikan)
Pertarungan terjadi dimenangkan oleh Lexus yang hanya hitungan menit.
" Pemenangnya adalah, pangeran Lexus "
" Kita lanjutakan pertandingan kedua, pangeran Klein melawan pangeran Neil "
Dan Neil yang memenangkan pertandingan itu
" Pertarungan selanjutnya akan dilakukan oleh pangeran Droid melawan pangeran Will "
" Pertarungan dimenangkan oleh pangeran Will "
" Hah, aku cukup bersemangat "
Will adalah anak pertama dari John serta berasal dari seorang istri pertama nya, sedangkan Lexus adalah anak dari istri kedua. Keduanya merupakan jenius.
" Wahh kau lihat pangeran Will sangat kuat"
" Memang, tapi yang akan memenangkan posisi pangeran utama adalah pangeran Lexus "
(Para penonton yang sibuk membicarakan keduanya).
" Pertarungan terakhir, pangeran Bucker melawan pangeran Aston ".
(Bump,bump)
Terlihat seorang yang bebadan besar, sangat besar hampir seperti orc.
" Ghahaha, dimana lawan kecilku? Apakah kau takut? "
" (Wah dia sangat besar)"
"(Bagaimana pangeran Aston yang lemah bisa dibandingkan dengannya?)"
Bisik-bisik para penonton
Lalu datanglah seseorang dari pintu masuk menuju arena pertarungan dengan membawa tombak yang dililit kain.
" Gahahaha aku kira kau bakal lari pecundang ".
" .... "
(Aston hanya diam tidak terprovokasi)
" Gahh awas saja kau, Ayo wasit mulai pertandingan nya! "
" Baiklah, Mulai!! "
(Wasit memberi tanda mulainya pertandingan)
" Gahahah aku akan meremukkan mu "
" Soil Art : Hit Punch "
Kumpulan asap memenuhi arena karena efek pukulan itu
" Gahahaha kau tidak bisa berta.. eh? Kemana perginya ".
Ternyata yang dipukul itu hanya tanah, dan terlihat Aston berada disebelah pukulan itu
" Gaahhh, aku akan menghabisimu sialan "
Lalu Bucker memukul kearah Aston dengan sangat cepat, sampai para penonton tidak bisa melihatnya.
" Sangat cepat dan pangeran Aston dapat menghindarinya? "
(Bucker terus menerus melancarkan serangan brutal)
" Ada apa bocah? Kau tidak sanggup menghadapi pukulanku? Kau itu sama lemahnya dengan ibumu yang pelacur itu ! Gahaha ".
(Sontak mata Aston terlihat tajam)
(Aston mengkap tangan Bucker)
" Eh? "
Sontak Bucker sangat terkejut Aston menangkap tangan nya dan tidak bisa melepaskan nya
" Apa? Lepaskan tanganku! "
" .... "
Aston menarik tangan Bucker hingga patah
"(Krettkk)"
Buckerpun berteriak
" Aaarrgghhhh, sakit sekali "
" Diamlah kau bajingan (bukkk) "
Menendang sekali kemuka dan bucker langsung pingsan. Wasit pun menghentikan pertandingan nya
" Pemenangnya adalah pengeran Aston "
"(Aston,ternyata dia menjadi sangat kuat)"
Berbicara will dalam hati sambil tersenyum
" Cihh,ternyata anak anjing gila itu sangat kuat, ahh merepotkan sekali "
Terkumpul lah 4 pemenang dari juara sebelumnya, Will menghadapi Aston, dan Neil menghadapi Lexus
Pertandingan pertama Will melawan Aston pun dimulai
" Baiklah pertandingan pertama di babak semifinal, pangeran Will melawan pangeran aston akan dimulai, keduanya agar maju ke arena ".
Will menuju ke arena dan aston juga , lalu mereka berhadapan.
" Aku bangga kepadamu adikku, kau menjadi lebih kuat dari pada yang dulu. aku tidak akan menahan diri untuk ini Ash! ".
(Berkata Will dan memancarkan aura)
" Terima kasih kakak, tapi aku juga tidak berencana untuk kalah disini. Mari kita mulai dan akhiri dengan satu serangan ".
Aston berkata sambil mengambil tombak yang ada dipunggungnya
" Hahaha baiklah kalau begitu Ash! "
Will juga mengeluarkan tombak nya
Walau Aston dimasa kecilnya selalu terkucilkan, dihina dan dibenci tetapi Will selalu mengulurkan tangan untuk Aston dan selalu menolongnya disaat dia kesusahan.
