RAINBOW HUMAN

RAINBOW HUMAN
EPISODE 3



*Tap..tap...tap..*


*Ramai..ramai..*


"Eh ada apa itu?,kenapa ramai sekali?"


"Kau tau disana ada apa Green?"


"Tidak..aku tidak tau"


"Ya..sudah,ayo kita kesana!"


*Wajah penuh rasa penasaran*


"Hei..tunggu!"


"Jangan lari!"


"Haha..Osoi!


(Osoi\=lambat)


-Kya!!Lihat betapa tampan nya dia!-


-Benar dia luar biasa-


"A..anu..permisi"


-Hey!Jangan mendorong!!!-


"Sa..ya..hanya..ingin melihat nya saja!"


*Berdesakan*


"Huah!,akhirnya sampai dipaling depan"


"Eh?,kemana pergi nya Green"


"Green!!"


"Pangeran Green Iris Kananta!!!"


*Celingak-celinguk*


-Hey!,apa kau dengar?,dia bilang pangeran Green?!-


-Iya..aku mendengar nya,tapi apa benar pangeran ada disini?-


"Akh!,dasar Green!"


*Menghentakkan kaki*


*Klek..*


"Ah.."


*Bruk*


"Kau tidak apa-apa?,nona?"


"Ah..sa..saya baik-baik saja"


*Berdiri*


-Hey,coba lihat itu...wanita murahan itu mencoba menggoda-


-Jaman sekarang wanita seperti nya ada dimana-mana!-


"Siapa yang berani membicarakan Yellow di belakangnya?!!"


*Menggertakkan gigi*


-Hah?!...Pa..pa..pangeran Green!-


-I..i..itu hanya salah paham,benarkan sobat?-


-Si..siapa yang kau panggil sobat?!,aku bukan temanmu!,dasar orang asing jaman sekarang!!-


*Bergegas pergi*


"Lihat..sekarang siapa yang akan kalah?..heh"


*Senyum licik*


"Hanya untuk kali ini aku..akan melepaskanmu..."


"Jika aku mendengar kau membicarankanya lagi...maka..kau tau akibatnya!"


"Yellow!!!"


*Berlari sekuat tenaga*


"Green?"


"Yellow!,kau baik-baik saja?"


"Coba kau lihat diriku,apa..aku terlihat sedang terluka?"


*Tersenyum*


"Tidak..kau terlihat baik-baik saja"


"Hey!!,Ada apa ini?!,kenapa lambat sekali?!"


"Oh maaf paman,aku hanya menangkap gadis yang jatuh.Apakah itu salah?"


"Tidak..itu tidak salah,lanjutkan saja acara tebar pesonamu ini!"


"Haha...paman~"


"Berhenti itu menjijikkan!!"


"Memangnya,siapa gadis itu?..sampai membuatmu tersipu begitu?"


*Mengintip dari dalam mobil elektrik*


"Kenapa paman?,Apakah ada yang salah?,atau paman mengenalnya?"


"Tentu saja paman mengenalnya,dia teman paman sejak kecil"


"Seperti nya paman harus ikut turun,lalu menyapa nya"


"Tunggu disini!,awas saja kalau kau menghilang!"


"Baik..paman ku yang galak~"


*Tap...tap..*


"Yellow!"


"Eh?,siapa tadi yang memanggilku?"


"Apakah itu kau Green?"


"Tidak.."


"Hey!!,Yellow...Green!"


"Apakah kalian melupakanku?"


"Red?!,apa benar itu kau?"


"Red?"


"Haha..iya ini aku Red,Red Carmine Carmia"


"Ah..tidak kusangka,ternyata rombongan yang membuat heboh semua orang yang ada di alun-alun..adalah rombonganmu"


*Tertawa lepas*


*Pak*


"Aw!!,sakit!"


"Kenapa kau memukul jidat paripurna ku ini?"


"Pft...Apa katamu?,jidat paripurna?"


"Kalau iya..memangnya kenapa?"


"Itu bukan jidat paripurna tapi.."


""Jidat panggung senam aerobik""


*Bersamaan*


"Hahaha...ternyata kau masih ingat itu Green"


"Haha..tentu saja aku ingat"


""Hahahaha""


"Hiks...hik.."


"Eh?,Yellow..kau kenapa?"


"Ye..Yellow?"


""Maafkan kami!!""


"Tolong jangan menangis..ya?"


"Pft...Hahahahahahaha"


"Kalian ini sangat bodoh ya?"


"Padahal kalian sama-sama dari keluarga terpandang,tapi dengan akting murahanku kalian percaya?"


"Huahahahahahahahaha"


*Tertawa terbahak-bahak*


""Hmph!!!...Yellow menjengkelkan""


*Bersamaan..lagi*


*Kresek..kresek*


"Hua!,a..apa itu?"


"Hey Yellow itu hanya suara dari semak-semak"


"Apa...kau takut?"


"Pft...Yellow penakut!!"


""Yellow si penakut!!""


"Siapa bilang aku ini penakut?"


"Aku..dan Green yang mengatakanya."


"Benarkan..Green?"


"Haha...kau benar sekali Red"


"Baiklah akan aku buktikan!,aku bukan penakut!"


*Tap..tap..tap*


*Kresek..kresek*


"Glek..ini menakutkan"


"Red,Green..tolong aku!"


Bersambung~