Secret Agent "Green" Vs Leader Mafia

Secret Agent "Green" Vs Leader Mafia
chapter 05



"Hay! Green. Tunggu!" Green berhenti melangkahkan kaki nya di koridor Gedung PASA yang lumayan ramai di lala laluin Agent lain, menunggu Orang yang memanggil nama nya.


"Ada apa.?" Green melanjutkan langkahnya setelah Zein sudah di sampingnya.


"Libur 3 hari mau ngapain?" Zein mensejajarkan langkah Green menuju parkiran.


"Libur itu enaknya tidur seharian." sahutnya tersenyum tipis karena ia tau Pria Play boy cap kapal kata Vio ini pasti akan memberi wejengan


"Hey .! Libur itu harus di gunakan dengan baik, Seperti jalan jalan, atau ngendait. gitu!" langkah Zein mendahului Green sambil berjalan mundur untuk menatap Green.


"hhmm, Nanti kupikirkan." ucap Green datar.


"Jangan terlalu datar dan dingin Bos, makanya kau masih jomblo." Zein bicara masih setia dengan langkah kaki mundurnya. para pria akan kabur jika punya cewek yang kaku dan dingin.


"Mulutmu makin lama makin pedas melebihi pak bos, Gimana kalau Aku sumpel? Ancam Green.


"Emang bisa?" ucapnya sambil membetulkan kerah kemeja bergaya Cool


"Why not? 1 2 3 4 5," Gumam Green menghitung langkah kaki Zein yang berjalan mundur dan.....


BUGH


Green terkekeh meninggalkan dua sejoli itu yang berpose intim.


"Zeinnnn!" Marah Cewek galak berambut sebahu itu,Vio. ketika dirinya ditabrak dan tersungkur ke lantai oleh Zein, dengan posisi Zein berada di atas.


"Kenapa diam aja! turun nggak? Bentaknya membuat Zein tersontak langsung berdiri tanpa membantu Viola.


"Kampret Lo! Bantuin! pinggang Aku sakit nyet." cibir Vio makin garang.


"Apa sih,Vio! jarang jarang Lho, Ada Cowok keren kaya Aku meluk Cewek galak seperti dirimu.!" Zein berkata santai sambil merapikan rambut nya yang mulai berantakan.


*****


Mentari pagi sudah merangkak naik, Green yang mendapat jatah libur memilih memperpanjang jatah tidurnya yang sempat kacau akibat misi yang memborbardir.


Tok tok tok


suara pintu di ketok dari luar membuat sang penghuni merasa terganggu dari mimpi indah nya.


"Green! bangun sayang, sudah siang!" Tania sang mommy menggedor pintu begitu kuat terus menerus


"iya, Mom! Green sudah bangun kok." Sahut nya tapi makin menenggelamkan tubuhnya di bawah selimut.


"jangan bohongin Mommy, mommy tau kau masih di dalam selimut.kan? Cepat bangun tidak baik anak gadis bangun di siang bolong. Kau kan ada kampus, trus katanya ada Kuis?" Ucapan sang mommy dari balik pintu berhasil membuat membuka matanya sempurna dan langsung ngebirit membersihkan diri.


****


"Green, Kau hampir telat, kalau itu terjadi kau akan mendapat nilai minus." ucap Evan setelah kelas selesai.


Team Five memilih berteduh di bawah pohon rindang di belakang gedung kampus dari pada beristrahat di kantin yang berpenghuni banyak dan berisik.


"Hmm, Aku lupa! Niatnya sih tidur sampai malam lanjut pagi." Green berucap sambil mengunyah makanan siangnya yang di belikan oleh Dion di kantin sebelum beristrahat di tempat favorit mereka


Sontak Zein, Dion, Vio dan Evan menatapnya horor. " ihh Kebo, dong! " Vio mengeluarkan kebun binatangnya membuat Zein tersenyum jail


"Gimana kalau kita liburan ke Zoo aja, Kan bisa tuh Vio bertemu dengan saudaranya yang tiap hari di rindukannya." Zein makin melebarkan senyuman jailnya dan menatap Vio yang memutar bola matanya malas.


"Hahahaha...