" Baiklah, mulai!! "
(Wasit memulai pertandingan)
" Spear Art : Fire Lance Excution "
Terlihat kobaran api menyebar dari tombak Will dan membentuk sebuah burung raksasa.
" Itu api yang sangat besar! "
(Berkata seorang pelayan)
" Ya walaupun itu tidak sepenuhnya sempurna tapi itu cukup untuk membuat suatu kerusakan yang serius "
(Berkata John)
Para penonton yang melihat itu juga ikut takjub tentang pangeran Will karna teknik yang kuat itu
" Teknik mu memang kuat kakak, tapi aku tidak akan kalah ".
" Spear Art : Water Excution Revers "
" Haaaaaaaaaa "
(Berteriak keduanya dan saling bertabrakan)
(Hening)
Terlihat keduanya berdiri dengan memegang tombak nya masing-masing.
" Ting,ting "
(Suara tombak jatuh)
" Sepertinya aku yang kalah, Ash "
(Will jatuh)
" Pemenang semifinal pertama adalah Aston "
John yang terkejut melihat perkembangan aston, dari bocah yang tidak bisa apa-apa menjadi seorang yang layak untuk memperebutkan posisi pangeran.
" Bocah itu, sampai mana kemampuannya berkembang, Hmm? "
(Berkata John dan sekilas menatap tombak milik Aston yg terbungkus kain)
Lalu Aston mendatangi Will yang terjatuh dan membantu nya
" Kau tidak apa-apa kan kak? "
" Aku baik-baik saja, ternyata kau sangat kuat. Aku senang kau sudah bisa menjaga dirimu sendiri "
Prajurit pun datang dengan membawa tandu dan membawa Will keruangan dokter untuk dirawat.
" Semoga kau bisa memenangkan pertandingan selanjutnya, Ash ".
" Terima kasih kakak atas dukunganmu, semoga lekas sembuh "
(Will dibawa dengan tandu)
" Pertandingan selanjutnya antara pangeran Lexus melawam pangeran Neil "
Mereka berdua langsung menuju arena
" Baiklah, Mulai "
(Wasit memulai pertandingan)
" Aku tahu kau kuat Lexus, jadi aku akan mengeluarkan seluruh kemampuanku "
" Hanya kau? Cihh kau terlalu cepat 10 tahun untuk berhadapan dengan ku "
" Apa? Jangan sombong kau! Hiyaaa "
"(Tingg, Cetang, tingg, tingg)"
Suara pertarungan yang sangat cepat itu menghiasi jalan nya duel
"(Cetang, tingg, Cetang, tingg, tingg)"
" Arghh sialan kau Lexus (dbump) "
Neil memancarkan aura berwarna hijau
" Archer Art : Wind Strike Blowing "
"(Wush)"
Terjadi badai angin besar yang memenuhi arena, dan membentuk sebuah tornado besar
" Hahh, apa cuman ini kemampuan yang kau miliki "
(Menghela nafas dengan rasa kecewa)
" Baiklah jika kau ingin aku memperlihatkan kemampuanku "
" Blade Art : Black Storm Cult "
(Terlihat membentuk sebuah mata bilang pedang yang panjang)
"(Sringg)"
(Kepala prajurit yang kagum)
" Ini tidak mungkin, Ahhkkk "
"(Slikk)"
Senjata neil pun terbelah oleh teknik Lexus
" Ah sial "
(Neil jatuh)
" Tuanku sebenarnya teknik apa itu? "
(Kepala prajurt bertanya)
" Itulah adalah teknik yang tercipta dari soul petir dan pelapis pedang yang panjang nya bisa disesuaikan sesuai kemampuan yang menggunakan teknik tersebut "
(Terkejut kepala prajurit)
" Pemenang nya adalah pangeran Lexus "
(Wasit mengumumkan pemenang)
" Aku tau pangeran Lexus itu kuat, tapi tidak menyangka akan sekuat ini ".
(Berkata kepala prajurit)
Suara penonton yang riuh melihat 2 pertandingan yang luar biasa tadi pun membuat keadaan semakin memanas untuk menentukan siapa yang bakal menjadi pemenang.
" Baiklah harap tenang semua, pertandingan terakhir akan kita lanjutkan besok, jadi para pangeran yang memasuki final silahkan beristirahat, Sekian "
(Berkata kepala prajurit)
Keesokan harinya, pertarungan memperebutkan kursi pangeran pun berlanjut. Para penduduk yang menjadi saksi siapa yang bakal menjadi calon pemimpin keluarga O'sea selanjutnya.
