![Shinobu's Sister [Kimetsu No Yaiba]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/shinobu-s-sister--kimetsu-no-yaiba-.webp)
"Sepi kalo gak ada kazuki dan kanao" ucap (y/n) sambil menyusuri hutan.
Saat ini, (y/n) sedang menjalankan misi tunggal di hutan. Kabarnya ada oni yang menyerang desa dan bersembunyi di hutan.
"Oni? Ooo~ oni? Main yuk~" panggil (y/n).
"ONI! MAEN YOK!" teriak (y/n) tetapi tidak ada yang menjawab.
"Kalo aku teriak bukannya oni nya kabur ya?" Batin (y/n). Akhirnya, (y/n) berusaha tidak berisik dan berjalan lagi.
"Are? Lubang apa ini?" Batin (y/n) melihat lubang ditanah yang cukup besar. "Lubang ini... terlalu besar jika hewan yang menggalinya, apa ini ulah oni ya?" Tanya nya.
"Apa aku masuk aja ya?" Tanya (y/n) sambil memerhatikan lubang itu. Tiba-tiba tanah dan sekitar terasa bergetar. (Y/n) yang paling dekat dengan pusat getaran itu, mulai merasa tidak nyaman.
"Duh, pusing rasanya"
Tiba-tiba, muncul sebuah makhluk yang memiliki badan menyerupai cacing namun memiliki kaki dan tangan dari dalam lubang itu.
"Kikikiki, ada manusia~" ucap makhluk itu. Sedangkan (y/n) hanya diam melihat wujud oni itu.
"Kok aneh?" Ucap (y/n) refleks.
"Keh! Apa kau bilang?!" Seru oni itu merasa terhina. "Akan kubuat kau menyesal karena menyebutku aneh!"
teriak oni itu kemudian masuk kedalam tanah.
"Loh? Kok ilang? Oni nya kabur nih?" Tanya (y/n) begitu menyadari oninya sudah hilang dari pandangannya.
Krak
BRAK
(Y/n) lompat kebelakang begitu oni tersebut muncul dari tanah yang dia pijak. Oni tersebut langsung memanjangkan tangannya dan menangkap kaki (y/n) dan menariknya.
"AAA--" (y/n) langsung memotong tangan oni itu menggunakan nichirin ketika oni itu menariknya. (Y/n) mulai bersiap siap menyerang oni itu.
tsuki no kokyū : Ichi no kata :
kuil malam hari
Oni itu menghindari serangan (y/n) dengan cara masuk kedalam tanah dan pergi. "Kau tidak akan bisa menemukan ku~" ucap oni itu kemudian pergi.
"HEY! Jangan lari!" Teriak (y/n) dan berusaha mengikuti oni itu.
__________________________
"Hah... aku kehilangan jejak nya..." ucap (y/n) kemudian menghela nafas.
(Y/n) kemudian memanjat pohon dan melihat sekitar "tidak ada tanda-tanda oni itu kesi-- eh, ada oni!"
(Y/n) pergi dengan cara melompati pohon-pohon itu sambil mengikuti jejak yang dibuat oni itu. Tampak sebuah gubuk tua yang sudah tidak terpakai. (Y/n) merasakan ada oni di sana.
(Y/n) turun dari pohon dan berjalan kearah gubuk itu.
Tok tok tok
"Halo? Ada orang?" tanya (y/n) sambil mengetuk pintu, tetapi tidak ada yang menjawab.
Brak
(Y/n) yang mulai lelah berdiri, mendobrak pintu itu dan masuk.
"Hum... gubuk nya sudah lama tidak terpakai ya..." komentar (y/n) melihat kondisi didalam gubuk itu.
Langkah (y/n) terhenti melihat beberapa anggota tubuh menusia seperti tangan dan kaki, tergeletak di lantai gubuk. "Hoo... kau berhasil menemukan ku?~" ucap oni itu sambil menggeliat di lantai.
"Menjijikan" ucap (y/n) dengan wajah dingin.
