
*Palvilium Rue Xi*
"eungg..." suara lengkuhan lirih seorang gadis kecil
"Nona anda sudah bangun?!" tanya seorang gadis berpakaian pelayan itu
"eng..." perlahan gadis yang di sebut nona oleh gadis berpakaian pelayan itu membuka matanya dan terkejut.
"Xu Ran!" ucap gadis 'Nona' itu dengan membulatkan matanya, gadis 'pelayan' itu memiringkan kepalanya dan mengerutkan dahinya bingung.
"ada apa nona? kenapa anda terlihat terkejut?" tanya gadis 'pelayan' dengan gadis 'nona' yang melihatnya dengan mata terbelal."bagaiman kau bisa ada disini Xu Ran?! bukankah kau ada di Ni Yi?!" ucap gadis itu "apa maksud anda nona?" tanya gadis pelayan itu bingung,,lalu masuk seorang perempuan dengan pakaian seperti prajurit "mungkin nona Xi Ya berhalusinasi atau karna nona Xi Ya baru bangun setelah 5 hari pingsan?" ucap gadis tadi. "Pingsan?apa maksud mu...Li Yan?" tanya gadis nona tadi dengan ragu - ragu,, lalu di jawab oleh gadis prajurit itu. " Ya,, Nona anda pingsan karna jatuh dari Palvilium Nau Ri dari lantai 6!"jawabnya "APA?! Tunggu! hari ini tanggal berapa? tahun berapa? bulan apa? hari apa?" tanyanya membuat ke - 2 gadis itu bingung. "tinggal jawab!" ucapnya. " eh..iya nona, hari ini hari Sabtu, bulan Juni,tanggal 17, tahun ××××." jawab gadis pelayan itu,membuat gadis nona mengerutkan dahinya. " aku umur berapa sekarang?" tanyanya lagi dan sigab dijawab oleh gadis pelayan "17 tahun nona" jawabnya.
"17 tahun?! tahun ××××?! kenapa aku bisa ada disini dimasa aku belum menikahi si BRE-NG-SEK itu?! apakah untuk mengubah masa depanku? hmm.. akan ku balas perbuatan mereka!" ucap gadis Nona tadi dalam hatinya. Dari kejauhan terlihat seseorang pria menatap gadis nona dengan senang, senyum terukir di wajahnya, rambut hitam gelap, emas warna bajunya, dengan seruling ditangannya, dengan senyum tipis,menatap gadis Nona tersebut.
Hari masih menyising, pagi diganti oleh siang, siang diganti oleh sore, sore diganti oleh malam, dan malam diganti oleh pagi,, dan begitu seterusnya. Sekarang sudah malam namun putri tertua Xi ini belum juga tidur.
Pavilium Rue Xi
Malam yang gelap, bintang dan bulan mulai bermunculan dimalam yang gelap itu,, duduk diujung jembatan memandangi kolam yang terlihat gelap karna malam telah di mulai.
Sungguh indah dunia...
Sungguh memang indah..
Tetapi ada makna dari keindahan...
Seperti dunia yang menyimpan banyak kesedihan...
"nona.." ujarnya " kenapa anda masih disini? apakah anda tidak mau tidur?" lanjutnya
"nanti Xu Dan saya belum mau tidur" ujar Xi Ya
" baiklah kalau begitu nona" ucap Xu Ran " ohh ya nona, ini ada surat dari Putri Lan" lanjut Xu Ran sambil menyerahkan sepucuk surat
"surat? dulu ini adalah surat untuk pertemuan di Dianggraa.." batin Xi Ya sambil menerima surat itu, lalu membuka surat itu.
"Xi Ya..ku dengar kau pingsan selama 5 hari..dan sekarang ku dengar kau telah sadar. Aku sungguh bahagia mendengar kabar itu,, aku khawatir dengan mu saat dikabarkan kau jatuh dari Palvilium Nau Ri...itu pasti karna Na Ri,,di tak pernah berubah nona keluarga Ri itu sungguh sombong..oh ya besok ada pertemuan di Diaggraa..apa kau mau datang? jika iya mari kita datang bersama.."
dari sahabatmu Lan Su Ya
"dulu aku tidak membalas surat ini karna aku harus bertemu dengan si brengsek itu...tetapi sekarang aku ingin membalasnya"ucapnya dalam hati lalu ia menulis ah lebih tepatnya seperti seseorang yang tengah menulis di atas angin.
"baik..mari kita datang bersama..aku menunggumu di tempat minum teh Xinrin Xin"
Xi Ya
Lalu tulisan itu menghilang bersama surat yang dikirim oleh Lan Su Ya.
PUTRI TERTUA KELUARGA XI
menceritakan tentang.... putri tertua dari keluarga Xi yang dibenci dimasa depan ia menikah dengan Lin Yin putra ke-4 dari keluarga Lin yang ternyata hanya menjadikannya umpan untuk melancarkan rencana yang dibuat oleh ayahnya untuk menghancurkan keluarga Xi ia hanya mencintai Xi Lun Ya yang merupakan putri dari selir Ra,,bukan putri kandung melainkan putri dari selir ra dan orang lain yang dibuat seolah olah ia adalah putri tuan Xi. Setelah ia tahu siapa yg dicintai oleh Lin Yin ia dibunuh dan tanpa sadar ia berada dimasa lalu saat ia berusia 17 tahun. Suatu hari ia tak sengaja bertemu dengan Shi Yan Li Xin Zuan (pemeran utama pria) pangeran satu satunya dari kerajaan Yan yang telah mengintainya dari dulu mencintainya bahkan sesudah Xi Ya menikahi Lin Yin,, Xi Ya ditakdirkan hidup bersama Shi Yan Lin Xin Zuan.