" Hari ini menjadi penentuan, dimana akan terjadi nya pertarungan memperebutkan kursi calon penerus kepala keluarga. Kemarin kita telah saksikan pertarungan yang hebat antar pangeran kita yang menghasilkan 2 orang calon terkuat yaitu pangeran Lexus dan Pangeran Aston "
" Mari kita panggilkan dan saksikan pertarungan mereka, pangeran Lexus silahkan menuju arena! "
(Wasit memanggil satu persatu)
" Kyaaa, pangeran Lexus sangat tampan "
(Berteriak sekumpulan wanita di kursi penonton)
" Kita panggilkan juga pangeran Aston, silahkan memasuki arena! "
"(Eh itu dia si anak gila itu? Iyaa apa kau tidak tau ia bahkan membunuh ibunya sendiri, ihh kenapa dia segila itu)"
(Berbisik-bisik para penonton membicarakan Aston)
" Keduanya mendekat "
(Keduanya mendekat)
" Peraturan pertama tidak boleh saling membunuh. Kedua, jika salah satu menyerah maka pertandingan berakhir. Kalian mengerti? "
(Mengangguk)
" Baiklah. Pertandingan final pangeran Lexus melawan pangeran Aston, dimulai! ".
" Hey Aston kuberi kau kesempatan untuk menyerah sekarang "
" ..... "
(Aston masih berdiri dan terdiam sambil menatap Lexus)
" Cihh apa kau meremehkanku hah? Apa kau ingin merasakan penderitaan seperti dulu? Kekeke "
Aston teringat sesaat kejadian yang menimpanya dan sering dibully oleh Lexus disaat masih kecil dulu
" .... "
(Masih terdiam)
" Kehhh baiklah kalau kau ingin merasakannya, haaaa "
Serangan setiap tebasan pedang dari Lexus sangat cepat membuat penonton tidak dapat melihat pergerakan nya secara langsung karna sangat cepat
" Apa kau hanya bisa menghindar sialan? Arghhh aku akan menyerangmu habis-habisan!!! "
" Blade Art : Storm Furry Cult !!! "
Terlihat seperti hujan petir dan setiap petirnya seperti tusukan pedang.
"(Bdump,bdump,bdump,bdump,bdump)"
(Debu pun bertebaran dimana mana)
" Hahh, hahh rasakan itu!! Apa? "
(Kecapean lalu melihat kedepan dan terkejut)
" Tidak mungkin!! dia tidak tergores sedikitpun! "
(Lexus dengan sangat terkejut)
" Apakah itu mungkin tuanku? dia terkena serangan petir itu dan dia tidak apa apa? "
(Merasa heran)
" Tidak, itu tidak sepenuhnya benar. Dia sebenarnya terkena serangan petir itu. Tapi senjata yang ada dipunggungnya itu menetralkan semua petir yang mengarah kenapa nya ".
(Kepala keluarga menjelaskan situasi)
" Sejata itu? "
Lexus terus menatap Aston dan bertanya tanya kenapa serangan nya tidak mempan terhadap nya.
" Kekekeke hahaha, aku tidak menyangka kau jadi kuat begini. Awal nya aku tidak ingin menggunakan teknik ini karena ini adalah teknik terkuatku, buka segel kedua "
Langit menjadi gelap, badai juga ikut menerpa dan juga awan hitam pun terus berkumpul tepat di atas arena! Situasi menjadi kacau.
" Kekeke kau tidak akan bisa menahan serangan terkuatku ini ! Blade teknik : Thunder Bolt Blade Cutting !! "
Terlihat beribu-ribu petir terlihat seperti tebasan pedang menuju arena
" Walau aku menghabiskan seluruh tenagaku, itu akan impas dengan kemenanganku kekekele ".
Aston melihat keatas dengan tenang, lalu menancapkan ketanah tombak nya
" Spear Art : Lost memorial "
(Aston menggunakan teknik)
Lalu semua petir tadi yang menuju ke arah aston dan arena menghilang dengan jarak tertentu sampai serangan nya berhenti.
" Tidak mungkin, aku kalah "
(Lexus tertunduk dan terdiam)
" ...... "
" Ohh astaga, pemenang nya adalah pangeran Aston "
Semua penduduk pun bersorak untuk kemenangan Aston, karena nya penduduk bisa selamat dari kejadian buruk akibat Lexus.
" Aston, aston, aston "
(Berteriak para penduduk)
" Kau berhasil, Ash "
(Will bangga kepada Aston)
Kemenangan akhirnya dimenangkan oleh Aston dan calon pemimpin selanjutnya.
