SENIOR VersUS JUNIOR

SENIOR VersUS JUNIOR
EPISODE 8



Selamat membaca 🤗🥰.


***


Pagi hari yang dingin, musim hujan mulai tiba.


Banyak siswa yang berangkat ke sekolah dengan menggunakan payung.


Tidak jauh dari gerbang sekolah nampak mobil sedan hitam berhenti.


Namun tidak ada yang keluar dari dalam mobil.


" Yoona kenapa kamu meninggalkan payungnya ?" tanya Steven menggeleng pasrah.


Padahal tadi sudah di beri tahu bahwa payungnya jangan sampai ketinggalan. Memang dasar anak nakal .


" Ah karena kak Kiki sih, kan jadi lupa Yoona nya " Kesal Yoona .


Dari tadi pagi Kiki sang kakak jeniusnya selalu saja mengganggu. Entah ada motif apa yang tersembunyi.


Namun Yoona nampak enggan dan risih membantu.


" Sekarang masih sempat menyalahkan orang lain ?" tegur Steven pada Yoona .


Para siswa nampak berjalan tergesa-gesa ke arah gerbang sekolah.


Namun pada saat ini nampak seorang siswa laki-laki berjalan dari arah sebaliknya.


' Tok tok tok '


Kaca pintu mobil di ketuk dari luar.


Sambil membuka kaca mobil Steven pun berkata pada Yoona .


" Lihatlah siapa pahlawan pagi ini ?! " .


" Pagi Hyung ..." sapa Yeo Joon pada Steven ramah.


" Pagi .." masih dengan tatapan datarnya.


" Omo ... Opa Joon ?" Karena syok Yoona sampai membuka mulutnya lebar tak percaya.


Steven yang melihat tingkah konyol sang adik lalu berkata " Tutup mulutmu nanti lalat sekeluarga bisa masuk !" .


" Kakak ... " Protes Yoona malu, karena di tegur pas ada sang idola.


" Yoona kenapa kamu tidak segera masuk ke sekolah ?" tanya Yeo Joon .


" Em begini kak, tadi Yoona buru-buru masuk kemobil karena sudah kesiangan jadi payungnya kelupaan". Ujar Yoona mencari alasan.


" Kalau begitu ayo turun biar saya antar ke kelas " . Kata Yeo Joon memberi tumpangan.


Yoona melihat ke kakak sulungnya sebelum menjawab, seolah meminta persetujuan sang kakak pertama.


Lalu Steven pun mengangguk kan kepala tanda setuju.


Namun sebelum Yoona senang, sang kakak lebih dulu berkata " Jaga adik ku !! Jangan permainkan dia karna aku cuma punya satu adik perempuan dan dia paling ku sayang ". Ujar Steven datar namun tatapannya penuh peringatan tajam pada Yeo Joon.


" Saya akan mengingatnya " jawab Yeo Joon tenang, tanpa beban dan mantap.


" Hati-hati jangan sampai basah !" Steven berbalik untuk mengingatkan sang adik.


" Iya kak, tenang saja . Ini cuma beberapa meter dari kelas, tidak akan basah karena ada payung senior" . Jawab Yoona senang namun tanpa melihat ke arah sang kakak.


Yeo Joon memutar ke arah lain mobil di mana Yoona akan keluar dari pintu sebelah.


Setelah sampai Yeo Joon membukakan pintu untuk Yoona dan memayungi nya dengan hati-hati.


Karena saking senangnya Yoona sampai lupa pamitan dengan kakaknya. Dia langsung pergi begitu saja.


Untung tadi Steven yang mengantar nya , beda cerita jika Kiki yang mengantar pasti sudah uring-uringan karena sikap Yoona yang ceroboh.


" Astaga gadis itu " keluh Steven geleng-geleng heran.


Punya adik perempuan satu tapi nakalnya melebihi laki-laki.


***


Semua mata melihat dengan tatapan iri.


" Astaga ... Bukankah itu kak Yeo Joon ?? Kenapa bisa sama dengan anak baru ?!"


" Siapa sih yang berani deketin gebetanku !!?"


" Ahh aku iri sekali sama anak baru itu !!"


" Wah aku malah sebel sama Yeo Joon. Dasar 'Playboy' ". Kata anak laki-laki yang naksir Yoona.


" Mereka serasi sih kalau kataku ".


" Em bener banget yang kami bilang !"


Banyak komentar yang terlontar untuk dua insan itu. Namun berbeda dengan Yoona yang hatinya sedang berdetak lebih kencang dari biasanya.


