SENIOR VersUS JUNIOR

SENIOR VersUS JUNIOR
EPISODE 4



Happy reading 🤗🤗


***


Semua murid 1c sedang melakukan pemanasan. Yoona dan Laura berada di urutan belakang karena tinggi badan mereka bisa dibilang paling tinggi diantara murid perempuan lainnya.


" Lihatlah anak baru itu, cantik dan juga tinggi " bisik seorang murid perempuan kelas 2a.


" Apa gunanya cantik dan tinggi jika otaknya kosong " tertawa terbahak-bahak .


Semua mata jadi tertuju ke arah Merry . " apa yang kalian lihat ?? " seru Merry setengah melotot ke murid yang lain.


Sedangkan Laura menatap jengah ke arah kakak kelasnya.


" Selalu mencari perhatian !" ujar Laura berbisik kepada Yoona .


" Jangan di hiraukan , anggap saja kita sedang menonton pertunjukan " ujar Yoona tersenyum manis.


" Yaak Yoona mungkin kau belum tahu siapa dia, tapi kusarankan jangan dekat-dekat dengannya , apalagi berurusan dengan cowok taksirannya . Bisa gawat nanti perang dunia ke 5 !!" peringat Laura pada Yoona .


" Em betul itu ... " sahut Sissi ikut nimbrung.


" Tolong fokus jangan ada yang ngobrol sendiri !" sindir Luna kesal.


" Jangan gitu, mulut juga punya mereka toh tidak menggangu mu dan yang lain tidak protes " ujar Yeo Joon tersenyum heran melihat para wanita seakan berlomba-lomba untuk mengintimidasi sang murid baru.


" Baru saja masuk hari pertama, sudah membuat Laura dan Sissi menjauhiku opa !" ujar Luna cemburu.


" Ooh jadi itu masalahnya ... Kamu bisa ikut bergabung dengan mereka " saran Yeo Joon pada sang adik.


" Tapi dia nyebelin opa , aku takut dia nanti jadi pembuat onar "


" Tak kenal maka tak sayang.. Ingat pepatah itu " nasehat Yeo Joon. Lalu setelah nya ia ikut duduk istirahat bersama teman sekelasnya.


Karena di gabung kelas 1c dan 2a sedangkan guru cuma 1. Jadi mereka bahas materi yang sama namun bergantian.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11.30 siang , sudah waktunya istirahat dan jam makan siang.


Yoona membenahi rambutnya setelah berganti seragam . Laura mendekat , ia melihat kotak bekal yang Yoona taruh di laci mejanya.


" Tadinya aku mau mengajakmu makan di kantin , tapi sepertinya kau sudah bawa bekal sendiri " ujar Laura berkata sambil menghampiri Yoona .


" Oh apa kau akan ke kantin ?? Boleh aku ikut " tanya Yoona antusias .


" Bagaimana dengan bekalmu ' kan sayang jika tidak di makan ?! " ujar Laura seraya membuka bekal makan teman barunya itu.


Belum sempat melihat apa isi didalamnya , tiba-tiba kotak bekal makan Yoona di rebut oleh sekelompok murid dari kelas 1a.


" Yaaak " teriak Laura kesal, namun Adira langsung menekan tubuh Laura agar kembali duduk


" Sttttt"


Sambil meletakkan jari telunjuknya di bibir Laura.


" Wah lihatlah ... Bukan kah dia murid baru yang sedang jadi perbincangan semua murid laki-laki di sekolah kita ?" ledek Adira dan tersenyum kearah teman satu geng nya.


Yoona bukan orang bodoh jika mengenai otot. Ia disekolah nya dulu juga sering membasmi sekelompok sampah yang salah tempat.😂


Kalau cuma adu jotos saja Yoona jagonya. Apalagi kalau adu kenakalan wkwkw Yoona pasti juaranya.


Semua murid yang lewat kelas 1c jadi berhenti karena penasaran melihat Adira dan gengnya sedang mencari gara-gara dengan murid pindahan. Termasuk Yeo Joon dan juga Jin Goo, mereka ikut berhenti di depan kelas Yoona .


" Baru juga masuk hari pertama sudah bikin ulah " gumam Luna , dia terus saja berjalan keluar kelas sampai matanya menangkap keberadaan sang kakak sepupu.


" Apa yang kalian lakukan di sini ?? Ayo ke kantin aku sudah lapar !" ajak Luna sambil memegang lengan Yeo Joon .


Namun yang di ajak malah diam dan menyuruhnya pergi sendiri .


" Stttt , apa kamu tidak mau melerai mereka ?" tanya Yeo Joon pada Luna .


" Ogah ah ... Tau sendiri kan Dira emang gitu kalau ada yang lebih populer dari dia , suka nyari masalah " geram Luna .


" Itu tau , makanya bantuin dong teman sekelasnya kayaknya dia gak berani ngahadepin Adira yang galak " kini Jin Goo yang buka suara.


" Males ih " keluh Luna.


Kembali ke dalam kelas.