Seminggu setelah pertandingan itu, kepala keluarga meminta seluruh anggota keluarga untuk menuju keruangan pertemuan.
" Aku mengumpulkan kalian disini untuk membahas 2 persoalan. Yang pertama aku akan melantik Aston menjadi pewaris sah kepala keluarga selanjutnya, Aston kemarilah "
(Aston mendekati kepala keluarga)
" Atas nama lelulur, aku memutuskan untuk mengangkat dan menjadikan Aston v. O'sea menjadi calon kepala keluarga selanjutnya "
(Aston menerima dekrit, tetapi hanya diam)
" Baiklah kau bisa kembali ketempatmu "
(Aston pun kembali)
" Yang terakhir aku ingin bicarakan adalah aku ingin mengutus Aston ke Akademi Zetsiuri untuk belajar disana ".
Aston terkejut dan marah lalu mengeluarkan aura membunuhnya kepada kepala keluarga dan hendak menyerangnya. Tetapi tekanan yang datang dari kepala keluarga jauh lebih besar dari pada niat membunuhnya.
Saat ini Aston hanya bisa menuruti kemauan kepala keluarga karna ini saat ini tidak bisa melakukan apa apa karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh.
" Baiklah, aku menerima intruksi dari kepala keluarga ".
(Berkata aston)
" Oke itu saja, sekian ".
Semuanya bubar dan melakukan aktifitasnya masing-masing.
Pada malam harinya Aston sedang membaca buku.
" Kau senang membaca buku itu yaa? "
" Kau !!! "
(Aston bergegas sambil menodongkan tombak nya ke arah kepala keluarga)
" Tenanglah, aku hanya ingin memberitahumu sesuatu. Ini tentang ibumu "
(Tertegun Aston)
" Lanjutkan "
(Masih menodongkan tombak)
" Hahh, aku langsung saja ke intinya. Ibumu menjadi seperti itu akibat ulah dari sebuah kelompok yang bernama Dark Rose "
(Terkejut)
" Bohong, Ibuku jadi gila karena kalian bukan? "
(Teriak Aston)
" Saat kau masih bayi, aku dan ibumu pergi kesebuah danau di daerah selatan. Danau itu sangat indah, air jernih serta banyak ikan yang berkumpul disitu. Nama danau itu adalah danau Aston. Yaa tempat dimana ibumu melahirkanmu, itu sebabnya kami sepakat untuk memberimu nama Aston ".
(Perlahan-lahan menurunkan tombak)
" Tapi ketika kami hendak pulang, kami bertemu sekelompok orang dan mereka menyebut nya Dark Rose. Kami bertarung saat itu dan ibumu terkena racun saat ingin melindungimu. Itu sebabnya kau rentan dan sangat lemah saat kecil dulu ".
" Lalu kalau ibuku terkena racun, kenapa kau tidak mengobatinya! ".
" Itu karena tidak ada penawarnya, racun itu tidak membahayakan tapi membuat ibumu berhalusinasi seumur hidup nya. Berbicara sendiri seperti wanita gila dan ia menyadari itu. Itu sebabnya dia mengkahiri hidupnya sendiri "
(Air mata menetes dari mata Aston)
" Jadi untuk menolongku ibu mengorbankan dirinya "
(Air mata menetes)
" Itu juga alasan kenapa aku mengirimu Akademi Zetsiuri, karna jaringan informasi yang luas jika kau dapat bergabung menjadi salah satu penjaga legendaris Zetsiuri "
" Untuk itu juga supaya menemukan keberadaan Dark Rose dan mengahancurkan mereka demi membalaskan dendam ibumu "
" .... "
" Aku mohon kepadamu Aston, karna kau adalah harapan terakhirku dan juga aku ingin membalaskan dendam untuk orang tercintaku "
" Baiklah, aku akan melakukan nya. Tapi tetap saja aku tidak bisa memaafkan dirimu, karena kau telah mengabaikan dirinya selama bertahun-tahun lamanya ".
(Tegas Aston)
" Terima kasih telah menerima permintaan egoisku ini, walau kau tidak mengganggapku sebagai ayahmu. Tetap saja, jadilah lebih kuat dan jangan lupa untuk tersenyum ".
(Aston dinasehati)
" Kau sungguh naif John v. O'sea, kau tunggu saja ".
Keesokan harinya Aston v. O'sea berangkat menuju Akademi Zetsiuri dengan berjalan kaki, dan membawa tombak dipunggung nya.