"KAU--" oni itu memanjangkan tangannya dan menyerang (y/n), yang langsung ditebas oleh (y/n) dengan mudah.
"Sudah cukup main-mainnya nanti kau kabur lagi" Ucap (y/n) kemudian menghilang dari pandangan oni itu.
"H-hilang?!" Ucap oni itu dengan panik, dia melihat kiri kanan mencari (y/n). "Kemana dia?!" Ucapnya kemudian menoleh ke atas dan melihat (y/n) sudah melompat ke arahnya dan memasang kuda-kuda menyerang.
Tsuki no kokyū : Ichi no kata :
kuil malam hari
Crass
Kepala oni itu terpenggal dan jatuh ke lantai gubuk. (Y/n) menapakkan kakinya di tanah dan menoleh ke belakang "Semoga kau tenang di alam sana" ucapnya kemudian berjalan keluar dari gubuk itu.
"Huft... pulang aja deh, tapi kediaman masih jauh. Apa aku menginap saja ya?" Tanya (y/n) pada diri sendiri.
"Jangan deh, masih jam 8 malam nyampe kediaman pasti gak bakal terlalu larut" ucap (y/n) memutuskan untuk pulang.
5 jam kemudian
Akhirnya, (y/n) sampai dirumah jam 1 pagi. Suasana terasa sangat sepi dan gelap. (Y/n) yang sudah mulai kelelahan, langsung mendobrak pintu--
BRAK
"TADAIMA!!!" Teriak (y/n) kemudian jatuh tertidur didepan pintu.
"Duh... siapa sih yang teriak tadi?" Tanya aoi terbangun dari tidurnya dan berjalan keluar kamarnya sambil mengucek matanya.
"Siapa it-- AAA! (Y/N)?!"
Akhirnya, aoi membawa (y/n) kekamar (y/n) dengan cara menarik kakinya dan menyeretnya.
"Oyasuminasai" ucap aoi kemudian menutup pintu kamar (y/n).
_____________________________
Paginya
Brak
"Berisik!" Seru (y/n) melempar bantal dan kembali tidur.
"Hoy! Jangan tidur dulu! Bangun!" Teriak kazuki sambil menarik (y/n) keluar dari kasur.
"AAAA! AKU MASIH MAU TIDUR!" teriak (y/n).
"UDAH JAM 9 INI!" balas kazuki.
"5 MENIT LAGI!" teriak (y/n).
"Tadi aoi sudah datang membangunkanmu dan kau bilang 5 menit lagi!"
"Aku masih ngantuk!"
"Ah sudahlah, kalau begitu aku mau menanam bunga bareng nezuko"
"Iya iya" balas (y/n) kemudian bersiap untuk tidur lagi. Tapi (y/n) berhenti bergerak begitu mengingat ucapan terakhir kazuki sebelum pergi.
"Tunggu, tadi kazuki bilang apa? Menanam bunga bareng nezuko?
Enggak enggak, nanem bunga gak salah. Tapi kan...
Di pagi hari? Pas ada sinar matahari?
....
NEZUKO KAN ONI?!" Sontak, (y/n) pun bangun, mengambil haori nya dan berlari keluar.
"KAZUKI!" teriak (y/n) begitu sampai ditaman.
"Apa? Loh, katanya mau tidur?" Tanya kazuki sambil memegang pot bunga dengan nezuko yang membawa sekop.
(Y/n) langsung mengambil kain yang sedang dijemur aoi dan menutupi nezuko dengan kain.
"AAAA! NANTI NEZUKO JADI ABU!!!" Teriak (y/n) sambil membungkus nezuko dengan kain dan memeluknya.
"S-se-selamat p-pagi" ucap nezuko.
"Woy! (Y/n), kasian nezuko nya!" Seru kazuki kemudian menarik nezuko.
"Jangan! Nezuko mati nanti!" Ucap (y/n) tetap bersikeras dan memeluk nezuko lebih erat. Akhirnya, keduanya pun tarik menarik nezuko, sedangkan nezuko mulai pusing karena ditarik oleh keduanya.
