Story Collection(Boy X Gril & Boy X Boy)

Story Collection(Boy X Gril & Boy X Boy)
Deep Love



Deep Love


Cinta yang Dalam


"Ibu! ibu! ibu!!" panggil seorang anak kecil memanggil ibunya, sang ibu sedang memasak di dapur mendengar anaknya memanggilnya


"ada apa? ibu ada di dapur" ucapnya sambil berteriak


" ibu..."


"ada apa?hmm"


"bu, apakah nanti kau akan pergi bekerja?"


" iya,, memangnya kenapa?"


" aku tidak mau dititipkan dengan bibi Li!"


" eoh,, kenapa?"


" bibi Li sangat pengatur! aku ingin membaca buku ia menyuruhku tidur siang, aku tak ingin makan ia menyuruhku makan!"


" itu berarti kau sendiri yang nakal sayang,, anak kecil saat siang harus tidur siang agar tak kelelahan dan harus makan tepat waktu atau nanti kau sakit dan siapa yang akan mengurusmu? itu ibu juga,, jadi jangan terlalu merepotkan ibu oke? agar ibu selalu dengan mu kau jaga baik baik dirimu saat ibu pergi bekerja"


"hmm,, baik bu"


.


.


.


Xin Yian Xuan merupakan seorang orang tua tunggal untuk putranya ia seorang lelaki ya, memang ia dipanggil ibu karna ia yang mengandung,dan melahirkan putranya. Lalu dimana ayahnya? tak ada yang tau bahkan Xuan..


Putranya bernama Yin Xian Guo Feng.. ayah Xian adalah seorang yang ternama tetapi Xuan memilih untuk menyembunyikan fakta tersebut dari anaknya. Ia tak mau jika ayah Xian mengetahui bahwa ia memiliki anak dan ia takut Xian akan dibawa pergi olehnya..


Hari sudah siang, matahari bersinar dengan teriknya, seperti hari ini akan panas.


Xuan sudah sampai ditempat ia ingin melamar pekerjaan, disebuah perusahaan terkenal,, Le'X Company, perusahaan terkenal dan ternama di negara ini,, tapi yang disayangkan oleh Xuan adalah ia belum tau siapa pemilik CEO ini. Jika ia telah mengetahuinya pasti ia akan langsung pergi. Kenapa?


.


.


.


"permisi"


" ya? ada yang bisa saya bantu?"


" saya disini untuk melakukan interview"


" oh.. baiklah mari ikut saya keruangan bos,, ia sendiri yang akan melakukan interview"


" baik"


.


.


.


tok tok tok


" boss, ini ada yang ingin melakukan interview" ucap wanita yang berbicara dengannya tadi


"masuk!" terdengar suara dengan nada memerintah dari dalam


"silahkan masuk tuan" ucap wanita itu dengan Xuan. Xuan pun masuk dan "permisi,, tuan saya disini untuk melakukan interview-


.


.


.


.


Guo Len Xean..." ucap Xuan setelah melihat siapa orang yang dihadapnya.


Orang dihadapannya itu hanya mengangkat sebelah alisnya.


"hmm?"


"Xin Yian Xuan!!!" ucap seseorang dihadapnya itu.


" Hahaha!!" terdengar suara tertawa dengan nada yang seolah olah sedang marah.


" dunia ternyata masih mentakdirkan! kita bertemu lagi Xuan!" orang itu berjalan mendekati Xuan


" tidak! tidak Xean berhenti! berhenti disana Xean!!" ucap Xuan dengan menaikan nada bicaranya tetapi hanya diacuhkan saja oleh orang didepannya itu. Kini orang itu sangat dekat dengannya..


" Xuan... aku merindukanmu!" ucapnya sambil memeluk Xuan..


" hiks.. lepas..lepas Xean!" ucap Xuan dengan mata yang berair


" tidak! tidak akan ku lepaskan! nanti kau pasti kabur lagi dariku!" ucap tegas itu terdengar sampai ke telinga Xuan.


"kumohon..hiks"


" tidak!" ucap seseorang yang bernama Xean itu.


.


.


.


.


"Aaah!" teriak Xuan karna ia dilempar oleh Xean ke sebuah kasur dengan keras


Kreakk!!


suara sobekan baju yang dipakai oleh Xuan


deg!


dan secara tak sengaja, Xean melihat sebuah bekas luka diperutnya.


"apa ini?" tanya nya sambil mengelus lembut luka tersebut dan menatap Xuan dengan dalam,, seperti melihat apa yang telah terjadi hingga menimbulkan bekas diperutnya.


