Shinobu's Sister [Kimetsu No Yaiba]

Shinobu's Sister [Kimetsu No Yaiba]
chapter 2



pagi hari


"Hoammm... ohayou onesan"


" ohayou mo"


"Onesan, kanao dimana?"


"Dia sedang berada di tempat pelatihan bersama 3 orang yang kemarin kita temui"


"Oke! Aku kesana ya! Dadah.." ucapku sambil berlari meninggalkan onesan.


"Ruang pelatihan... itu dia"


Aku segera masuk kedalam ruangan dan melihat kanao sedang beristirahat dengan 3 orang yang kutemuin kemarin.


"KANAO ^_^ " teriaku dengan riang sambil mengahampirinya. Kulihat wajahnya yang tadi datar sedatar tripleks mulai menunjukan senyum.


"Sudah lama tidak bertemu" ucapku sambil memeluk kanao. Kanao menarik haori ku sambil menunjuk ke arah halaman, aku langsung pergi menuju halaman bersama kanao.


Kanao tidak bisa memutuskan keputusanya sendiri sehingga harus dibantu dengan koin untuk menentukan ya atau tidak. Tapi kanao hanya mau berbicara tanpa dibantu koin jika bersama ku atau onesan.


"Lama tidak bertemu juga (y/n)"


"Yap!"


"Suara mu masih berisik seperti dulu ya"


Jleb


" Kanao jahat"


" ayo kembali ke tempat pelatihan"


"Yap"


_____di tempat pelatihan____


"WOYYY RAMBUT KUNING, JIDAT LEBAR , **** HUTANNNNN"


"APA KAU BILANG HAH! NAMAKU INOSUKE! PANGGIL AKU TUAN INSOUKE!!"


"NGEGAS!"


"SITU JUGA SAMA!!"


"kalian berdua tenanglah" ucap si jidat lebar.


______________


Setelah menenangkan si topeng **** hutan itu kami mulai saling mengenalkan diri.


"Nama ku tanjirou, ini zenitsu dan ini inosuke"


"Nama ku (y/n), salam kenal"


Setelah kejadian ribut di tempat pelatihan, kami pergi untuk makan siang bersama.


"NYAM NYAM HAP NYAM NYAM"


"inosuke! Makannya yang tenang napa!"


"BERISIK NYAM NYAM" ucap inosuke sambil mengambil tempura milik zenitsu.


"KEMBALIKAN" teriak zenitsu


"Kau bisa mengambil punyaku jika kau masih lapar inosuke" ucap tanjirou sambil tersenyum dengan efek cling cling.


" baik banget tanjirou..."_(y/n)


Inosuke yang melihat itu hanya terdiam kemudian mengambil makanan tanjirou dan memakanya dengan lahap tapi lebih tenang dari sebelumnya.


Setelah selesai makan, kami membantu membereskan ruang latihan.


"WOY... BANTUIN" teriak ku ke inosuke.


"Inosuke, ayo bantu kami" ucap tanjirou.


"HUAHAHAHA aku tidak mau membantu" ucap inosuke dengan senyum menyebalkan.


"Kok kesel ya?"


"Kau tidak mau membantu karena sedang terluka dan kelelahan kan? Tidak apa apa, beristirahatlah" ucap tanjirou.


"Ukh... cahaya menyilaukan apa ini?!"


Batin ku melihat kesabaran tanjirou menghadapi si topeng ****.


"YOSH.. mari aku akan latihan pernapasan"


Tanjirou mengajak zenitsu dan inosuke untuk ikut berlatih denganya dibantu dengan shinobu onesan. setelah berbicara dengan shinobu onesan, zenitsu dan inosuke menjadi semangat latihan.


"Wow perubahan yang besar..." ucapku melihat zenitsu dan inosuke yang menjadi semangat latihan.


"Kau tidak ikut bersama mereka?" Tanya shinobu onesan ke kanao. Kanao hanya menatap onesan, membungkukan badan dan pergi.


"Cang kacang kacang kacang~"


Shinobu onesan yang mendengar itu langsung menatapku dengan hawa hitam dibelakang.


"Lari ah..." "onesan aku pergi dulu ya! Dadah" ucapku sambil kabur.


____________________________________________


Pagi ini aku bersiap siap dan bangun lebih awal karena mendapatkan misi.


"Onesan, aku ada misi"


"Sebentar lagi mungkin, misi ku kali ini bersama kanao, onesan mau ikut?"


"Hari ini aku sibuk, lain kali saja ya"


"Sibuk mulu...."


"maaf maaf"


"Humph.... onesan temenin jalan jalan yuk"


"kemana?"


"Keliling disini aja, sekalian cari kanao"


"Ok"


Aku dan onesan berjalan jalan sambil mencari kanao, dan kami menemukan sedang bersama tanjirou.


"Onesan itu kanao! KAN-"


"shhttt.... jangan berisik" bisik onesan sambil menutup mulutku.


"Kita lihat dulu" bisik onesan.


Aku dan onesan pun mengamati kanao dan tanjirou. Saat tanjirou meminta kanao memutuskan keinginannya sendiri, saat tanjirou melempar koin.


"Hiks... kanao dah besar ya kak... hiks"


"Umurmu sama denganya tapi kenapa kanao lebih dewasa darimu?"


Jleb


" kok onesan lebih pendek daripada aku dan kanao sih?"


Jleb


Setelah bertengkar 'sedikit' dengan onesan. Kami menghampiri kanao yang udah ditinggal tanjirou.


"Kanao ayo siap siap berangkat misi"


"Aku sudah siap, kita berangkat sekarang saja"


"Eh bentar, aku belum pamit ke tanjirou, zenitsu, insouke. Yuk lah sekalian"


______________________________________


"Nah... tuh mereka" ucapku sambil menunjuk tanjirou, zenitsu, inosuke.


"TIDAKKK AKU TIDAK MAU PERGI " teriak zenitsu


"Zenitsu...." ucap tanjirou.


"Halo.... mau pergi misi juga ya?" Tanya ku.


"Ah... kanao, (y/n). Ya, kami ada misi." Jawab tanjirou.


"Kalau begitu kami pamit ya, dadah.


Onesan kami berangkat ya"


"Ha'i, hati hati ya"


"dadah...." ucapku sambil berjalan pergi dan melambaikan tangan.


"kanao, kok diem aja?"


"Masa?"


"Iya"


"Oh"


"Kok kesel ya?"


"Oh"


"Sudahlah"


"Oh"


kanao dan aku baru berjalan 5 langkah dari tempat kami berangkat. Tiba tiba muichirou muncul dari balik pohon.


"Kau mau pergi misi?" Tanya nya dengan wajah datar.


"Yap, ada apa?"jawabku. Dia hanya diam aku pikir aku melakukan kesalahan. Dia hanya diam... diam.


"Ada urusan apa sih? Kagak ngomong ngomong, pegel nih dah 10 menit bediri nunggu dijawab doang"


"Bawa oleh oleh"


"....... kirain apa ternyata.... kok kesel ya?"


"Oke nanti akan ku bawakan, aku pergi dulu ya, dadah..."jawabku dan melanjutkan perjalanan.


"Aku baru tau kau berteman denganya"


"Wih... tumben mau ngomong duluan, iya temanan emang napa?"


"Enggak, kata yang lain orangnya dingin"


"Oh...."


______________________________________


Jangan lupa di vote dan beri saran ^-^