" Siapa kamu ??" tanya Yoona dengan wajah polosnya sambil merapikan beberapa anak rambutnya yang tersapu angin.


" Kamu tidak tuli kan !" Ia berdiri membenarkan baju seragam nya. Lalu berjalan dan " Ayo Laura, kau bilang akan makan di kantin " ajak Yoona sambil menarik tangan Laura yang masih duduk diam .


" Hei ... Kau berani mengabaikan ku " geram Dira tangannya sudah menggenggam erat seperti mau melayangkan sebuah bogem kepada Yoona .


Yoona melirik ke arah Dira sebentar namun langsung kembali berkata ke Laura " Ayo Ra, nanti keburu habis jam istirahat nya " .


Ajakan Yoona menyadarkan Laura dari lamunannya. " A-ayo " hanya itu jawaban Laura ia langsung berdiri dari duduknya dan memegang tangan Yoona dengan erat.


" Yaaaaak ...!!!!" kini Adira sangat kesal, bercampur malu, karena di abaikan oleh sang murid baru.


Yoona berhenti pas didepan pintu dan itu tepat berhadapan dengan posisi Yeo Joon saat ini.


Yoona sedikit mendesah dan tak sengaja kedua matanya bertatapan dengan Yeo Joon . Sekilas ia hanyut dengan apa yang ia lihat saat ini. Tampan , siapa dia ?? gumam Yoona dalam hati. Namun lamunannya jadi buyar karena Adira dengan sengaja mendorong tubuh Yoona .


Bruuuukk ....


Tubuh Yoona menabrak seseorang dan ....


" Tuhan dia Tampan sekali "


Kata Yoona pelan nyaris tak terdengar. Namun pendengaran Yeo Joon yang baik bisa menangkap suara Yoona yang nyaris tak terdengar itu.


Yeo Joon tersenyum saat mendengar penuturan Yoona , namun dia tidak mau larut dalam kenyamanan sementara . Di bantunya Yoona berdiri dan


" Kamu gak papa ?" pertanyaan Yeo Joon membuat imajinasi Yoona langsung berhamburan entah kemana.


" Ekmm terimakasih , aku gak papa kok " jawab Yoona kikuk dengan situasi saat ini.


" Opaaa ... " Adira langsung menarik tangan Yeo Joon dan bergelanyut sok manja.


" Hei jangan pegang-pegang opa Yeo Joon ku !!" bentak Luna kepada si centil Adira.


" Hiss pelit " keluh Adira sambil melepaskan pegangan tangannya pada Yeo Joon .


Adira sampai lupa dengan keberadaan Yoona dan tujuan dia ke kelas 1c.


Laura langsung menarik tangan Yoona diam-diam menjauh dari kerumunan dan menuju kantin sambil berlari.


Untung saja tidak ada yang sadar jika Yoona sudah tidak ada di sana.


***


Kini Yoona dan Laura berada di kantin sedang memesan pangsit rebus dan juga minuman es limau .


" Sumpah deh Na aku tadi sampai tremor gara-gara Adira bikin ulah.." ujar Laura lega.


" Aku gak tertarik sama sekali dengan wanita aneh tadi.. Tapi aku sedikit tertarik dengan pria yang menolongku tadi, siapa dia ? Sepertinya aku pernah melihatnya tapi dimana yaa " gumam Yoona sibuk mengingat dimana mereka pernah bertemu.


" Maksud kamu kak Yeo Joon ?? Dia senior kita kelas 2a. Dia itu ketua OSIS dan juga murid teladan di sekolah kita " jelas Laura sambil meminum es limau nya yang baru tiba.


" Owh ... Berarti dia sangat populer dong " ujar Yoona polos.


" Iya jelas dong Yoona. Orang dia juga juara umum disekolah kita, pokoknya dia itu super idaman deh. Tapi yah gitu gak ada yang sempurna di dunia ini kecuali negeri dongeng yaa , dia gak suka dekat dengan murid perempuan. Dan juga agak dingin dan jutek gitu , kalau sama murid perempuan." jelas Laura panjang kali lebar tambah tinggi wkwkwk.


" Em bagus dong , itu baru pria idaman " gumam Yoona sambil manggut-manggut.


" Kamu ngomong apa ?" tanya Laura bingung.


" Em ... Enggak ada ayo makan " kebetulan pangsit yang mereka pesan sudah datang.


" Makasih mbok " ujar Laura.


" Makasih " imbuh Yoona sambil mengangguk kan kepala.


" Iya non sama-sama " balas mbok Iyem.


Mereka makan tanpa ada obrolan lagi. Hening karena menikmati pangsit yang sangat enak.


***


MAAF YAH GAES SERING TELAT UPDATE KARENA OTHOR LAGI GAK ENAK BADAN NIH. DOAKAN YAH BIAR KITA SEMUA SEHAT SELALU.


JANGAN LUPA LIKE DAN JUGA VOTE , KLIK FAVORIT BIAR KALIAN GAK KETINGGALAN UPDATE TERBARU NYA.


TERIMAKASIH LOVE YOU ALL 🥰🥰