Xuan, yang mendengar nya dan merasakan elusan di bekas lukanya hanya diam, bingung untuk menjawab, disini lain ia ingin memberitahu kepada seseorang dihadapannya itu tapi disini lainnya ia tidak setuju! jika ia memberitahu kepada Xean tentang apa yang terjadi ia takut jika putranya di ambil oleh Xean.


"eum..it- itu..."


"jawab dengan jujur Xin Yian Xuan!!" ucap Xean dengan menekan setiap katanya.


Xuan yang merasakan aura tak menyenangkan dari Xean langsung bergedik ngeri dan takut secara bersamaan, dengan terpaksa ia jujur kepada lelaki didepannya itu.


"itu bekas luka dulu saat aku melahirkan" ucap sangat lirih hampir seperti sebuah bisikan.


Xean yang mendengar terkejut tak percaya, lalu beberapa detik kemudian ia tertawa


" Hahahaha! Xuan dunia ini sungguh ajaib! kau melahirkan anakku! ohh! aku sudah menjadi ayah sekarang!!" ucap Xean senang walau wajahnya itu agak keras dan dingin tadi diucapannya itu terdengar nada senang dan terharu.


" apa kau tak berpikir jika itu anak ku dengan orang lain?" tanya Xuan. Xean yang mendengar itu langsung menghentikan tawanya dan berganti dengan wajah dinginnya kembali.


"oh! jadi kau ingin mengandung dan melahirkan anak orang lain begitu?!" ucap Xean dengan nada tak suka


" bu-bukan begitu Xean! aku tak mungkin berselingkuh dengan orang lain! aku hanya mencintaimu! bagaimana aku bisa berselingkuh dengan orang lain!" ucap Xuan, dengan akhirnya ucapnya ia lirihkan takut terdengar oleh Xean tapi sayangnya Xean mempunyai pendengaran yang tajam jadi ia dapat mendengar suara lirih Xuan. Lantas Xean yang mendengar itu pun tersenyum dan mendekatkan wajahnya dengan wajah Xuan dan membisikan sesuatu yang membuat wajah Xuan bersemu merah.


" aku juga mencintaimu, maka dari itu ayo kita bertemu dengan anak kita bersama-sama, tapi sebelum itu aku ingin merasakan tubuhmu dahulu, yang selalu membuatku tergoda, menghisap milikku hingga masuk sungguh dalam dan menjepit milikku, aku ingin merasakan lubang mu yang berkedut dan sangat sempit itu, mendengar suara ******* mu yang sangat menggairahkan" bisik Xean, lalu setelahnya langsung mencium bibir mungil Xuan.


.


.


.


.


.


Entah sudah berapa lama mereka bermain, tetapi dari tadi belum juga selesai selesai,padahal kamar itu sudah acak-acakan dan bau cairan kental dimana mana.


" ahh..ahhh.. Xe-Xean!! pe-lan ahh.. pe..lan.. sedi..kit ahhh!!" desah Xuan saat Xean menggempurnya dengan kasar dan keras.


" tidak! lebih baik begini!" ucap Xean yang masih sibuk memaju mundurkan miliknya di lubang surgawi milik Xuan


" ahh..ahh..ohh... sangat kasar..ahh..pe..lan..ahhh..sakit"


" tidak!tidak sakit! nikmati saja sayang!" bisik Xean dengan sensual


"ahh..sud..dah..ak..aku..le..lah..ahh"


"tidak! sedikit lagi!"


" ahh....ahh...aku..ak..kan..kel..luar..ahh"


Xuan lebih dulu keluar dan disusul 15 menit oleh Xean


.


.


.


.


.


"sayang, ibu pulang" ucap Xuan agak berteriak


" ibu! ibu! ibu sudah pulang! ehh.. siapa ini bu?" tanya putranya setelah melihat seseorang disamping ibunya


" Xian... dia..ayahmu" ucap Xuan membelai rambut anaknya


"ayah?"


"ya, dia ayahmu sayang"


"ayah!" Xian langsung melompat dan mendekat kepada Xean dan memeluknya


Xean yang melihat tentu tak diam saja ia menggendong Xian dalam dekapannya, Xian..anaknya.. sangat mirip dengannya..


Xuan.. yang melihat itu tersenyum, ia tak menyangka jika Xean mengetahui keberadaan Xian, akan seperti ini. Ia berpikir jika Xean mengetahui Xian adalah anaknya ia berpikir jika Xean akan mengambil Xian darinya dan tak membiarkannya bertemu dengan Xian tapi tak disangka sangkanya,,Xean bahkan ingin menikahinya, orang yang sangat dicintainya akan menikahinya dan hidup bersama dengan nya dan anak mereka.


Sungguh bahagia.


.


.


.


^^^Bersambung..^^^