Story Collection(Boy X Gril & Boy X Boy)

Story Collection(Boy X Gril & Boy X Boy)
My Lovely




.


.


.


Seorang lelaki memasuki area sekolah dengan seragam yang berantakan, kerah terbuka, dasi terikat longgar, baju atas dikeluarin. Berandalan memang. "Darren!!" ya, orang yang memanggilnya tak lain dan tak bukan ialah Varo, ketos super galak seantero sekolah dan yang dipanggilnya hanya menoleh dan berlalu pergi berjalan kembali. "Darren!!" Varo menghadang Darren dari depan. Dengan muka datarnya menatap Cari yang dengan sok galak nya. "Apa" kata singkat itu keluar dari Darren. "Apa?! kau pikir?! tentu saja seragam mu itu Yuri Darren Vin! bahkan aku sepertinya hampir setiap hari menegur mu! dan kau bilang apa?!" ucap Varo dengan kesal dan dibalas Oh oleh Darren lalu pergi melewati Varo begitu saja. "Darren! pergi keruangan ku sekarang!" teriak Varo setelah dilewati Darren begitu saja. "hmm" gumam Darren menanggapi teriakan Varo, lalu langsung pergi menuju ruangan yang bertuliskan "Ruang OSIS". Varo yang melihat itu hanya bengong, " apa? apakah ia tak getar ku marahi?" ucapnya dalam hati, karena biasanya anak anak berandalan seperti Darren hanya dimarahi olehnya saja sudah seperti orang yang akan menangis, apa lagi kalo disuruh masuk ruang OSIS karna kesalahannya, dah mohon mohon ma dia buat kagak dihukum, lah ini beda. Dengan kesal Varo pergi keruangan OSIS untuk menceramahi Darren.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...~ Ruang OSIS ~...


" Darren ini sudah ke-216 kali ya dari awal gue jadi ketos sampai sekarang tetep aja lu dari dulu! apa lu bisa berubah?" ucao Varo memarahi Darren, yang dimarahi saja malah menyalakan rokoknya lalu ia hisap begitu.


"Darren!! Apakah--- uhuk - uhuk! Darren matikan rokoknya! uhuk!" ujar Varo dengan terbatuk karena ia tak sengaja menghirup asap rokok yang dinyalakan Darren. Darren yang mendengar langsung mematikan rokoknya dan membuangnya. Jujur saja saat ia mendengar Varo terbatuk ia sungguh khawatir. "huh, ini lebih baik" ujar Varo sambil menghela nafas lega. "kau tak suka asap rokok?" tanya Darren yang dibalas dengan anggukan oleh sang empunya. " lu jangan ngerokok lagi itu bahanya untuk kesehatan!" ujar Varo "iya"- Darren


"udah sana kekelas! suh suh!" ucap Varo mengusir Darren "hmm"- Darren.


...*********...


"Ren!" panggil seorang lelaki berambut merah dengan 2 kawannya di belakang.


"hmm?"


"mau kemana lu?" tanya salah satu dari mereka bertiga


"kelas" dingin


"gak mau bolos ?"


"gak biasanya lu mau masuk kelas"


"iya, gak ada angin gak ada hujan,, kesambet apaan lu mau masuk kelas?"


"yaelah, masa gak tau sih lu bertiga,, Darren mah kalo udah disuruh sama Ketos galak tu langsung dilaksanakan" ujar seorang lelaki seperti anak berandalan ( lah emang berandalan) yang baru saja sampai ditempat mereka.


"apa?!" teriak mereka bertiga ( kec yang baru saja sampai)


"apa kau dipanggil keruang osis lagi Ren?"


"hmm"


"udah sana kalian pergi" ucap salah satu dari mereka


"paan dah lu Ven kan gue mau bicara ma Darren"


"gak usah! sana cepet pergi! nanti lu dihukum ma ayang bebeb lu"


"bener juga yak? yausah kalo gitu gue pergi dulu bye!" ucapnya lalu berlari meninggalkan mereka


"nah akhirnya pembawa masalah usah pergi!"


"emang kenapa kalo Rav gak pergi juga?"


"gak papa sih, cuman gue mau bucin ma ayang gue nanti malah ganggu dia"


"dih bucin! ayang lu sapa Panji!"


"elah! nama gue El kali bang bukan Panji! nama ganteng ganteng gini dibilang Panji, gak level!"


"dih! ganteng paan uke aja bangga!"


"beh! kata kata lo Ven!"


"kenapa? ber damage ya?"


"nusuk banget gitu loh! sampai berasa nusuk jantung gue dengernya"


"idih! sampai jantung! kenapa gak mati sekalian Tin!"


"gak deh! sorry gue masih mah hidup lama,, gue aja belum nikah, belum punya anak" ucapnya yang sok mendramatis


"dih! lu itu harusnya tenang seme lu itu Waketos kesayangan siswi siswi disini, jadi lu harusnya seneng punya seme terkenal!"


Terlihat satu orang yang memutar matanya mendengar perdebatan mereka berdua, ia lantas pergi meninggalkan mereka berdua.


dan yang satunya alias bocah yang dipanggil El itu sudah pergi sedari tadi mencari keberadaan ayangnya, masih bucin bucin aja sih belum ada kata jadian diantara mereka berdua.


*My Lovely


Darren x Varo


Boys love*