"Astaga, (y/n)! Kazuki! Kainnya baru saja selesai kucuci!" Teriak aoi melihat kain yang baru saja dicuci dipakai untuk membungkus nezuko dan dengan ujung kain terinjak oleh kazuki dan (y/n).
"Nezuko mati nanti!! Kena matahari nanti jadi abu!!!" Kata (y/n) masih berusaha menarik nezuko.
"Sudah sudah, kasian nezuko nya" ucap aoi kemudian menarik nezuko.
"Tanjirou, genya, hashira kabut dan hashira cinta datang kemari setelah menyelesaikan misi. Dan nezuko dapat berjalan dibawah sinar matahari." jelas aoi.
"Oh..." gumam (y/n) sambil menanggukan kepala. (Y/n) mengambil kain yang tadi dipakai untuk membungkus nezuko, dan pergi mencucinya "mending langsung dicuci, nanti kena marah aoi lagi" ucap (y/n).
"Kali ini, aku gak akan salah ambil sa--"
"GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!"
"Siapa itu yang teriak?!" Seru (y/n) kemudian pergi ketempat aoi.
"AAAAAAAAAAAAAGH!
CANTIK SEKALI! AKU AKAN MATI TERKENA SERANGAN JANTUNG!!" Teriak si rambut kuning.
"BENAR, CEPAT MATI SAJA!" Teriak aoi sambil menutup kedua telingan nya dengan telapak tangan.
"APA-APAAN INI!! NEZUKO-CHAN BISA BICARA!! UNTUKKU? APAKAH ITU KARENA AKU? APA DIA BEKERJA KERAS DEMI AKU? OH IYA, PEKERJAAN KU SUDAH SELESAI! BISAKAH KITA MENIKAH SEKARANG?!" Teriak si kuning.
"BERISIK ZENITSU!" Teriak kazuki
"ENYAHLAH DARI SINI!" Teriak aoi.
"NEZUKO-CHAN DIBAWAH BULAN SANGATLAH CANTIK, TAPI NEZUKO-CHAN DIBAWAH MATAHARI LEBIH MENAKJUBKAN LAGI! INDAH SEKALI! MENGAGUMKAN!" Teriak zenitsu sambil memegang kedua tangan nezuko.
"MENJAUH DARI NEZUKO" Teriak (y/n).
"Telinga ku..." ucap kiyo.
"MENYINGKIR DARI NYA!" teriak aoi.
"KALAU KITA MENIKAH, AKU AKAN MEMBERIMU MAKAN BELUT DAN SUSHI SETIAP HARI! JADI KUMOHON! MENIKAHLAH DENGANKU!!" Teriak zenitsu.
"Selamat datang kembali, inosuke" ucap nezuko sambil tersenyum. Dan seketika, zenitsu diam.
"Pftt--" (y/n) berusaha menahan tawanya, begitu pula dengan kazuki dan aoi.
"Dimana **** itu? Akan kupanggang hidup-hidup makhluk itu" ucap zenitsu dengan aura hitam.
"Jangan mengatakan hal yang mengerikan!" Teriak aoi.
Pfftt-- ahahahahaha" tawa kazuki dan (y/n).
"Jangan tertawa!" Seru zenitsu sambil menunjuk (y/n) dan kazuki.
"Akan kupanggang dia hidup-hidup" ucap zenitsu dengan aura hitamnya.
"Sudah!" Ucap aoi.
Brak
"Sip, dengan begini, dia tidak akan berisik lagi >:3 " ucap kazuki setelah memukul tengkuk zenitsu, sedangkan zenitsu jatuh pingsan. Yang dibalas dengan acungan jempol oleh (y/n).
Sedangkan aoi menghela nafas melihat kelakuan mereka "kerjaan ku nambah deh" batinnya.
______________________________
Otanjoubi omedetou kamado tanjirou 😄🎉🎉🎉.... :D