Baru kali ini Yoona suka pada lawan jenis sampai kebawa mimpi. Biasanya sih Yoona hanya akan main-main dengan para pria.


Yoona adalah tipe gadis yang blak-blakan. Bilang suka kalau emang suka , bilang kagak kalau emang kagak ada hati.


" Kamu merapat kesini nanti seragam mu basah !" pinta Yeo Joon sambil merengkuh pinggang Yoona dengan lembut.


Sebenarnya Yeo Joon tidak bermaksud lain namun karena reflek itu, wajah Yoona pun merona karena malu dan senang bercampur jadi satu.


Tanpa di sadari oleh dua insan itu Merry melihat adegan mesra mereka dengan muka masam.


" Sialan !!" setelah mengumpat kesal dia pun berlalu.


***


Mereka sudah sampai di depan kelas 1c.


" Sudah sampai " kata Yeo Joon membuyarkan lamunan romantis Yoona.


" Oh... Terimakasih " Ujar Yoona menunduk malu karena di tatap banyak pasang mata di kelasnya.


" Hm... " Jawaban singkat Yeo Joon .


Namun sebelum Yoona masuk ke kelasnya, Yeo Joon kembali berkata " Yoona ,, !!"


Dan yang dipanggil pun berbalik . " Ya ..?"


" Nanti tunggu di depan kelas sebelum ke kantin. Saya akan menjemput mu !" lalu Yeo Joon berlalu meninggalkan kelas 1c sebelum mendapat jawaban dari Yoona.


Semua murid bersorak untuk Yoona.


" Wah Yoona ... Kamu sudah jadian dengan ketos ??" tanya Sissi kepo .


" Yoona kamu jahat ... Kan sudah ku bilang jangan dekat-dekat dengan ketos nanti kamu banyak musuh loh !" kata Laura mencibir kesal. Namun dalam hatinya bersorak senang untuk sahabatnya ini.


" Kalian terlalu protektif !!" Keluh Yoona lucu.


" Oh apa itu ?! Kamu mengeluh karena kami memberimu larangan " kata Laura manyun.


" Hehehe bukan begitu , kalian ini terlalu memandangku. Kami bahkan belum pendekatan kalian sudah berasumsi berlebihan " jelas Yoona pada dua sahabatnya .


" Benarkah, bukannya kamu lari dari traktiran ?" tanya Sissi curiga yang di angguki oleh Laura segera.


" Apa sih ? Bukan tahu !!" jawab Yoona pasrah dengan kecurigaan kedua sahabatnya.


" Bubar... Bubar... !!" tegur Luna dengan suara lantang dan wajah yang terlihat jutek.


Lalu semua murid pun terdiam dan duduk di bangku masing-masing karena jam pertama pelajaran akan segera di mulai.


" Oh ... " Yoona kaget karena ada seorang pria di samping tempatnya duduk.


Yang di lihat hanya diam dan tetap memejamkan matanya cuek.


" Heh Yoona !! Jangan ganggu dia !" kata Laura memberi saran yang berada di belakang bangku Yoona duduk.


" Oke !!" sambil membuat tanda 👌.


Jam pelajaran pun berlangsung dengan sunyi.


***


Bel istirahat pun berbunyi.


Semua siswa berhamburan keluar kelas. Rintik hujan masih setia mengguyur kota Moseon.


Langit mendung yang terlihat putih pun pertanda jika hujan akan terus berlanjut tanpa kompromi dengan para murid yang kebingungan mencari tumpangan payung.


Terlihat dari kejauhan Yeo Joon berjalan bersama Bin Bin menuju kelas 1c.


" Wah lihat ternyata senior beneran ke sini !!" seru salah satu siswa laki-laki yang langsung di tanggapi oleh banyak murid lainnya.


Luna yang hanya diam di bangkunya pun berdiri dan berjalan keluar kelas untuk melihat.


Laura yang kepo juga langsung mengajak kedua sahabatnya ke luar kelas.


" Yoona , Sissi ayo !! " ajaknya sambil menarik lengan kedua sahabatnya.


Yang ditarik hanya menurut tanpa protes sedikitpun.


Setelah sampai depan pintu kelas Yoona hanya diam menatap kedepan .


' Dia beneran menjemput !!' batinnya girang .


" Yoona !! " panggil Yeo Joon lembut , sambil memegang payung di bawah guyuran hujan .


Semua murid yang melihat bersorak riang.


***


Hai readers !!🥰🥰 Jangan lupa komen , like dan juga Vote . klik favorit ❤️ biar kalian gak ketinggalan update terbaru.


love you all 🤗🥰.